<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1112993169721234211</id><updated>2012-02-21T20:49:14.018+07:00</updated><category term='SLPTT di desa Katimoho'/><category term='SLPTT di desa Tanjung'/><title type='text'>BALAI PENYULUHAN PERTANIAN KEDAMEAN</title><subtitle type='html'>AKTIVITAS PETUGAS PERTANIAN DI BPP KEDAMEAN :
PPL, MANTAN, PHP MAUPUN PARA TENAGA THL</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://www.bppkedamean.co.cc/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.bppkedamean.co.cc/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>BAMBANG PUJARATNO, SP</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12424829565472517501</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S1HLn9HCkzI/AAAAAAAAABA/4_oEqhVx_MY/S220/gw.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>49</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1112993169721234211.post-5489704420034551686</id><published>2012-02-21T19:45:00.002+07:00</published><updated>2012-02-21T20:49:14.030+07:00</updated><title type='text'>PENYAKIT LAYU PADA CABE DAN PENGENDALIANNYA</title><content type='html'>Tanaman Cabe atau lombok memiliki prospek pasar yang menjanjikan dalam usaha agribisnis. namun yang perlu diingat tanaman cabe banyak menemukan masalah kaitanya dengan banyaknya jenis dan intensitas serangan penyakit tanaman. Penyakit layu pada tanaman cabe merupakan penyakit yang cukup merugikan dan jika tidak dilakukan penanganan secara tepat dapat menyebabkan kerusakan dan menggagalkan pertanaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;penyakit layu pada tanaman cabe ini secara umum ada 2 jenis yaitu layu fusarium yang disebabkan oleh Fusarium oxysporium f.sp.capsici dan layu bakteri yang disebabkan oleh bakteri Psudomonas solanacearum (EF) Sm .&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-XvL4EzUucmg/T0Ob0Pywj5I/AAAAAAAAAmg/_-uvdGvfs3U/s1600/IMG_0102.JPG" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="240" width="320" src="http://2.bp.blogspot.com/-XvL4EzUucmg/T0Ob0Pywj5I/AAAAAAAAAmg/_-uvdGvfs3U/s320/IMG_0102.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Penyakit Layu Fusarium.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyebab penyakit ini adalah jamur Fusarium oxysporium f.sp.capsici Schlecht. Penyakit ini biasanya menyerang tanaman cabe yang ditanam pada tanah masam (ph tanah rendah, kurang dari 6). Serangan ditandai dengan memucatnya tulang daun sebelah atas dan diikuti menunduknya tangkai daun. Jika pada batas antara akar dengan batang dipotong akan terlihat cincin coklat kehitaman diikuti busuk basah pada berkas pembuluh.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-8M_bKY9EfQ0/T0OevaZ3HsI/AAAAAAAAAms/0PU94B4of3g/s1600/IMG_0099.JPG" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="240" width="320" src="http://2.bp.blogspot.com/-8M_bKY9EfQ0/T0OevaZ3HsI/AAAAAAAAAms/0PU94B4of3g/s320/IMG_0099.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengendalian penyakit layu fusarium dapat dilakukan dengan beberapa cara pengendalian antara lain :&lt;br /&gt;Pengapuran lahan sebelum tanam untuk meningkatkan PH tanah dan mengurangi kemasaman tanah.&lt;br /&gt;Pengaturan irigasi dengan baik, jangan sampai air menggenang berlebihan pada lahan pertanaman. Jika pertanaman pada musim hujan maka bedengan agar dibuat lebih tinggi.&lt;br /&gt;Pencelupan bibit ke dalam air yang telah dicampur dengan fungisida seperti Derosal 1,5 g per liter air sebelum bibit di tanam untuk pencegahan.&lt;br /&gt;Penyiraman dengan larutan fungisida seperti seperti  Derosal dengan takaran 1,5 gram per liter air pada saat tanaman berumur 25 - 40 hari setelah tanam (HST).&lt;br /&gt;Lakukan eradikasi pada tanaman terserang dengan cara mencabut tanaman yang terserang. Usahakan jangan sampai tanahnya tercecer dan bertebaran ke mana-mana karena dapat menulari tanaman yang sehat. Setelah dicabut, taburi lubang bekas tanaman terserang tadi dengan kapur secukupnya dan lubang ditutup kembali dengan tanah.&lt;br /&gt;Untuk tanaman yang sehat yang berada di sekitar tanaman terserang, disiram dengan larutan formalin dengan takaran 2 - 5 cc per liter air sebanyak 200 ml per tanaman. Gunanya untuk pencegahan agar tidak tertular oleh fusarium dari tanaman yang terserang tadi.&lt;br /&gt;Pengendalian yang lain adalah secara teknis budidaya dengan pergiliran tanaman lain selain tanaman dari famili Solancea (terung-terungan). Jika sebelumnya lahan pernah ditanami cabe atau tanaman lain yang masih satu famili, lebih baik cari lahan yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Penyakit Layu Bakteri.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyakit layu bakteri ini biasanya menyerang tanaman cabe yang ditanam di dataran rendah dibandingkan di dataran tinggi. Gejala serangan yang tampak adalah layu pada beberapa daun muda dan atau menguningnya daun tua sebelah bawah. Gejala lain yang terlihat adalah berkas pembuluh pengangkut yang berwarna cokelat tua dan membusuk setelah batang, cabang atau pangkal batangnya kita belah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun jangan sampai kita salah identifikasi terhadap layu bakteri ini, sebab gejala seranganya hampir-hampir mirip dengan gejala serangan layu fusarium. Untuk membedakanya secara mudah, siapkan air putih dalam sebuah gelas. Kemudian potong cabang atau batang tanaman cabe yang terserang layu tadi dan dijepit dengan pisau dan dicelupkan ke dalam air putih tadi. Perhatikan jika dari potongan cabang atau batang tadi keluar exudat berwarna putih seperti asap, dapat dipastikan tanaman tadi terserang bakteri Pseudomonas bukan layu karena serangan Fusarium. Jika tidak keluar eksudat putih berarti tanaman terserang oleh penyakit layu fusarium.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-e-qunPqPRS0/T0OgfGEDRSI/AAAAAAAAAm4/1GNjbCnD-78/s1600/Pantesan%2B%2B%2Bmahal%2BSpa%2Bdng%2Bcabe.JPG" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="240" width="320" src="http://1.bp.blogspot.com/-e-qunPqPRS0/T0OgfGEDRSI/AAAAAAAAAm4/1GNjbCnD-78/s320/Pantesan%2B%2B%2Bmahal%2BSpa%2Bdng%2Bcabe.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengendalian penyakit layu bakteri ini dapat dilakukan dengan beberapa cara pengendalian yang kompatibel antara lain :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengaturan irigasi dengan baik, jangan sampai lahan pertanaman tergenang air berlebihan. Segera buang air yang berlebihan dengan sistem drainase yang baik.&lt;br /&gt;Pencelupan bibit dengan larutan bakterisida seperti Agrimycin dengan takaran 1,2 gram per liter air atau dengan Agrept dengan takaran 2 gram per liter air untuk pencegahan serangan layu bakteri.&lt;br /&gt;Penyemprotan atau penyiraman dengan bakterisida pada saat tanaman berumur 25 hari setelah tanam (HST) dan diulang 1 - 2 kali penyemprotan dengan interval 10 hari sekali.&lt;br /&gt;Untuk penanganan tanaman yang terserang dapat dilakukan seperti halnya pada tanaman yang terserang layu fusarium. pada pengendalian yang lain dengan pergiliran tanaman yang bukan sefamili untuk menghindari penularan patogen.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1112993169721234211-5489704420034551686?l=www.bppkedamean.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.bppkedamean.co.cc/feeds/5489704420034551686/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1112993169721234211&amp;postID=5489704420034551686&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/5489704420034551686'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/5489704420034551686'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.bppkedamean.co.cc/2012/02/penyakit-layu-pada-cabe-dan.html' title='PENYAKIT LAYU PADA CABE DAN PENGENDALIANNYA'/><author><name>BAMBANG PUJARATNO, SP</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12424829565472517501</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S1HLn9HCkzI/AAAAAAAAABA/4_oEqhVx_MY/S220/gw.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-XvL4EzUucmg/T0Ob0Pywj5I/AAAAAAAAAmg/_-uvdGvfs3U/s72-c/IMG_0102.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1112993169721234211.post-8697848155314486893</id><published>2012-01-18T23:33:00.002+07:00</published><updated>2012-01-18T23:41:14.841+07:00</updated><title type='text'>PEMANFAATAN LAHAN PEKARANGAN</title><content type='html'>Tanpa banyak disadari bahwa lahan pekarangan bila dikelola secara optimal dan terencana dapat memberikan manfaat yang sangat besar dalam menunjang kebutuhan gizi keluarga disamping sekaligus untuk keindahan (estetika). Lahan pekarangan dapat dikembangkan sebagai apotik hidup dengan menanami tanaman obat keluarga (TOGA) dan gizi hidup dengan menanam berbagai buah-buahan dan sayuran. Dalam mengelola lahan pekarangan sebaiknya kita menyusun suatu perencanaan penataan lahan pekarangan sehingga areal lahan yang akan dikelola dapat dimanfaatkan secara optimal dan produktif secara berkelanjutan.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-_NPiMr4JjH4/Txbu-8Hq9JI/AAAAAAAAAls/nFOTuZUCksA/s1600/IMG_0105.JPG" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="240" width="320" src="http://2.bp.blogspot.com/-_NPiMr4JjH4/Txbu-8Hq9JI/AAAAAAAAAls/nFOTuZUCksA/s320/IMG_0105.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perencanaan dalam upaya pemanfaatan lahan pekarangan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Pengolahan Lahan (Tanah)&lt;br /&gt;Tahap ini merupakan tahap awal dalam berkebun. Lahan perlu dibersihkan dari tanaman liar. Upayakan pembersihan lahan tidak menggunakan bahan kimia karena residunya dalam tanah akan mengurangi produktivitas tanah. Bila tanah berwarna gelap dan gembur, kita hanya perlu memberikan pupuk tambahan pada saat penanaman. Sedangkan bila tanah berwarna agak terang, pucat, dan padat maka kita perlu mengolahnya secara intensif dengan mencangkul untuk mengemburkan tanah dilanjutkan dengan memberikan pupuk organik (pupuk kandang atau kompos) dan pupuk kimia (NPK, SP 36 dan Urea) secara berimbang.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-lTGXu96gYLA/Txb1rceMMgI/AAAAAAAAAmE/o5WxraPGWW0/s1600/lahan.JPG" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="242" width="320" src="http://2.bp.blogspot.com/-lTGXu96gYLA/Txb1rceMMgI/AAAAAAAAAmE/o5WxraPGWW0/s320/lahan.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Menentukan Jenis Tanaman&lt;br /&gt;Pilihlah jenis tanaman yang bermanfaat bagi keperluan rumah tangga baik untuk obat atau kesehatan (kunyit, jahe, temulawak, mengkudu) dan keperluan dapur (cabe, tomat, sereh, sayuran,) serta pelengkap gizi keluarga (pepaya , pisang , jeruk dan lain-lain). Upayakan menanam beragam jenis tanaman dengan maksud untuk mencegah adanya serangan hama dan penyakit pada tanaman. Untuk tujuan estetika, pilihan tanaman yang memiliki figur menarik misalnya tanaman mengkudu yang memiliki bentuk daun yang lebar, tanaman kencur dengan bentuk daun yang unik dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Menentukan Tata Letak Tanaman&lt;br /&gt;Pada prinsipnya semua tanaman memerlukan sinar matahari yang cukup sepanjang hari. Tempatkan jenis-jenis yang berukuran kecil mulai dari bagian Timur dan tempatkan jenis tanaman yang berukuran besar seperti buah-buahan di bagian sebelah Barat. Hal ini dimaksudkan agar jenis tanaman yang besar tidak menaungi/menghalangi sinar matahari terhadap tanaman yang kecil. Demikian pula kerapatan dan populasi tanaman perlu diperhatikan karena mempengaruhi efisiensi penggunaan cahaya matahari serta persaingan antar tanaman dalam menggunakan air dan unsur hara. Aturlah tata letak sedemikian rupa yang disesuaikan dengan kondisi lingkungan misalnya jangan sampai menghalangi jalan masuk, menghalangi pandangan, dan sebagian tanaman atau kotoran masuk ke areal kebun tetangga. &lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-Q4G17WOijEk/Txb0LKfEXcI/AAAAAAAAAl4/9s2PGXTqjDw/s1600/IMG_0104.JPG" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="240" width="320" src="http://1.bp.blogspot.com/-Q4G17WOijEk/Txb0LKfEXcI/AAAAAAAAAl4/9s2PGXTqjDw/s320/IMG_0104.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Pemeliharaan &lt;br /&gt;Tahap pemeliharaan baik untuk lahan maupun tanaman merupakan hal yang harus selalu diperhatikan. Penyiangan dilakukan dengan membersihkan lahan dari rumput-rumput liar, bertujuan untuk mencegah kompetisi nutrisi tanaman dari tanah selain untuk keberhsihan dan keindahan. Sisa-sisa tanaman dan rumput sebaiknya dikeringkan lalu dikubur ke dalam tanah dalam-dalam karena dapat meningkatkan kesuburan tanah. Sisa tanaman dan serasah ini dapat juga diproses untuk dijadikan pupuk organik atau kompos. Pemberian air dengan cara penyiraman secara kontinyu sangat penting terutama pada tanaman yang berumur muda dan baru tumbuh, untuk selanjutnya aktivitas penyiraman ini dapat disesuaikan dengan kondisi lingkungan lahan pekarangan apakah kekeringan atau basah (lembab). Salah satu upaya untuk mempertahankan ketersediaan air di lahan pekarangan adalah dengan membuat kolam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian beberapa saran berupa panduan perencanaan yang mungkin bermanfaat khususnya bagi mereka yang memiliki kegemaran berkebun untuk dapat mengoptimalkan lahan sekitar rumah sehingga menjadi lahan pekarangan yang memiliki multifungsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;sumber : Beta Kulinet&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1112993169721234211-8697848155314486893?l=www.bppkedamean.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.bppkedamean.co.cc/feeds/8697848155314486893/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1112993169721234211&amp;postID=8697848155314486893&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/8697848155314486893'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/8697848155314486893'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.bppkedamean.co.cc/2012/01/pemanfaatan-lahan-pekarangan.html' title='PEMANFAATAN LAHAN PEKARANGAN'/><author><name>BAMBANG PUJARATNO, SP</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12424829565472517501</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S1HLn9HCkzI/AAAAAAAAABA/4_oEqhVx_MY/S220/gw.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-_NPiMr4JjH4/Txbu-8Hq9JI/AAAAAAAAAls/nFOTuZUCksA/s72-c/IMG_0105.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1112993169721234211.post-1174749196000432677</id><published>2011-12-28T15:16:00.000+07:00</published><updated>2011-12-28T15:16:52.081+07:00</updated><title type='text'>SL - FLORIKULTURA FASILITASI PASCA PANEN ADENIUM</title><content type='html'>Pelaksanaan Sekolah lapang Florikultura Fasilitasi Pasca Panen Adenium di Poktan Kemuning Desa menunggal Kecamatan Kedamean Kabupaten Gresik. &lt;br /&gt;Dalam pertemuan ini dibahas masalah perkembangan tanaman hias adenium dari asal usulnya, kenaikan harga yang meroket sampai pada jatuhnya kembali harga adenium. Untuk meningkatkan kembali harga adenium diperlukan teknik - teknik dan cara yang mengikuti perkembangan pasar. Dibahas pula cara perawatan, media tanam, pemupukan yang tepat sampai pada pengamatan hama dan penyakit yang biasanya menyerang tanaman hias adenium.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-6L3W8aakbhg/TvrN36tL5XI/AAAAAAAAAlI/-NkGSDRJtw0/s1600/IMG_0615.JPG" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="240" width="320" src="http://3.bp.blogspot.com/-6L3W8aakbhg/TvrN36tL5XI/AAAAAAAAAlI/-NkGSDRJtw0/s320/IMG_0615.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-SF9Cvj1loEI/TvrO1ocDTwI/AAAAAAAAAlU/KCe4V5Rv4eQ/s1600/IMG_0619.JPG" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="240" width="320" src="http://2.bp.blogspot.com/-SF9Cvj1loEI/TvrO1ocDTwI/AAAAAAAAAlU/KCe4V5Rv4eQ/s320/IMG_0619.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-lHGs2RQR5qI/TvrQX3ieikI/AAAAAAAAAlg/PSDUjXwzhqM/s1600/IMG_0613.JPG" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="240" width="320" src="http://2.bp.blogspot.com/-lHGs2RQR5qI/TvrQX3ieikI/AAAAAAAAAlg/PSDUjXwzhqM/s320/IMG_0613.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1112993169721234211-1174749196000432677?l=www.bppkedamean.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.bppkedamean.co.cc/feeds/1174749196000432677/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1112993169721234211&amp;postID=1174749196000432677&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/1174749196000432677'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/1174749196000432677'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.bppkedamean.co.cc/2011/12/sl-florikultura-fasilitasi-pasca-panen.html' title='SL - FLORIKULTURA FASILITASI PASCA PANEN ADENIUM'/><author><name>BAMBANG PUJARATNO, SP</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12424829565472517501</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S1HLn9HCkzI/AAAAAAAAABA/4_oEqhVx_MY/S220/gw.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-6L3W8aakbhg/TvrN36tL5XI/AAAAAAAAAlI/-NkGSDRJtw0/s72-c/IMG_0615.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1112993169721234211.post-1624819003906286347</id><published>2011-12-15T21:56:00.004+07:00</published><updated>2011-12-28T14:43:59.627+07:00</updated><title type='text'>SISTEM TANAM JAJAR LEGOWO</title><content type='html'>Upaya untuk meningkatkan produktivitas usaha tani padi masih terus di lakukan dalam rangka meningkatkan pendapatan. Sistem Jajar Legowo adalah salah satu teknologi penanaman padi yang dikembangkan untuk tujuan tersebut. Dengan system tanam Jajar Legowo, tanaman padi dapat berproduksi lebih tinggi karena adanya pengaruh dari tanaman pinggir. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-BsDFsCeMy84/TuoIXyrw8wI/AAAAAAAAAjw/n-aJwXwDHEY/s1600/IMG_0446.JPG" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="240" width="320" src="http://4.bp.blogspot.com/-BsDFsCeMy84/TuoIXyrw8wI/AAAAAAAAAjw/n-aJwXwDHEY/s320/IMG_0446.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;TEKNOLOGI SISTEM TANAM JAJAR LEGOWO&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Jajar Legowo merupakan rekayasa teknik tanam dengan mengatur jarak tanam antar rumpun dan antar barisan,sehingga terjadi pamadatan rumpun padi didalam barisan dan melebar jarak antar barisan tanaman. Sistem tanam Jajar Legowo ini tidak mengakibatkan populasi tanaman berkurang dan bahkan semakin bertambah karena adanya tambahan rumpun padi di dalam masing-masing barisan tanaman. Jajar Legowo berasal dari kata “ jejer” yang artinya berjajar, “lego” yang artinya luas dan “dowo”yang artinya memanjang. Jadi di antara kelompok barisan tanaman padi terdapat lorong yang luas dan memanjang sepanjang barisan. Dengan demikian pada system tanam Jajar Legowo 2 : 1. yaitu 2 barisan tanaman diselingi 1 barisan kosong, semua rumpum padi berada di barisan pinggir dari pertanaman karena adanya ruang terbuka yang lebih lebar. Akibatnya semua rumpun padi tersebut memperoleh manfaat dari pengaruh tanaman  pinggiran yang hasilnya bisa mencapai 1,5 - 2 kali lipat lebih tinggi dari produksi padi yang berada di bagian dalam. Berkurangnya barisan tanaman padi dengan dibiarkanya barisan yang kosong pada system tanam Legowo, dapat di kompensasi dengan meningkatkannya hasil tiap barisan tanaman sehingga di capai peningkatan produksi padi dibandingkan cara tanam secara penuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;MACAM-MACAM SISTEM TANAM JAJAR LEGOWO&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Jajar legowo 2 : 1 adalah cara tanam yang memiliki 2 barisan kemudian diselingi oleh 1 barisan kosong dimana pada setiap baris pinggir mempunyai jarak tanam 1/2 kali jarak tanam antar barisan. Dengan demikian, jarak tanam pada tipe legowo 2 : 1 adalah 20 cm (antar barisan) x 10 cm (barisan pinggir) x 40 cm (barisan kosong).&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-iuMHX-2syTg/TuoJu8apkrI/AAAAAAAAAj8/WIk0NMxycp0/s1600/IMG_0449.JPG" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="240" width="320" src="http://1.bp.blogspot.com/-iuMHX-2syTg/TuoJu8apkrI/AAAAAAAAAj8/WIk0NMxycp0/s320/IMG_0449.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Jajar legowo 3 : 1 adalah cara tanam yang memiliki 3 barisan kemudian diselingi oleh 1 barisan kosong dimana pada setiap baris pinggir mempunyai jarak tanam &gt;2 kali jarak tanam pada barisan tengah. Dengan demikian, jarak tanam pada tipe legowo 3 : 1 adalah 20 cm (antar barisan dan pada barisan tengah) x 10 cm (barisan pinggir) x 40 cm (barisan kosong).&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-q2WW5NPjt2M/TvrIXSP9JMI/AAAAAAAAAk8/rRWEPrxWwPI/s1600/IMG_0626.JPG" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="240" width="320" src="http://3.bp.blogspot.com/-q2WW5NPjt2M/TvrIXSP9JMI/AAAAAAAAAk8/rRWEPrxWwPI/s320/IMG_0626.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Jajar legowo 4 : 1 adalah cara tanam yang memiliki 4 barisan kemudian diselingi oleh 1 barisan kosong dimana pada setiap baris pinggir mempunyai jarak tanam &gt;2 kali jarak tanam pada barisan tengah. Dengan demikian, jarak tanam pada tipe legowo 4 : 1 adalah 20 cm (antar barisan dan pada barisan tengah) x 10 cm (barisan pinggir) x 40 cm (barisan kosong).&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-d1F2nW9JWlk/TuoMtZwKPjI/AAAAAAAAAkg/9hpgWFPa3b4/s1600/jajar%2Blegowo%2B4%2B-%2B1.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="240" width="320" src="http://4.bp.blogspot.com/-d1F2nW9JWlk/TuoMtZwKPjI/AAAAAAAAAkg/9hpgWFPa3b4/s320/jajar%2Blegowo%2B4%2B-%2B1.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;TUJUAN SISTEM TANAM JAJAR LEGOWO :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;1. Memanfaatkan sinar matahari bagi tanaman yang berada pada bagian pinggir barisan. Semakin banyak sinar matahari yang mengenai tanaman, maka proses fotosintesis oleh daun tanaman akan semakin tinggi sehingga akan mendapatkan bobot buah yang lebih berat.&lt;br /&gt;2. Mengurangi kemungkinan serangan hama, terutama tikus. Pada lahan yang relatif terbuka, hama tikus kurang suka tinggal di dalamnya.&lt;br /&gt;3. Menekan serangan penyakit. Pada lahan yang relatif terbuka, kelembaban akan semakin berkurang, sehingga serangan penyakit juga akan berkurang.&lt;br /&gt;4. Mempermudah pelaksanaan pemupukan dan pengendalian hama / penyakit. Posisi orang yang melaksakan pemupukan dan pengendalian hama / penyakit bisa leluasa pada barisan kosong di antara 2 barisan legowo.&lt;br /&gt;5. Menambah populasi tanaman. Misal pada legowo 2 : 1, populasi tanaman akan bertambah sekitar 30 %. Bertambahnya populasi tanaman akan memberikan harapan peningkatan produktivitas hasil.&lt;br /&gt;Dari hasil penelitian, tipe terbaik untuk mendapatkan produksi gabah tertinggi dicapai oleh legowo 4:1, dan untuk mendapat bulir gabah berkualitas benih dicapai oleh legowo 2:1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;SELAMAT MENCOBA - SEMOGA BERHASIL&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1112993169721234211-1624819003906286347?l=www.bppkedamean.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.bppkedamean.co.cc/feeds/1624819003906286347/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1112993169721234211&amp;postID=1624819003906286347&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/1624819003906286347'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/1624819003906286347'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.bppkedamean.co.cc/2011/12/sistem-tanam-jajar-legowo.html' title='SISTEM TANAM JAJAR LEGOWO'/><author><name>BAMBANG PUJARATNO, SP</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12424829565472517501</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S1HLn9HCkzI/AAAAAAAAABA/4_oEqhVx_MY/S220/gw.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-BsDFsCeMy84/TuoIXyrw8wI/AAAAAAAAAjw/n-aJwXwDHEY/s72-c/IMG_0446.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1112993169721234211.post-2962911108947127835</id><published>2011-11-23T22:13:00.001+07:00</published><updated>2011-11-23T22:18:05.355+07:00</updated><title type='text'>Padi Inpari 13 Tahan Wereng Coklat</title><content type='html'>Anomali iklim dengan frekuensi hujan terus-menerus setiap hari akan menyebabkan kelembaban udara tinggi sehingga berpotensi memicu pertumbuhan hama wereng batang coklat (WBC) pada tanaman padi.Jika perkembangannya tidak bisa dikendalikan maka bisa memicu peningkatan populasi yang menyebabkan meledaknya intensitas serangan. Ini bisa menyebabkan puso. populasi tinggi WBC dapat menyebabkan daun berubah kuning oranye sebelum menjadi coklat dan mati. Kondisi ini disebut hopperburn dan membunuh tanaman. Wereng batang coklat juga dapat menularkan penyakit kerdil hampa dan kerdil rumput yang sampai saat ini tidak bisa diobati. Pada kepadatan 1 wereng coklat per batang atau kurang, masih ada peluang untuk bertindak guna menekan populasi.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-puBcv1R2oR4/Ts0HGN-0diI/AAAAAAAAAiQ/0j0PjmQIM8o/s1600/IMG_0069.JPG" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="240" width="320" src="http://4.bp.blogspot.com/-puBcv1R2oR4/Ts0HGN-0diI/AAAAAAAAAiQ/0j0PjmQIM8o/s320/IMG_0069.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Penggunaan benih padi varietas tahan serangan WBC merupakan salah satu cara utama untuk mencegah dan mengatasi puso akibat serangan hama ini. Saat ini BB-Padi telah mengeluarkan varietas padi Inpari 13 yang tahan terhadap serangan WBC biotipe 1, 2 dan 3.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keunggulan lainnya dari varietas ini adalah potensi hasil tanaman yang tinggi, sekitar 8 ton per hektar, umur tanaman genjah sekitar 103 hari, tahan terhadap penyakit blas ras 033 dan agak tahan terhadap ras 133, 073 dan 173, cocok ditanam di ekosistem sawah tadah hujan dataran rendah sampai ketinggian 600 m dpl dan tekstur beras yang dihasilkan lebih pulen.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-nRhKmSJSmBQ/Ts0L03o5dlI/AAAAAAAAAic/rCoUEKLlI4Y/s1600/IMG_0070.JPG" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="240" width="320" src="http://4.bp.blogspot.com/-nRhKmSJSmBQ/Ts0L03o5dlI/AAAAAAAAAic/rCoUEKLlI4Y/s320/IMG_0070.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Selain menerapkan varietas unggul, pencegahan WBC dapat dilakukan dengan penerapan teknik budidaya yang baik seperti bersihkan gulma dari sawah dan areal sekitarnya, hindari penggunaan pestisida secara tidak tepat yang dapat menyebabkan terbunuhnya musuh alami, amati wereng di persemaian setiap hari atau setiap minggu setelah tanam pindah pada batang dan permukaan air, periksa kedua sisi persemaian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Potensi dan rata-rata hasil&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inpari 13 merupakan varietas berumur sangat genjah dengan umur tanaman 103 hari. Inpari 13 ini memiliki rata-rata hasil 6,59 t/ha (potensi hasil 8,0 t/ha). Sedangkan Inpari 1, 2, 3, dan Inpari 6 Jete termasuk dalam klasifikasi varietas yang berumur genjah (105-124 hari).  Keempat varietas tersebut memiliki rata-rata hasil di atas 5 t/ha. Inpari 1 dengan umur 108 hari memiliki rata-rata hasiI yang tinggi, sekitar  7,3 t/ha dengan potensi hasil 10 t/ha.   Sedangkan Inpari 2 yang berumur 115 hari memiliki rata-rata hasiI 5,83 t/ha dengan potensi hasil 7,30 t/ha. Inpari 3 yang dilepas pada tahun 2008 memiliki umur panen sekitar 110 hari, rata-rata hasiI panennya sebesar 6,05 t/ha atau setara dengan potensi hasil 7,52 t/ha, sedangkan Inpari 6 jete bila ditanam di sawah dataran rendah sampai tinggi (±600 m dpl) memiliki rata-rata hasil sebesar 6,82 t/ha (potensi hasil 12 t/ha) dengan umur panen sekitar 118 hari.  IR.66 merupakan varietas yang mempunyai ketahanan biotipe lengkap memiliki  rata-rata hasiI 4,5 t/ha atau setara dengan potensi hasiI 5,5 t/ha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Mutu beras&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selera konsumen di Indonesia sangat beragam, untuk daerah yang banyak  menyukai tekstur nasi pera dengan kadar amilosa tinggi, dapat menanam varietas tahan wereng cokelat IR.66. Varietas tersebut memiliki tekstur nasi pera dan kadar amilosa tinggi (25%). Varietas IR.66 memiliki bentuk beras ramping. Masyarakat Indonesia di Pulau Jawa sebagian besar menyukai nasi yang pulen seperti nasi varietas IR.64 dan Ciherang. Saat ini banyak pilihan varietas padi pulen yang tahan wereng cokelat di antaranya adalah Inpari 1, Inpari 2, Inpari 3, dan Inpari 13.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-3fmVqNEFKWE/Ts0NPTQbnAI/AAAAAAAAAio/oWaHNibOyfU/s1600/IMG_0068.JPG" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="240" width="320" src="http://4.bp.blogspot.com/-3fmVqNEFKWE/Ts0NPTQbnAI/AAAAAAAAAio/oWaHNibOyfU/s320/IMG_0068.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Keempat varietas tersebut mempunyai tekstur nasi pulen dan kadar  amilosa sedang (20,1-25%).  Inpari 1 mempunyai kadar amilosa 22%, Inpari 2  18,55%, Inpari 3 20,57%, dan Inpari 13 22,40%. Varietas yang mempunyai kadar  amilosa lebih rendah adalah Inpari 6 Jete (kadar amiIosa 18%).  Bentuk beras yang banyak disukai konsumen adalah beras panjang dan ramping, seperti beras IR.64 dan Ciherang. Lain lagi dengan Inpari 2 yang dilepas pada tahun 2008, varietas tersebut memiliki bentuk beras panjang dan gemuk.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1112993169721234211-2962911108947127835?l=www.bppkedamean.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.bppkedamean.co.cc/feeds/2962911108947127835/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1112993169721234211&amp;postID=2962911108947127835&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/2962911108947127835'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/2962911108947127835'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.bppkedamean.co.cc/2011/11/padi-inpari-13-tahan-wereng-coklat.html' title='Padi Inpari 13 Tahan Wereng Coklat'/><author><name>BAMBANG PUJARATNO, SP</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12424829565472517501</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S1HLn9HCkzI/AAAAAAAAABA/4_oEqhVx_MY/S220/gw.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-puBcv1R2oR4/Ts0HGN-0diI/AAAAAAAAAiQ/0j0PjmQIM8o/s72-c/IMG_0069.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1112993169721234211.post-6176751344331798867</id><published>2011-10-12T23:03:00.001+07:00</published><updated>2011-10-12T23:04:07.296+07:00</updated><title type='text'>BUDIDAYA BUNGA ADENIUM</title><content type='html'>Adenium merupakan tanaman yang relatif mudah untuk dibiakkan.  Terdapat dua cara perkembangbiakan Adenium; generatif dan vegetatif.  Perkembangbiakan generatif dapat Anda lakukan dengan menggunakan biji Adenium.  Untuk mendapatkan biji Adenium, Anda harus membungkus buah-buah Adenium dengan plastik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-L6DRsMfu8JA/TpW5Bx3Qd1I/AAAAAAAAAhQ/oMJEwsFhYZk/s1600/IMG_8856.JPG" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="240" width="320" src="http://3.bp.blogspot.com/-L6DRsMfu8JA/TpW5Bx3Qd1I/AAAAAAAAAhQ/oMJEwsFhYZk/s320/IMG_8856.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlu Anda ketahui bahwa buah Adenium merupakan tipe buah dehiscent, artinya ketika matang buah ini akan pecah menyemburkan bijinya.  Oleh karena itu, sangat penting untuk membungkus terlebih dahulu buah-buah ini dengan plastik ketika belum dipetik dari pohonnya.  Buah Adenium mulai tumbuh ketika bunga mekar telah berusia 1 bulan, dan dalam waktu 3-4 bulan buah-buah ini akan matang.  Jadi Anda boleh mulai membungkus buah-buah ini 2-3 minggu sebelum masa matangnya.  Ketika matang, biji-biji Adenium akan tertampung dalam plastik.  Kemudian, kumpulkan biji-biji tersebut untuk dikeringkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-1D2kCivG9C4/TpW59AFTJxI/AAAAAAAAAhc/yYcWTCjqa1Y/s1600/IMG_8813.JPG" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="240" width="320" src="http://3.bp.blogspot.com/-1D2kCivG9C4/TpW59AFTJxI/AAAAAAAAAhc/yYcWTCjqa1Y/s320/IMG_8813.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah kering, biji-biji ini dapat segera Anda tanam kembali.  Kekurangan dari cara pembiakan generatif adalah waktu yang dibutuhkan cukup lama karena Adenium dewasa baru mulai berbunga ketika usianya 6 bulan. Perkembangbiakan vegetatif dapat Anda lakukan dengan cara stek atau cangkok.  Terdapat beberapa keuntungan dari perkembangbiakan vegetatif pada Adenium, antara lain: Anda dapat memilih karakter bonggol atau bunga yang bagus, biji lebih mudah dikumpulkan, dan tanaman tidak mudah terserang virus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, kekurangannya adalah Anda akan sulit menduga seperti apa bentuk Adenium Anda ketika dewasa.  Cangkok yang umumnya dilakukan adalah cangkok pada bagian percabangan batang dan bonggol.  Anda dapat menggunakan kantong plastik dan plester untuk membungkus bagian yang dicangkok, kemudian menunggu hingga bungkusan tersebut membesar.  Jika terlihat membesar, artinya cangkokan Anda telah tumbuh menghasilkan anakan baru, dan Anda boleh membuka bungkus plastik tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda mencangkok pada bagian bonggol, maka jangan lupa untuk melapisi plastik dengan kertas karbon (atau kertas koran jika Anda tidak memiliki kertas karbon), agar bonggol tidak hangus karena matahari.  Waktu yang dibutuhkan untuk proses cangkok hanya 2-4 minggu hingga menghasilkan anakan baru.  Anakan baru tersebut harus ditumbuhkan di tempat teduh karena anakan ini masih belum tahan terhadap sinar matahari langsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Anda memutuskan untuk membudidayakan Adenium, berarti Anda harus memiliki pasokan bibit yang cukup.  Yang dimaksud dengan bibit Adenium di sini adalah anakan yang telah memiliki bonggol, yang sudah ditumbuhkan selama 9 bulan.  Keunggulan bibit tersebut adalah pertumbuhannya optimal sehingga ketika dewasa akan menjadi tanaman yang sehat dan kuat.  Bibit ini pun sudah cukup kuat jika Anda ingin mencangkoknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam budidaya Adenium, jangan ragu-ragu untuk memberi pupuk pada masa pembibitan.  Dengan pemberian pupuk yang intensif, bibit Anda dapat matang hingga 3 bulan lebih cepat daripada bibit tanpa pupuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;sumber : tanaman.org&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1112993169721234211-6176751344331798867?l=www.bppkedamean.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.bppkedamean.co.cc/feeds/6176751344331798867/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1112993169721234211&amp;postID=6176751344331798867&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/6176751344331798867'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/6176751344331798867'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.bppkedamean.co.cc/2011/10/budidaya-bunga-adenium.html' title='BUDIDAYA BUNGA ADENIUM'/><author><name>BAMBANG PUJARATNO, SP</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12424829565472517501</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S1HLn9HCkzI/AAAAAAAAABA/4_oEqhVx_MY/S220/gw.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-L6DRsMfu8JA/TpW5Bx3Qd1I/AAAAAAAAAhQ/oMJEwsFhYZk/s72-c/IMG_8856.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1112993169721234211.post-3591804966077187398</id><published>2011-08-18T21:10:00.001+07:00</published><updated>2011-08-18T21:14:45.267+07:00</updated><title type='text'>MANGGA ( Mangifera Indica L )</title><content type='html'>&lt;b&gt;Deskripsi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Tanaman mangga tumbuh dan berproduksi optimal pada daerah dengan ketinggian 0-500 m dpl dengan suhu harian 26 o - 28 o C.  Apabila suhu udara di atas 42 o C akan merusak tanaman.  Curah hujan optimal 1000-2500 mm per tahun.  Pembungaan pada tanaman mangga memerlukan musim kemarau yang jelas, bulan kering 4- 6 bulan (curah hujan per bulan kurang dari 60 mm), dengan jumlah bulan basah kurang dari 7 bulan (curah hujan per bulan lebih dari 100 mm), musim hujan di luar musim berbunga. Daerah ini termasuk tipe C, D, dan E menurut klasifikasi Schmid dan Ferguson.&lt;br /&gt;Dari potensi produksi 120 kg/pohon, tanaman mangga di Indonesia hanya menghasilkan 40 kg/pohon.  Produktivitas per tahun beberapa mangga unggul antara lain mangga Golek-31 sebesar 52,3 kg/pohon, mangga Manalagi-69 sebesar 36,5 kg/pohon dan mangga Arumanis-143 sebesar 54,7 kg/pohon.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-eNn5CLqGPpM/Tk0eTcc6O2I/AAAAAAAAAgk/OwXj5smRn0A/s1600/mangga%2Bok.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="212" width="320" src="http://3.bp.blogspot.com/-eNn5CLqGPpM/Tk0eTcc6O2I/AAAAAAAAAgk/OwXj5smRn0A/s320/mangga%2Bok.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musim panen mangga berlangsung dari bulan Agustus sampai Desember.  Musim panen mangga terjadi seragam di Jawa dan Bali.  Pada bulan November terjadi panen raya mangga.  Harga buah mangga cenderung menurun setelah panen raya. Hal ini disebabkan preferensi konsumen beralih ke jenis buah-buahan yang lain.  Harga mangga akan menaik lagi menjelang panen bersamaan menaiknya preferensi konsumen.  Pembungaan di luar musim menjadi kurang ekonomis bila belum didapatkan pemasaran yang memerlukan suplai kontinyu.&lt;br /&gt;Untuk menghasilkan buah mangga yang berproduksi tinggi dengan kualitas yang baik serta pelaksanaan penanganan pasca panen dan pemasarannya dilakukan hal-hal sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-PiQDAaQZPGc/Tk0cAmhQ4BI/AAAAAAAAAfs/WZ-pKQqQhwE/s1600/buah-mangga.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="195" width="320" src="http://2.bp.blogspot.com/-PiQDAaQZPGc/Tk0cAmhQ4BI/AAAAAAAAAfs/WZ-pKQqQhwE/s320/buah-mangga.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Budidaya&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Bibit yang digunakan adalah bibit yang sehat dengan tinggi sekitar 50 cm (berusia 6-8 bulan). Bibit ditanam pada lubang tanam berukuran 60 x 60 x 60 cm dengan jarak tanam 5 m x 5 m. Setelah tanaman mencapai tinggi 1 m batang utama dipangkas dengan menyisakan tanaman setinggi 80 cm dari permukaan tanah.  Tunas yang muncul dipelihara 3-4 buah yang baik (sudut 90 – 120 o) untuk menghasilkan cabang primer.  Pemangkasan kedua dilakukan 3-6 bulan setelah pemangkasan pertama/tinggi tunas mencapai 1 m seperti pemangkasan kedua untuk menghasilkan cabang sekunder. Begitu selanjutnya hingga pemangkasan ketiga untuk menghasilkan cabang tersier sehingga diperoleh pola percabangan 1-3-9-27.  Produksi buah mangga dimulai dari percabangan tersier.&lt;br /&gt;Pembungaan di luar musim bisa dilakukan dengan menggunakan zat pengatur tumbuh (ZPT). Namun seringkali pembungaan di luar musim ini  menghasilkan buah dengan mutu rendah. &lt;br /&gt;Buah yang terbentuk, setelah berumur 30 – 40 hari dibungkus dengan kertas setelah sebelumnya disemprot dengan pestisida.&lt;br /&gt;Tanaman yang ukuran tajuknya melebar luas dan tinggi dipangkas berat hingga ukuran tajuk 1,75 m dengan tinggi 3 m.  Ukuran tajuk pohon sangat penting karena akan mempengaruhi kemudahan pemeliharaan serta pemanenan buah.  Tanaman yang tua juga dipangkas berat sehingga tinggal tersisa tunggulnya saja setinggi 1-1,5 m.  Pemangkasan seperti ini bertujuan untuk meremajakan pohon sehingga tidak perlu dilakukan pembongkaran tanaman.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-9fWte-jrD3U/Tk0cQU6IyWI/AAAAAAAAAf0/t_AdgTOreKw/s1600/mangga_tree_.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="240" width="320" src="http://1.bp.blogspot.com/-9fWte-jrD3U/Tk0cQU6IyWI/AAAAAAAAAf0/t_AdgTOreKw/s320/mangga_tree_.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pemanenan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Pemanenan buah mangga dilakukan ketika telah memenuhi ciri-ciri buah mangga yang matang, yaitu :&lt;br /&gt;Adanya lapisan lilin buah&lt;br /&gt;Bentuk buah sudah padat penuh terutama pada bagian ujung&lt;br /&gt;Bila buah diketuk menghasilkan nada tingi&lt;br /&gt;Buah akan tenggelam bila dimasukkan ke dalam  air&lt;br /&gt;Tangkai buah kering&lt;br /&gt;Pemanenan sebaiknya dilakukan pada pagi hari pada jam 07.00 – 09.00 atau pada sore hari jam 16.00 karena produksi getah rendah.  &lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-Vf30qMUkhcI/Tk0casUXptI/AAAAAAAAAf8/kQVVKKXnDgg/s1600/mangga.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="240" width="320" src="http://1.bp.blogspot.com/-Vf30qMUkhcI/Tk0casUXptI/AAAAAAAAAf8/kQVVKKXnDgg/s320/mangga.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pencucian&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Buah mangga yang telah dipanen dicuci untuk menghilangkan kotoran-kotoran yang menempel terutama sisa-sisa getah yang menenempel di kulit buah.  Pemakaian pestisida (benomyl) pada saat pencucian dilakukan untuk mencegah serangan hama dan penyakit pasca panen.  Pencucian dilakukan dengan cara ‘hot water dip”, yaitu pertama buah di cuci dengan air dingin lalu direndam dalam air panas.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-ogGK-aZZS_s/Tk0dH3t0R4I/AAAAAAAAAgc/w8Ck-X8QzRg/s1600/Makan%2BMangga%2Buntuk%2BCegah%2BJerawat.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="256" width="320" src="http://3.bp.blogspot.com/-ogGK-aZZS_s/Tk0dH3t0R4I/AAAAAAAAAgc/w8Ck-X8QzRg/s320/Makan%2BMangga%2Buntuk%2BCegah%2BJerawat.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sortasi dan Grading&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Sortasi dan grading dilakukan untuk memperoleh buah dengan ukuran, tingkat kematangan dan kualitas yang seragam.  Sortasi bertujuan untuk memisahkan buah yang layak jual dan tidak layak dijual agar diperoleh buah yang seragam bentuk, warna, ukuran dan kematangannya sedangkan grading dilakukan untuk memperoleh buah yang seragam ukurannya (besar, sedang, kecil atau sangat kecil).&lt;br /&gt;Sortasi dan grading sangat penting untuk dilakukan agar buah yang dipasarkan terjaga mutunya.  Buah yang rusak akan mempercepat kerusakan buah yang lainnya dalam kemasan.  Buah yang tidak lolos sortasi karena kulit buah yang tidak mulus atau buah yang salah bentuk masih dapat dijual ke pasar-pasar tradisional ataupun di jual dalam bentuk kupasan (slice).&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-orv13TXgv7k/Tk0cmRLRgmI/AAAAAAAAAgE/Qi7AruPgI_0/s1600/mango.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="213" width="320" src="http://2.bp.blogspot.com/-orv13TXgv7k/Tk0cmRLRgmI/AAAAAAAAAgE/Qi7AruPgI_0/s320/mango.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pengemasan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Buah mangga tahan selama 7 hari setelah masak.  Pengemasan yang baik sangat dibutuhkan untuk mencegah kerusakan/susut buah pasca panen terutama saat transportasi/distribusi.  Pengemasan dilakukan untuk mencegah benturan, menahan goncangan, mengurangi gesekan, melakukan penumpukan dan mengatur suhu.  Kemasan keranjang bambu dapat memuat buah hingga 25 kg, kemasan peti kayu mampu memuat sebanyak 30 kg buah. &lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-xyv19ULo3pI/Tk0cy4CsA_I/AAAAAAAAAgM/FJULlypb1SU/s1600/sirup%2Bmangga.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="320" width="302" src="http://3.bp.blogspot.com/-xyv19ULo3pI/Tk0cy4CsA_I/AAAAAAAAAgM/FJULlypb1SU/s320/sirup%2Bmangga.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Penyimpanan dan Pemeraman&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Mangga termasuk buah klimakterik, yaitu buah yang memiliki pola respirasi yang di awali peningkatan secara lambat, kemudian meningkat pesat dan menurun setelah mencapai puncak.  Buah klimakterik dipanen pada saat matang namun belum masak.  Pemeraman dilakukan untuk memasakkan buah.  Hasil pemeraman kurang baik apabila buah dipetik belum waktunya (belum masak).  Penyimpanan buah mangga dibutuhkan penanganan ekstra karena produksi etilen buah yang cukup tinggi sehingga dapat mempercepat kemasakan buah yang tidak diinginkan.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-QAqoXguTc_U/Tk0c89uRFKI/AAAAAAAAAgU/8Qb9-0RPCQY/s1600/Jus-mangga.gif" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="320" width="240" src="http://4.bp.blogspot.com/-QAqoXguTc_U/Tk0c89uRFKI/AAAAAAAAAgU/8Qb9-0RPCQY/s320/Jus-mangga.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pengolahan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Buah mangga tidak meluluh hanya dikonsumsi sebagai buah segar, namun juga dapat dijadikam makanan olahan seperti asinan, selai, sari buah, minuman ringan, tepung, keripik, manisan dan lain - lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;sumber : situshijau&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1112993169721234211-3591804966077187398?l=www.bppkedamean.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.bppkedamean.co.cc/feeds/3591804966077187398/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1112993169721234211&amp;postID=3591804966077187398&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/3591804966077187398'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/3591804966077187398'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.bppkedamean.co.cc/2011/08/mangga-mangifera-indica-l.html' title='MANGGA ( Mangifera Indica L )'/><author><name>BAMBANG PUJARATNO, SP</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12424829565472517501</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S1HLn9HCkzI/AAAAAAAAABA/4_oEqhVx_MY/S220/gw.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-eNn5CLqGPpM/Tk0eTcc6O2I/AAAAAAAAAgk/OwXj5smRn0A/s72-c/mangga%2Bok.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1112993169721234211.post-984931993795431274</id><published>2011-07-28T15:31:00.002+07:00</published><updated>2011-07-28T15:35:06.409+07:00</updated><title type='text'>SLPTT JAGUNG HIBRIDA BISI 816</title><content type='html'>Pada hari Kamis Tgl. 28 Juli 2011, SLPTT (Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu) Jagung Hibrida BISI 816 dilaksanakan di desa Banyuurip Kecamatan Kedamean - Gresik. Acara ini dihadiri oleh Kepala Balai Penyuluhan Kecamatan (BPK) Kedamean, &lt;b&gt;Aunur Rofiq, SP&lt;/b&gt;, Penyuluh Pertanian WIBI, &lt;b&gt;Bambang Pujaratna, SP&lt;/b&gt;, Petugas OPT, &lt;b&gt;Masbukhin, SP&lt;/b&gt; dan THL &lt;b&gt;Mustajab&lt;/b&gt;. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-J4JhjC6cMO8/TjEeGjZ7eqI/AAAAAAAAAfE/Qcpttqy1JP4/s1600/SLPTT%2BJagung%2B%2BBanyuurip.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="240" width="320" src="http://1.bp.blogspot.com/-J4JhjC6cMO8/TjEeGjZ7eqI/AAAAAAAAAfE/Qcpttqy1JP4/s320/SLPTT%2BJagung%2B%2BBanyuurip.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-SfSWEvbHphw/TjEeGvIq1KI/AAAAAAAAAfM/KgALASDFhqY/s1600/IMG0480A.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="240" width="320" src="http://4.bp.blogspot.com/-SfSWEvbHphw/TjEeGvIq1KI/AAAAAAAAAfM/KgALASDFhqY/s320/IMG0480A.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-NiSgzpJB13E/TjEeG0BBOVI/AAAAAAAAAfU/6cv4TyzaySI/s1600/IMG0484A.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="240" width="320" src="http://4.bp.blogspot.com/-NiSgzpJB13E/TjEeG0BBOVI/AAAAAAAAAfU/6cv4TyzaySI/s320/IMG0484A.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-yonyidpfTs0/TjEeG4zY7fI/AAAAAAAAAfc/Ssc46vhcVAE/s1600/IMG0483A.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="240" width="320" src="http://3.bp.blogspot.com/-yonyidpfTs0/TjEeG4zY7fI/AAAAAAAAAfc/Ssc46vhcVAE/s320/IMG0483A.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1112993169721234211-984931993795431274?l=www.bppkedamean.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.bppkedamean.co.cc/feeds/984931993795431274/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1112993169721234211&amp;postID=984931993795431274&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/984931993795431274'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/984931993795431274'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.bppkedamean.co.cc/2011/07/slptt-jagung-hibrida-bisi-816.html' title='SLPTT JAGUNG HIBRIDA BISI 816'/><author><name>BAMBANG PUJARATNO, SP</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12424829565472517501</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S1HLn9HCkzI/AAAAAAAAABA/4_oEqhVx_MY/S220/gw.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-J4JhjC6cMO8/TjEeGjZ7eqI/AAAAAAAAAfE/Qcpttqy1JP4/s72-c/SLPTT%2BJagung%2B%2BBanyuurip.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1112993169721234211.post-4220349272423414653</id><published>2011-07-08T22:03:00.010+07:00</published><updated>2011-07-09T00:13:51.596+07:00</updated><title type='text'>Pelatihan PL . III</title><content type='html'>Gambar - gambar Pelatihan PL - III di Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan Kab. Gresik serta di Lokasi Laboratorium Pengamatan hama dan Penyakit Tanaman Pangan dan Hortikultura di Pandaan Pasuruan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-h32BLZKIrK0/Thc6orgTnXI/AAAAAAAAAe8/BKDtuv9tXXw/s1600/PL%2BIII%2BSLPTT%2BJAGUNG.JPG" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="240" width="320" src="http://3.bp.blogspot.com/-h32BLZKIrK0/Thc6orgTnXI/AAAAAAAAAe8/BKDtuv9tXXw/s320/PL%2BIII%2BSLPTT%2BJAGUNG.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-5OEW-A2NUlg/ThczRpZGRLI/AAAAAAAAAe0/94rarUSZR6A/s1600/IMG_9143.JPG" imageanchor="1" style="clear:center; float:center;margin-right:1em; margin-bottom:1em"&gt;&lt;img border="0" height="150" width="200" src="http://2.bp.blogspot.com/-5OEW-A2NUlg/ThczRpZGRLI/AAAAAAAAAe0/94rarUSZR6A/s200/IMG_9143.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-p8rj2roZwJM/ThczQxUF0gI/AAAAAAAAAek/DZ464GWOmnE/s1600/IMG_9168.JPG" imageanchor="1" style="clear:left; float:left;margin-right:1em; margin-bottom:1em"&gt;&lt;img border="0" height="200" width="181" src="http://2.bp.blogspot.com/-p8rj2roZwJM/ThczQxUF0gI/AAAAAAAAAek/DZ464GWOmnE/s200/IMG_9168.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-pTgVkqLHqZw/ThczRZGXoBI/AAAAAAAAAes/HbWancn0rg4/s1600/IMG_9137.JPG" imageanchor="1" style="clear:center; float:center;margin-right:1em; margin-bottom:1em"&gt;&lt;img border="0" height="150" width="200" src="http://2.bp.blogspot.com/-pTgVkqLHqZw/ThczRZGXoBI/AAAAAAAAAes/HbWancn0rg4/s200/IMG_9137.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1112993169721234211-4220349272423414653?l=www.bppkedamean.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.bppkedamean.co.cc/feeds/4220349272423414653/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1112993169721234211&amp;postID=4220349272423414653&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/4220349272423414653'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/4220349272423414653'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.bppkedamean.co.cc/2011/07/pelatihan-pl-iii.html' title='Pelatihan PL . III'/><author><name>BAMBANG PUJARATNO, SP</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12424829565472517501</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S1HLn9HCkzI/AAAAAAAAABA/4_oEqhVx_MY/S220/gw.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-h32BLZKIrK0/Thc6orgTnXI/AAAAAAAAAe8/BKDtuv9tXXw/s72-c/PL%2BIII%2BSLPTT%2BJAGUNG.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1112993169721234211.post-4695506642100630665</id><published>2011-06-14T00:05:00.000+07:00</published><updated>2011-06-14T00:05:15.972+07:00</updated><title type='text'>JENIS - JENIS ADENIUM</title><content type='html'>Adenium merupakan suatu genus yang berada dalam famili Apocynaceae. Jadi, adenium masih sekeluarga dengan Plumeria, Nerium, Pachypodium ataupun Allamanda.&lt;br /&gt;Dari berbagai literatur, diketahui bahwa ada beberapa cara penggolongan Adenium. Ada yang menganggap suatu jenis sebagai species, ada yang menganggapnya sebagai subspecies (varietas).&lt;br /&gt;Menurut definisi spesies, mereka tidak bisa kawin dan menghasilkan keturunan dengan species lain, kalau bisa sangatlah sulit. Inilah yang terjadi dengan berbagai species Adenium yaitu mereka sangat sulit untuk dapat menghasilkan keturunan dari persilangan antar spesies.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis-jenis tersebut antara lain:&lt;br /&gt;a. Adenium obesum&lt;br /&gt;b. Adenium multiflorum&lt;br /&gt;c. Adenium oleifolium&lt;br /&gt;d. Adenium somalense&lt;br /&gt;e. Adenium swazicum&lt;br /&gt;f. Adenium boehmianum&lt;br /&gt;g. Adenium arabicum&lt;br /&gt;h. Adenium socotranum&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-FRJ3dh69W9s/TfZACho4tpI/AAAAAAAAAd8/7KJwlFxd5is/s1600/IMG_8801.JPG" imageanchor="1" style="clear:right; float:right; margin-left:1em; margin-bottom:1em"&gt;&lt;img border="0" height="150" width="200" src="http://3.bp.blogspot.com/-FRJ3dh69W9s/TfZACho4tpI/AAAAAAAAAd8/7KJwlFxd5is/s200/IMG_8801.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Adenium obesum (Desert Rose)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Ditemukan di daerah Afrika, di sebelah selatan gurun Sahara dari Senegal sampai Sudan dan juga Kenya. Warna normal bunga-nya adalah pink sampai merah. Karena ditanam dari biji, maka muncul varietas-varietas baru yang sangat beragam bentuk penampilannya, bentuk bunga, ataupun bentuk daunnya. Oleh berbagai nursery di Thailand dan Taiwan , varietas baru ini dipilih dan dikembangkan secara intensif. Varietas pilihan ini diberi nama masing-masing dan lebih banyak dikembangkan sebagai batang atas untuk grafting, sedangkan batang bawah diperoleh dari biji warna pink karena paling mudah dikembangkan biji-nya.&lt;br /&gt;Tidak mempunyai masa dorman yang jelas, sehingga pertumbuhannya cukup cepat. Secara umum merupakan steril jika penyerbukan sendiri, sehingga seringkali tak terjadi penyerbukan saat tanaman tersebut sendirian.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-jBg1PwCXso8/TfZA6Vgb20I/AAAAAAAAAeE/gNa9T27oMqE/s1600/IMG_8843.JPG" imageanchor="1" style="clear:left; float:left;margin-right:1em; margin-bottom:1em"&gt;&lt;img border="0" height="150" width="200" src="http://1.bp.blogspot.com/-jBg1PwCXso8/TfZA6Vgb20I/AAAAAAAAAeE/gNa9T27oMqE/s200/IMG_8843.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Adenium multiflorum (sabi star)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Ditemukan di Afrika bagian selatan di sisi timur, seperti Mozambik dan Afrika Selatan bagian Timur. Tumbuh tinggi dan bercabang dengan daun yang lebar. Bonggolnya tidak membesar, tapi mempunyai batang dan akar yang membesar. Mempunyai masa dorman yang cukup panjang (lebih dari 4 bulan), saat masa itulah jenis ini akan berbunga (2-4 bulan) dengan tanpa daun.&lt;br /&gt;Banyak adenium hibrida yang punya sedikit “darah” multiflorum karena bunga-nya yang memang sangat cantik. Bunganya putih dengan garis merah di pinggirnya. Namun keturunannya sering kali malas berbunga dan batangnya terlalu panjang sehingga pemilihan secara intensif terus dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Adenium oleifolium&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Ditemukan di gurun Kalahari yaitu perbatasan antara Namibia , Botswana dan Afrika selatan. Daunnya sempit, panjang dan hampir paralel di kedua sisi dengan warna mengkilap. Bunga-nya kecil tapi berbiji cukup besar. Cukup mudah untuk menumbuhkannya, sayang pertumbuhannya sangat lambat. Bonggolnya cukup kecil jika dibanding jenis lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Adenium somalense&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Ditemukan di Somalia selatan sampai Tanzania , dan Kenya . Ukurannya bervariasi dari kecil sampai setinggi 5m. Bunganya lebih kecil dari obesum dengan warna pink sampai merah tua. Pola strip dari pinggir menuju corong merupakan ciri khas somalense. Jenis ini biasa disilangkan dengan obesum sehingga sebagian “darahnya” terkandung dalam kebanyakan adenium hibrida saat ini.&lt;br /&gt;Adenium somalense var. crispum&lt;br /&gt;Jenis ini cukup beda dengan somalense asli. Tanaman ini sangat kompak dengan daun yang memanjang dan bergelombang. Perumbuhannya cukup lambat dengan bonggol yang tidak begitu membesar yang tumbuh di dalam tanah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Adenium swazicum&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Ditemukan di pesisir timur Afrika bagian selatan seperti di pesisir timur Afrika Selatan , Swaziland , dan perbatasan Afrika selatan dan Mozambik. Mempunyai bentuk daun yang sempit dan panjang dengan warna lebih muda dari kebanyakan jenis lain. Bunga-nya berwarna magenta hingga ungu muda. Jenis ini mudah berbunga dan kompak tapi sangat sulit untuk berbiji. Bisa juga digunakan sebagai pejantan untuk persilangan dengan obesum. Hibrida dari jenis ini akan rajin berbunga dibanding hibrida jenis lain. Seperti halnya obesum, memiliki masa tumbuh yang panjang jika terdapat kondisi hangat dan diberi air cukup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Adenium boehmianum&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditemukan di Namibia dan Angola yaitu di sisi barat atau sisi kebalikan dari ditemukannya Swazicum. Mempunyai bunga yang serupa dengan swazicum tapi mempunyai daun yang panjang dan lebar. Jika dibandingkan dengan semua jenis adenium, daun boehmianum merupakan yang paling besar. Mempunyai masa tumbuh yang sangat pendek dan pada masa itulah muncul bunga yang lebih kecil dari bunga swazicum. Jenis ini juga hanya berdaun saat masa tumbuh tersebut, sedangkan saat dorman daunnya akan rontok. Bonggolnya sama sekali tidak membesar dan pertumbuhannya lambat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Adenium arabicum&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Ditemukan di sebelah selatan dan barat semenanjung Arab. Spesies ini mempunyai bonggol yang sangat besar bercabang banyak dengan daun yang tebal. Bunga-nya berwarna pink cerah. Jenis ini biasa ditanam dari biji untuk mendapatkan bentuk bonggol yang besar. Adenium arabicum mempunyai masa dorman yang jelas, meski ada jenis arabicum tertentu yang daunnya tidak berguguran saat dorman.&lt;br /&gt;Di Thailand, sudah diadakan pemilihan sedemikian rupa sehingga muncul varietas-varietas baru dengan varietas asli biasa diberi nama Yak Saudi. Varietas baru itu antara lain: Ra Chee Ni Pan Dok (RCN), Petch Na Wang (PNW), Petch Muang Kong (PMK), Black Giant, Black Knight,Yak Kaset, Yak Lop Bu Ri, Yak Sim Bu Ri, Yak Bang Yai dan yang paling baru adalah RCN Double flower atau Tub Tim Thong Chai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Adenium socotranum&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Adenium socotranum ditemukan di Pulau Socotra Yaman (sebelah selatan semenanjung Arab). Mudah dikenali dari struktur batangnya yang menjulang yang membesar di atas permukaan tanah. Sebagian akarnya tumbuh di atas permukaan tanah sehingga membuatnya makin indah. Tanaman setinggi beberapa meter dapat mempunyai bonggol dengan diameter 2,4 m. Merupakan yang terbesar di antara jenis lain. Mempunyai bunga berwarna pink dan dua kali ukuran multiflorum.&lt;br /&gt;Di Thailand sudah berkembang anakan dari jenis ini yang dinamai Thai Socotranum. Kemudian berbagai varietas baru ditemukan, antara lain: Golden Crown, Diamond Crown, Petch Ban Na, S1, dan Kao Hin Zon. Namun orang barat sering menyebut Thai Soco ini sebagai Socotranum palsu karena sebenarnya merupakan jenis Arabicum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : &lt;i&gt;bijiadenium.com&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1112993169721234211-4695506642100630665?l=www.bppkedamean.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.bppkedamean.co.cc/feeds/4695506642100630665/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1112993169721234211&amp;postID=4695506642100630665&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/4695506642100630665'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/4695506642100630665'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.bppkedamean.co.cc/2011/06/jenis-jenis-adenium.html' title='JENIS - JENIS ADENIUM'/><author><name>BAMBANG PUJARATNO, SP</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12424829565472517501</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S1HLn9HCkzI/AAAAAAAAABA/4_oEqhVx_MY/S220/gw.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-FRJ3dh69W9s/TfZACho4tpI/AAAAAAAAAd8/7KJwlFxd5is/s72-c/IMG_8801.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1112993169721234211.post-5426356733306709048</id><published>2011-06-05T22:37:00.008+07:00</published><updated>2011-06-06T22:11:31.418+07:00</updated><title type='text'>BERTANAM JAGUNG MANIS</title><content type='html'>Jagung Manis adalah tanaman yang sangat gampang untuk di pelihara dan mempunyai prospek yang bagus saat di panen. Menanam jagung manis relatif gampang. &lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-x87PcTscbnA/TezLWKb3UiI/AAAAAAAAAc0/Q7aiEx2F_jA/s1600/Jagung-Manis-oke.gif" imageanchor="1" style="clear:left; float:left;margin-right:1em; margin-bottom:1em"&gt;&lt;img border="0" height="200" width="178" src="http://2.bp.blogspot.com/-x87PcTscbnA/TezLWKb3UiI/AAAAAAAAAc0/Q7aiEx2F_jA/s200/Jagung-Manis-oke.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Syarat Tumbuh&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Jagung ini kebanyakan ditanam di dataran rendah baik, sawah tadah hujan maupun sawah irigasi. Sebagian terdapat juga di daerah pergunungan pada ketinggian 1000- 1800 m di atas permukaan laut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;a. Tanah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Tanah yang dikehendaki adalah gembur dan subur, karena tanaman jagung memerlukan aerasi dan pengairan yang baik. Jagung dapat tumbuh baik pada berbagai macam tanah. Tanah lempung berdebu adalah yang paling baik bagi pertumbuhannya. Tanah-tanah berat masih dapat ditanami jagung dengan pengerjaan tanah lebih sering selama pertumbuhannya, sehingga aerasi dalam tanah berlangsung dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-pDH76UOqsY4/TezDggsmq9I/AAAAAAAAAcs/6rfd2OjyV40/s1600/IMG_8537.JPG" imageanchor="1" style="clear:left; float:left;margin-right:1em; margin-bottom:1em"&gt;&lt;img border="0" height="150" width="200" src="http://3.bp.blogspot.com/-pDH76UOqsY4/TezDggsmq9I/AAAAAAAAAcs/6rfd2OjyV40/s200/IMG_8537.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Air tanah yang berlebihan dibuang melalui saluran pengairan yang dibuat diantara barisan jagung. Kemasaman tanah (pH) yang terbaik untuk jagung adalah sekittir 5,5 - 7,0. Tanah dengan kemiringan tidak lebih dari 8% masih dapat ditanami jagung dengan arah barisan tegak lurus terhadap miringnya tanah, dengan maksud untuk mencegah keganasan erosi yang terjadi pada waktu turun hujan besar,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;b. Iklim&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Faktor-faktor iklim yang terpenting adalah jumlah dan pembagian dari sinar matahari dan curah hujan, temperatur, kelembaban dan angin. Tempat penanaman jagung harus mendapatkan sinar matahari cukup dan jangan terlindung oleh pohon-Pohonan atau bangunan. Bila tidak terdapat penyinaran dari matahari, hasilnya akan berkurang. Temperatur optimum untuk pertumbuhan jagung adalah antara 23 - 27 C.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-09w1w2GlLJA/TezCUlmK0WI/AAAAAAAAAck/FoVb2bT5R0Y/s1600/IMG_8536.JPG" imageanchor="1" style="clear:right; float:right; margin-left:1em; margin-bottom:1em"&gt;&lt;img border="0" height="150" width="200" src="http://3.bp.blogspot.com/-09w1w2GlLJA/TezCUlmK0WI/AAAAAAAAAck/FoVb2bT5R0Y/s200/IMG_8536.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Cara menanam&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Benih Benih diambil hanya dari tanaman dan tongkol yang baik dan sehat saja.&lt;br /&gt;Pilihlah tongkol-tongkol yang besar, barisan biji lurus dan penuh, tertutup rapat - oleh kelobotnya, dan cukup tua.&lt;br /&gt;Dari tongkol.-tongkol terpilih, pisahkanlah biji-biji kecil yang terdapat pada bagian pangkal dan ujung dari tongkol. Hanya biji yang rata besarnya dan sehat saja diambil sebagai benih.&lt;br /&gt;Bila jumlah tongkol terpilih sangat terbatas, dapat juga digunakan semua biji yang terdapat pada tongkol tersebut. Benih harus cukup sehat dan kering, bertenaga tumbuh lebih dari 90%, murni dan bebas dari kotoran.&lt;br /&gt;Pada dewasa ini terdapat benih-benih varitas unggul yang cocok untuk dataran rendah dengan umur dipanen (110 hari), seperti, Harapan, Metro, Bogor Composite-2 dan yang berumur ,genjah adalah: Penjalinan, Genjah, Kretek, Genjah Kertas, Bogor Comopsit-10, dll dan untuk.dataran tinggi adalah: Bastar Kuning, Bima, Pandu Kimia Putih” Rocol dan lain-lain.,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Waktu tanam.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Waktu tanam yang baik adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;a. jagung ditanam pada musim hujan/ permulaan musim hujan yaitu. pada bulan September/Nopember. Pengerjaan tanah hendaknya dilakukan jauh sebelumnya, sehingga tanah dalam keadaan siap tanam. Pada waktu hujan sudah mulai turun. Kelambatan penanaman jagung labuhan sampai dengan bulan Desember mengakibatkan tanaman menderita serangan penyakit bulai (Downy mildew) yang berat dan dapat mengakibatkan kegagalan total. Penanaman jagung di tegalan dapat pula dilakukan, pada musim. marengan/saat musim hujan hampir berakhir, pada bulan Februari - April.&lt;br /&gt;b. Ditanah sawah biasanya jagung ditanam dalam tiga musirn yaitu pada musim labuhan, sebelum padi musim penghujan ditanam, pada musim marengan setelah padi musim penghujan dipanen dan juga pada musim kemarau. Untuk peneneman musim labuhan sebaiknya digunakan varitas Genjah atau varitas unggul agak dalam yang dipungut muda, sehingga tersedia cukup waktu untuk persiapan penanaman padi sawah.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-P731GQ3W0mY/TezWMphMxiI/AAAAAAAAAc8/6EP8Wfg3PPI/s1600/jagung-manis.jpg" imageanchor="1" style="clear:left; float:left;margin-right:1em; margin-bottom:1em"&gt;&lt;img border="0" height="200" width="167" src="http://1.bp.blogspot.com/-P731GQ3W0mY/TezWMphMxiI/AAAAAAAAAc8/6EP8Wfg3PPI/s200/jagung-manis.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Cara bertanam dan pemeliharaan tanaman.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;a. Pengolahan tanah:&lt;br /&gt;Pada waktu pengolahan, keadaan tanah hendaknya tidak terlampau basah tetapi harus cukup lembab sehingga mudah dikerjakan, dan tidak lengket, sampai tanah menjadi cukup gembur. Pada tanah-tanah berpasir atau tanah ringan tidak banyak diperlukan pengerjaan tanah. Pada tanah-tanah berat dengan kelebihan air, perlu dibuat saluran penuntas air. Pembuatan saluran dan pembumbunan yang tepat dapat menghindarkan terjadinya genangan air yang sangat merugikan bagi pertumbuhan tanaman jagung.&lt;br /&gt;Pengolahan tanah untuk jagung labuhan harus tepat dan cepat dapat dilakukan karena hujan kadangkala datang lebih awal. Bilamana tidak sempat untuk mengerjakan tanah secara keseluruhan karena waktu tanam mendesak, maka pengerjaan tanah dapat dilakukan hanya pada barisan yang akan ditanami saja sedalam 15 - 20 cm sampai tanah menjadi cukup gembur. Berdasarkan hasil penelitian pada tanah: latosol dan aridosol cara ini memberikan hasil yang tidak berbeda nyata dengan pengerjaan tanah yang biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Jarak tanam&lt;br /&gt;Variati yang berbeda umurnya mempunyai optimum populasi yang berbeda. Bagi varitas yang berumur dalam (± 110 hari) seperti Harapan Bogor, Composite populasi optimum adalah ± 50.000 tanaman/ha, ditanam dengan jarak 100 x 40 cm. dengan 2 tanaman per lubang atau 75 x 25 cm dengan 1(satu) tanaman per lubang. Varitas yang berumur tengahan (80 - 90 hari) seperti Panjalinan dan Genjah Kretek, optimum populasi adalah t 70.000. tanaman/ha, ditanam dengan jarak tanam 75 x 20 cm dengan 1 (satu) tanaman per lubang.&lt;br /&gt;Bagi vartias yang berumur genjah (70 - 80 hari) seperti Genjah Madura, populasi dapat ditingkatkan sampai 100.000 tanaman/ha, bahkan pada tanah yang subur dapat mencapai 200.000 tanaman/ha, dengan jarak tanam 50 x 20 cm atau 50 x 10 cm dengan 1 (satu) tanaman per lubang;. Benih ditanam 2 -3 biji per lubang, kemudian diperjarang pada umur 2 - 3 minggu setelah tanam, di mana ditinggalkan tanaman yang tegap dan sehat saja sehingga mencapai populasi yang diinginkan sesuai dengan jarak tanam yang digunakan. Dalamnya penanaman adalah 3&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-DtfjIfHmhCg/TezXWdWuGtI/AAAAAAAAAdE/BOfEFrTqQfI/s1600/IMG_8519.JPG" imageanchor="1" style="clear:right; float:right; margin-left:1em; margin-bottom:1em"&gt;&lt;img border="0" height="150" width="200" src="http://2.bp.blogspot.com/-DtfjIfHmhCg/TezXWdWuGtI/AAAAAAAAAdE/BOfEFrTqQfI/s200/IMG_8519.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pemeliharaan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pemupukan.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Tanaman jagung tidak akan memberikan hasil maksimal manakala unsur hara yang diperlukan tidak cukup tersedia. Pemupukan dapat meningkatkan hasil panen secara kuantitatif maupun kualitatif.&lt;br /&gt;Pemberian pupuk Nitrogen merupakan, kunci utama dalam usaha meningkatkan produksi. Pemberian pupuk phosphat dan kalium bersama-sama dengan nitrogen memberikari hasil yang lebih baik. Tanaman yang kekurangan unsur nitrogen, akan nampak kerdil, warna daun hijau muda kekuning-kuningan, buah terbentuk sebelum waktunya dan tidak sempurna:&lt;br /&gt;Gejala kekurangan unsur, phosphat. jelas terlihat terutama pada waktu tanaman masih muda di mana daun-daunnya berwarna ungu dan akan berubah hijau kembali seperti biasa bilamana kemudian tanaman-mendapatkan cukup, phosphat. Tanaman yang kekurangan kalium memberikan gambaran seolah-olah layu, bagian tepi dari daun mula-mula menjadi kuning (chlorosis), kemudian berubah menjadi kecoklat-coklatan dan bagian daun yang sudah mati akan gugur.&lt;br /&gt;Dosis pupuk yang diperlukan berbeda-beda: tergantung dari pada tingkat kesuburan dan jenis tanah. Untuk sementara secara umum dapat dianjurkan, pemakaian pupuk sebanyak 90-120 kg.N, 30 - 45 kg. P2O5 dan 0-25 kg K2O per Ha. Pada tanah-tanah yang cukup mengandung akan kalium, pemupukan dengan unsur ini dapat ditiadakan. Pupuk diberikan secara ditugal sedalam 10 cm, pada kedua sisi tanaman dengan jarak 7 cm, Pada jarak tanam yang rapat pupuk dapat diberikan di dalam larikan yang dibuat di kiri kanan barisan tanaman: Pupuk N sebaiknya diberikan dua kali yaitu:1/3 bagian pada waktu tanam bersama-sama dengan seluruh pupuk P dan K, kemudian 2/3 bagian pupuk N diberikan pada waktu tanaman berumur 1 bulan, di dalam lubang atau larikan sedalam 10 cm pada jarak 15 cm dari barisan tanaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Penyiangan dan Pembumbunan:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Untuk memperoleh hasil yang tinggi, pertanaman harus bersih dari segala macam tumbuhan/rumput pengganggu. Salah satu herbisida yang baik untuk memberantas tumbuhan pengganggu, pada jggung, adalah Gramoxone, yang disemprotkan pada waktu tanaman berumur 3 dan 5 minggu,masing-masing sebanyak 11/2 liter yang dilarutkan dalam 400 - 500 liter air/ ha.&lt;br /&gt;Penyiangan dengan tangan (hand weeding) yang pertama dilakukan pada umur 15 hari dan harus, dijaga agar, jangan sampai mengganggu/merusak akar tanaman.&lt;br /&gt;Penyiangan kedua dilakukan sekaligus dengan pembumbunan pada waktu pemupukan kedua: Pembumbunan ini berguna untuk memperkokoh batang dalam menghadapi angin besar, juga dimaksudkan untuk memperbaiki drainase dan mempermudah pengairan bilama diperlukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Hama dan Penyakit&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Hama. Lalat bibit (Atherigona exigua Stein)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Setelah 4-5 hari ditanam biasanya biji mulai tumbuh. Penyemprotan untuk mencegah/memberantas lalat bibit segera dilakukan setelah biji tumbuh dan tersembul di atas tanah. Penyemprotan dilakukan dengan interval 2-3 hari sekali. Pestisida dipergunakan adalah Basudin (Diazinon), Surecide dan lain-lain, dengan dosis 1,5- 2,5 cc/ liter air. Serangan lalat bibit ini berlangsung sampai tanaman berumur tanaman ± 3 minggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ulat Agrotis (agrotis Sp )&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Hama ini menyerang pada waktu tanaman masih kecil. Dapat diberantas dengan cara mencari dan membunuh ulatnya, yang biasanya terdapat di dalam tanah atau sebelum ditanami, tanah diberi insektisida terlebih dahulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ulat daun (Prodenia litura F).&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Menyerang pupuk daun pada waktu tanaman berumur 1 (satu) bulan. Pemberantasan agar dilakukan secepatnya dengan insektisida seperti terdapat pada serangan lalat bibit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Penggerek daun (Sesamia inferens WLK).&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Menyerang pada waktu tanaman telah berbunga.&lt;br /&gt;Tindakan pencegahan dapat dilakukan dengan penyemprotan segera setelah terlihat adanya telur-telur yang biasanya terletak di bawah daun pada saat menjelang berbunga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ulat tanah (Leucania unipuncta, HAW)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Menyerang daun tanaman dewasa, biasanya pada malam hari, sampai mencapai jumlah ratusan. Penyemprotan harus dilakukan setelah gejala pertama terlihat dan jangan sampai terlambat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ulat tongkol (Heliothis armigera),&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Merupakan, ulat perusak tongkol yang penting. Penyemprotan harus segera dilakukan bilamana terlihat telur-telur yang biasanya diletakkan pada rambut (silk) dan bakal buah atau tongkol: Secara umum, penyemprotan sebaiknya dilakukan bilaman diperlukan saja, sehingga penggunaan- pertisida lebih efisien. Waktu yang baik untuk menyemprot adalah pagi hari antara jam 06.00 - 09;00 atau sore hari jam 16.00 -18.00&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Penyakit :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Penyakit terpenting pada jagung adalah penyakit bulai, atau downy mildew (Sclerospora maydis Palm). Tanaman yang terserang- daun-daunnya herwarna kuning keputih-putihan bergaris-garis klorotis sejajar dengan arah urat daun. Pada bagian bawah daun terdapat Konidia berwarna putih seperti butiran-butiran tepung: Menyerang tanaman.muda sampai umur ± 45 hari.&lt;br /&gt;Serangan pada tanaman semasa kecil sering mengakibatkan kematian: Serangan pada tanaman yang lebih besar mengakibatkan pertumbuhan tongkol yang tidak sempurna. Pemberantasan , dengan fungisida atau bahan kimia lain yang efektif sampai saat ini belum diketemukan. Usaha pemberantasannya yang dilakukan adalah dengan mencabut dan membakar tanaman yang terserang dan menanam kembali dengan varitas yang tahan. Dewasa ini terdapat beberapa. varitas yang tahan seperti DMR.S, DMR:3, dan beberapa varitas-hasil persilangan yang masih dalam pengujian (Harapan, DMR dan sebagainya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. &lt;b&gt;Penyakit-penyakit penting&lt;/b&gt; yang terdapat pada jagung di antaranya adalah becak daun (Helminthosporium sp) dan karat daun (Puccinia sorghi Sehw).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pemungutan hasil.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Jagung pada umumnya sudah Cukup masak untuk dipanen pada umur 7-8 minggu setelah berbunga. Pemeriksaan di kebun dapat dilakukan dengan menekankan kuku ibu jari pada biji pada waktu anen biasana berada di antara 25–35%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panenan sebaiknya dilakukan pada saat tidak hujan, sehingga pengeringan dapat segera dilakukan. Setelah tongkol dikupas dan dijemur hingga cukup kering, segera di pipil dan pipilan dijemur lagi sampai kering konstan (kadar air ± 12%).&lt;br /&gt;Penjemuran sampai cukup kering untuk disimpan biasanya berlangsung selama ± 60 jam sinar matahari. Penyimpanan hasil Jagung pipilan yang sudah kering hendaknya disimpan dalam tempat yang bersih dan kering.&lt;br /&gt;Ruangan/gudang penyimpanan terlebih dahulu dibersihkan dan disemprot dengan DDT untuk mencegah serangan hama bubuk (Calandra oyzae L). Penyimpanan dalam karung sebaiknya diletakkan dl atas balok-balok kayu sebagai alat agar tidak langsung menyentuh lantai. Kadar air biji dipertahankan agar tidak lebih dari 14%.&lt;br /&gt;Penyimpanan jagung yang berkadar air tinggi akan menyebabkan suhu dalam karung menjadi panas dan biji cepat rusak serta mudah diserang hama bubuk. Usaha mempertahankan kadar air ini dapat dilakukan dengan mengadakan penjemuran ulang sewaktu-waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : IPTEK INDONESIA&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1112993169721234211-5426356733306709048?l=www.bppkedamean.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.bppkedamean.co.cc/feeds/5426356733306709048/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1112993169721234211&amp;postID=5426356733306709048&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/5426356733306709048'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/5426356733306709048'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.bppkedamean.co.cc/2011/06/bertanam-jagung-manis.html' title='BERTANAM JAGUNG MANIS'/><author><name>BAMBANG PUJARATNO, SP</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12424829565472517501</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S1HLn9HCkzI/AAAAAAAAABA/4_oEqhVx_MY/S220/gw.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-x87PcTscbnA/TezLWKb3UiI/AAAAAAAAAc0/Q7aiEx2F_jA/s72-c/Jagung-Manis-oke.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1112993169721234211.post-7494345267923044932</id><published>2011-06-02T21:15:00.014+07:00</published><updated>2011-06-07T23:06:00.545+07:00</updated><title type='text'>PERSONIL BPK KEDAMEAN</title><content type='html'>&lt;b&gt;Kepala BPK&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-g3xysObP6QY/TeeZM9l2-zI/AAAAAAAAAaw/Kj0xt3KIivw/s1600/Aunur%2BRofiq%252C%2BSP.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="200" width="156" src="http://3.bp.blogspot.com/-g3xysObP6QY/TeeZM9l2-zI/AAAAAAAAAaw/Kj0xt3KIivw/s200/Aunur%2BRofiq%252C%2BSP.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;AUNUR ROFIQ, SP&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Penyuluh Pertanian&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-ET73GKzyDFY/Teeakvo_cRI/AAAAAAAAAa4/v56RYO-hhmE/s1600/PARDJITO%252C%2BSP.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="200" width="155" src="http://3.bp.blogspot.com/-ET73GKzyDFY/Teeakvo_cRI/AAAAAAAAAa4/v56RYO-hhmE/s200/PARDJITO%252C%2BSP.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;PARDJITO, SP&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-w8Vf9z5Jd90/TeedMGnbWMI/AAAAAAAAAbQ/yLWwpUgo-6s/s1600/LAILY%2BWAHYUNI.jpg" imageanchor="1" style="clear:left; float:left;margin-right:1em; margin-bottom:1em"&gt;&lt;img border="0" height="200" width="153" src="http://1.bp.blogspot.com/-w8Vf9z5Jd90/TeedMGnbWMI/AAAAAAAAAbQ/yLWwpUgo-6s/s200/LAILY%2BWAHYUNI.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;LAILY WAHYUNI, SP&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-BLMoR5UnNAo/Teea5Mvu6WI/AAAAAAAAAbA/62hcnoQ3cVc/s1600/BAMBANG.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="200" width="144" src="http://4.bp.blogspot.com/-BLMoR5UnNAo/Teea5Mvu6WI/AAAAAAAAAbA/62hcnoQ3cVc/s200/BAMBANG.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;BAMBANG, PUJARATNO, SP&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-MfXDmSpNE88/TeekLBPjE4I/AAAAAAAAAbo/A54sfakuGOs/s1600/Yudhie%2BPrasetyo.jpg" imageanchor="1" style="clear:left; float:left;margin-right:1em; margin-bottom:1em"&gt;&lt;img border="0" height="200" width="142" src="http://1.bp.blogspot.com/-MfXDmSpNE88/TeekLBPjE4I/AAAAAAAAAbo/A54sfakuGOs/s200/Yudhie%2BPrasetyo.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;YUDHIE PRASETYO&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-OPM1Gdd114I/TeelEpy0LCI/AAAAAAAAAbw/MWji3DbKA3k/s1600/HERY%2BSUROSO.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="200" width="146" src="http://4.bp.blogspot.com/-OPM1Gdd114I/TeelEpy0LCI/AAAAAAAAAbw/MWji3DbKA3k/s200/HERY%2BSUROSO.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;NURHADI&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-3yLP8bZbvH0/Te5MKhs5_fI/AAAAAAAAAds/v-2wsHzCZKc/s1600/Nurhadi.jpg" imageanchor="1" style="clear:right; float:right; margin-left:1em; margin-bottom:1em"&gt;&lt;img border="0" height="200" width="153" src="http://4.bp.blogspot.com/-3yLP8bZbvH0/Te5MKhs5_fI/AAAAAAAAAds/v-2wsHzCZKc/s200/Nurhadi.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;HERY SUROSO&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-PZBrHwX7gGY/Teel97xUj7I/AAAAAAAAAb4/ZoLhNBgjZik/s1600/MUSTAJAB.jpg" imageanchor="1" style="clear:left; float:left;margin-right:1em; margin-bottom:1em"&gt;&lt;img border="0" height="200" width="145" src="http://1.bp.blogspot.com/-PZBrHwX7gGY/Teel97xUj7I/AAAAAAAAAb4/ZoLhNBgjZik/s200/MUSTAJAB.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;MUSTAJAB&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-g-EqwZ9h4Xg/TeemSRApLsI/AAAAAAAAAcA/YlQpBRRNYxs/s1600/SUMINAH.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="200" width="156" src="http://4.bp.blogspot.com/-g-EqwZ9h4Xg/TeemSRApLsI/AAAAAAAAAcA/YlQpBRRNYxs/s200/SUMINAH.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;SUMINAH&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;MANTRI TANI :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-nUWIgmjOf-4/TeenJ0hBL2I/AAAAAAAAAcI/zAuMJUG6bIA/s1600/FARIKHAH%2BLINDA.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="200" width="160" src="http://2.bp.blogspot.com/-nUWIgmjOf-4/TeenJ0hBL2I/AAAAAAAAAcI/zAuMJUG6bIA/s200/FARIKHAH%2BLINDA.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;FARIKHAH LINDA, SP&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;PETUGAS OPT&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-xutC6YdwcK4/TeeoG2MANLI/AAAAAAAAAcQ/587JCrIPgDA/s1600/MASBUKHIN%2BPOPT.jpg" imageanchor="1" style="clear:left; float:left;margin-right:1em; margin-bottom:1em"&gt;&lt;img border="0" height="200" width="152" src="http://1.bp.blogspot.com/-xutC6YdwcK4/TeeoG2MANLI/AAAAAAAAAcQ/587JCrIPgDA/s200/MASBUKHIN%2BPOPT.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;MASBUKHIN, SP&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1112993169721234211-7494345267923044932?l=www.bppkedamean.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.bppkedamean.co.cc/feeds/7494345267923044932/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1112993169721234211&amp;postID=7494345267923044932&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/7494345267923044932'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/7494345267923044932'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.bppkedamean.co.cc/2011/06/personil-bpp-kedamean.html' title='PERSONIL BPK KEDAMEAN'/><author><name>BAMBANG PUJARATNO, SP</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12424829565472517501</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S1HLn9HCkzI/AAAAAAAAABA/4_oEqhVx_MY/S220/gw.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-g3xysObP6QY/TeeZM9l2-zI/AAAAAAAAAaw/Kj0xt3KIivw/s72-c/Aunur%2BRofiq%252C%2BSP.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1112993169721234211.post-5118793800408216510</id><published>2011-05-26T23:25:00.002+07:00</published><updated>2011-06-02T19:03:41.074+07:00</updated><title type='text'>PERAWATAN EUPHORBIA</title><content type='html'>Bentuk bunga unik dan warna ngejreng menambah daya tarik Euphorbia. Untuk mendapatkan dompolan bunga euphorbia nan cantik itu ada tekniknya.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-RK_rkSQ19mQ/Td58nEspWvI/AAAAAAAAAZw/vrpWrlGzRqQ/s1600/celin%2Beuphorbia.JPG" imageanchor="1" style="clear:left; float:left;margin-right:1em; margin-bottom:1em"&gt;&lt;img border="0" height="125" width="200" src="http://2.bp.blogspot.com/-RK_rkSQ19mQ/Td58nEspWvI/AAAAAAAAAZw/vrpWrlGzRqQ/s200/celin%2Beuphorbia.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Kecantikannya semakin menonjol bila didukung dengan sosok tanaman yang seluruhnya optimal, mulai dari batang kokoh, cabang kompak, dan susunan bunga yang bagus. Wajar bila penampilannya mengundang perhatian, sehingga banyak yang meminatinya.&lt;br /&gt;Apalagi ada kepercayaan, keluarnya bunga dapat menggambarkan nasib dan keberuntungan si pemiliknya. Ingin euphorbia Anda berbunga semarak? Mudah, lakukan 6 P, yaitu &lt;i&gt;pemangkasan, penyiraman, pemupukan, penempatan, penyiangan, dan pengendalian penyakit.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-dRpGFJyQRUs/Ted7eW6pqbI/AAAAAAAAAaA/7ptqprdxVxk/s1600/IMG_8691.JPG" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="200" width="150" src="http://4.bp.blogspot.com/-dRpGFJyQRUs/Ted7eW6pqbI/AAAAAAAAAaA/7ptqprdxVxk/s200/IMG_8691.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;A. Pemangkasan&lt;br /&gt;Pemangkasan dapat dimulai sejak euphorbia dalam masa penyuburan. Tujuannya, untuk membentuk tajuk yang seimbang, sehingga terlihat cantik dan mengurangi penguapan. Patokannya mudah, cabang-cabang yang tepat berada di sisi kiri, kanan, depan, dan belakang sebaiknya dibiarkan, selain itu dibuang saja. Nantinya, tunas baru bermunculan di setiap cabang, sehingga tampak lebih rimbun. Waktu yang pas untuk pemangkasan adalah usai penyuburan dan pembungaan pertama kali. Tepatnya di akhir masa pembungaan pertama. Bunga tua juga harus dipotong untuk memunculkan bunga baru. Bunga mekar selama dua bulan. Setelah itu, warnanya pudar, kusam, dan akhirnya layu.&lt;br /&gt;B. Penyiraman&lt;br /&gt;Agar euphorbia tumbuh prima dan selalu berbunga lebat, sebaiknya deprogram penyuburan-pembungaan-penyuburan-pembungaan, demikian seterusnya. Umumnya, fase penyuburan berlangsung 1-1,5 bulan. Sedangkan pembungaan biasanya berlangsung selama 3-4 bulan. Setelah menjalani masa penyuburan selama 1,5 bulan, sosok euphorbia telah bersalin rupa dengan percabangan banyak dan daun yang rimbun. Itulah saat yang tepat untuk memasuki periode berikutnya, yaitu pembungaan. Saat itu, tanaman membutuhkan air dalam jumlah yang memadai. Penyiraman dapat diberikan setiap hari dengan memakai sprayer atau gembor, agar cipratan air yang keluar halus, sehingga tidak merusak daun dan memuntahkan sebagian media tanamnya.&lt;br /&gt;C. Penempatan&lt;br /&gt;Penyinaran penuh ternyata merangsang euphorbia berbunga lebat. Untuk itulah, sebaiknya letakkan pot euphorbia di tempat terbuka dengan sinar matahari penuh dan sirkulasi udara di sekitarnya bagus. Hasilnya, sejak dipindahkan selama seminggu akan muncul bunga-bunga di sela-sela tajuknya. Sebulan kemudian, bunga-bunganya muncul serempak menyesaki setiap daunnya.&lt;br /&gt;D. Penyiangan&lt;br /&gt;Senantiasa menjaga kebersihan adalah salah satu cara agar euphorbia tumbuh subur dan berbunga lebat. Pasalnya, rumput atau tanaman liar lain yang biasanya tumbuh di media tanam akan menjadi pesaing euphorbia dalam penyerapan hara. Bahkan tanaman itu bisa jadi vector atau tempat bersembunyi hama dan penyakit, seperti serangga atau kutu. Untuk itulah gulma harus dicabut, sementara daun yang rontok sebaiknya segera dibuang.&lt;br /&gt;E. Pemupukan&lt;br /&gt;Agar berbunga lebat, euphorbia membutuhkan unsure hara dalam jumlah memadai. Ketika tanaman dipindahkan ke tempat terbuka, berikan pupuk majemuk dengan kadar N rendah, sementara P dan K tinggi. Merknya bermacam-macam, seperti Growmore, Hyponex atau Gandasil. Dosisnya 1 gram/liter/tanaman. Aplikasi pupuk seminggu sekali dengan cara mengocorkan ke media tanam. Perlakuan ini terus dilakukan seminggu sekali. Tingginya kadar P dan K merangsang euphorbia untuk memunculkan bunga. Baru seminggu disemprot pupuk, tanaman ini pun sudah mulai berbunga. Cara praktis dengan menaburkan pupuk lambat urai (slow release), seperti Dekastar, Magamp, dan Osmocote sebanyak 1-2 sendok makan setiap 3 bulan sekali. Dengan cara ini tanaman dapat menyerap hara setiap saat.&lt;br /&gt;F. Hama dan Penyakit&lt;br /&gt;Euphorbia sebenarnya tanaman hias yang bandel dan relatif jarang terserang hama dan penyakit. Meski demikian, tak ada salahnya Anda waspada dengan kehadiran kutu putih (white flies, mealy bug) dan thrips, karena kehadirannya membuat tanaman ini malas berbunga. Untuk memberantasnya dapat menggunakan insektisida, seperti Metindo, Pegasus, dan Agrimex. Frekuensi dan dosis sesuai petunjuk di labelnya. Penyakit lain yang perlu diwaspadai adalah bakteri Erwinia, penyebab busuk akar yang biasanya muncul di musim hujan. Untuk mencegahnya, lakukan penyemprotan pestisida secara berkala.&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Penanaman Tepat Untuk Euphorbia&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Kunci keberhasilan merawat euphorbia ada pada media tanam yang baik. Dengan media tanam yang baik, akan membuat tanaman ini tumbuh subur, sehat, akar kuat, batang kokoh, dan rajin berbunga. Untuk itulah, media tanam harus mengandung unsur hara dalam jumlah memadai. Pot sebagai wadah tanam sebaiknya dipilih yang memiliki drainase baik. Setelah itu, baru memahami cara penanaman yang benar. Berikut cara menanam euphorbia dengan benar&lt;br /&gt;• Siapkan pot yang ukurannya sepadan dengan besar-kecilnya euphorbia. Pastikan kondisi pot bersih dan memiliki lubang di bagian dasar untuk membuang kelebihan air.&lt;br /&gt;• Masukkan beberapa potongan styrofoam atau pecahan genting yang jumlahnya asal menutup lubang, karena tujuannya untuk mencegah air tidak menggenang di dasar pot.&lt;br /&gt;• Isi pot dengan formulasi media tanam yang sudah dibuat, jumlahnya kira-kira separuh pot. Taburkan butiran pupuk lambat urai sebanyak setengah sendok makan.&lt;br /&gt;• Ambil bibit euphorbia, lalu bersihkan akar-akarnya. Setelah itu, tanaman siap ditanam.&lt;br /&gt;• Masukkan euphorbia ke media tanam dengan posisi tegak. Pastikan akar menyebar merata dan tidak saling melilit atau menumpuk satu dengan yang lainnya.&lt;br /&gt;• Isi media tanam hingga penuh, lalu siram air sampai media tanam terlihat padat. Letakkan bibit di lokasi teduh dan aman dari gangguan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1112993169721234211-5118793800408216510?l=www.bppkedamean.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.bppkedamean.co.cc/feeds/5118793800408216510/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1112993169721234211&amp;postID=5118793800408216510&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/5118793800408216510'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/5118793800408216510'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.bppkedamean.co.cc/2011/05/perawatan-euphorbia.html' title='PERAWATAN EUPHORBIA'/><author><name>BAMBANG PUJARATNO, SP</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12424829565472517501</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S1HLn9HCkzI/AAAAAAAAABA/4_oEqhVx_MY/S220/gw.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-RK_rkSQ19mQ/Td58nEspWvI/AAAAAAAAAZw/vrpWrlGzRqQ/s72-c/celin%2Beuphorbia.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1112993169721234211.post-3386847401680618695</id><published>2011-05-06T23:20:00.001+07:00</published><updated>2011-05-06T23:48:56.517+07:00</updated><title type='text'>HAWAR DAUN BAKTERI PADA PADI</title><content type='html'>&lt;b&gt;Hawar Bakteri (HB-Bacterial blight) atau Hawar Daun Bakteri (HDB)&lt;/b&gt; merupakan penyakit yang dapat menginfeksi bibit dan tanaman tua. Bila HB terjadi pada tanaman muda disebut kresek dan bila terjadi pada tanaman tua disebut hawar daun. Tanaman yang terinfeksi kehilangan areal daun dan menghasilkan gabah yang lebih sedikit dan hampa. Pada pembibitan, daun yang terinfeksi berubah hijau keabu-abuan menggulung dan akhirnya mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-YpEUEz5i_c8/TcQfvyZCzDI/AAAAAAAAAYQ/T_eYm2tJSe0/s1600/SLPTT.JPG" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="240" width="320" src="http://4.bp.blogspot.com/-YpEUEz5i_c8/TcQfvyZCzDI/AAAAAAAAAYQ/T_eYm2tJSe0/s320/SLPTT.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Cara pengendalian &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Gunakan varietas tahan. Ini adalah cara yang paling efektif dalam mengendalikan penyakit.&lt;br /&gt;Pemupukan lengkap—Penyakit semakin parah bila pupuk N dipakai secara berlebihan, tanpa P dan K&lt;br /&gt;Kurangi kerusakan bibit dan penyebaran penyakit&lt;br /&gt;Infeksi bibit terjadi melalui luka dan kerusakan bagian tanaman. Penanganan yang buruk atau angin kencang dan hujan dapat menyebabkan tanaman sakit. Penyakit menyebar melalui kontak langsung antara daun sehat dengan daun sakit melalui air dan angin.&lt;br /&gt;Kurangi penyebaran penyakit dengan&lt;br /&gt;• penanganan bibit secara baik waktu tanam pindah,&lt;br /&gt;• pengairan dangkal pada persemaian, dan&lt;br /&gt;• membuat drainase yang baik ketika genangan tinggi&lt;br /&gt;Kurangi jumlah inokulum&lt;br /&gt;Tunggul tanaman yang terinfeksi dan gulma dapat menjadi sumber inokulum.&lt;br /&gt;• Pertahankan kebersihan sawah — buang atau bajak gulma, jerami yang terinfeksi, ratun padi yang semuanya dapat menjadi sumber inokulum.&lt;br /&gt;• Keringkan sawah — upayakan sawah bera mengering untuk membunuh bakteri yang mungkin bertahan dalam tanah atau sisa tanaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber :&lt;br /&gt;http://balitpa.litbang.deptan.go.id;&lt;br /&gt;htpp://www.puslittan.bogor.net; www.litbang.deptan.go.id;&lt;br /&gt;www.knowledgebank.irri.org&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1112993169721234211-3386847401680618695?l=www.bppkedamean.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.bppkedamean.co.cc/feeds/3386847401680618695/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1112993169721234211&amp;postID=3386847401680618695&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/3386847401680618695'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/3386847401680618695'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.bppkedamean.co.cc/2011/05/hawar-daun-bakteri-pada-padi.html' title='HAWAR DAUN BAKTERI PADA PADI'/><author><name>BAMBANG PUJARATNO, SP</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12424829565472517501</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S1HLn9HCkzI/AAAAAAAAABA/4_oEqhVx_MY/S220/gw.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-YpEUEz5i_c8/TcQfvyZCzDI/AAAAAAAAAYQ/T_eYm2tJSe0/s72-c/SLPTT.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1112993169721234211.post-8034897986721901992</id><published>2011-05-06T22:36:00.003+07:00</published><updated>2011-05-06T23:54:39.425+07:00</updated><title type='text'>BPP Kedamean</title><content type='html'>Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT, karena atas rahmat dan hidayah-Nya Website BPP Kedamean Kabupaten Gresik dapat diluncurkan pada awal bulan Januari 2010. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Besar Muhammad SAW, kepada keluarganya, para sahabatnya, serta seluruh umat penerus ajarannya sampai akhir zaman.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-KoWq94hUeJM/TcQl158eZ4I/AAAAAAAAAYg/aqeQbUiej98/s1600/PARDJITO%252C%2BSP.jpg" imageanchor="1" style="clear:left; float:left;margin-right:1em; margin-bottom:1em"&gt;&lt;img border="0" height="200" width="155" src="http://4.bp.blogspot.com/-KoWq94hUeJM/TcQl158eZ4I/AAAAAAAAAYg/aqeQbUiej98/s200/PARDJITO%252C%2BSP.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Peluncuran Website merupakan salah satu langkah awal BPP Kedamean dalam mengembangkan Cyber Extension (penyuluhan berbasis IT) di Kabupaten Gresik. Website ini merupakan fasilitas yang memudahkan Penyuluh dan petani di Kabupaten Gresik khususnya wilayah Kedamean dalam mendapatkan informasi dan teknologi.  Dengan demikian, diharapkan terjadi peningkatan kualitas sumberdaya manusia pelaku pembangunan pertanian, perikanan, dan kehutanan di Kabupaten Gresik, baik dalam aspek pengetahuan, sikap, maupun keterampilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengembangan Cyber Extension sudah menjadi komitmen bagi BPP Kedamean untuk lebih menunjang peningkatan kinerja Penyuluh. Semoga saja, Website BPP Kedamean ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh para Penyuluh. Masukan dari berbagai pihak sangat kami perlukan untuk perbaikan website ke depan.&lt;br /&gt;Billahi Taufik Walhidaayah. Wassalaamualaikum Wr. Wb.,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;TIM KREATIVE BPP KEDAMEAN - GRESIK&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1112993169721234211-8034897986721901992?l=www.bppkedamean.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.bppkedamean.co.cc/feeds/8034897986721901992/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1112993169721234211&amp;postID=8034897986721901992&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/8034897986721901992'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/8034897986721901992'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.bppkedamean.co.cc/2011/05/bpp-kedamean.html' title='BPP Kedamean'/><author><name>BAMBANG PUJARATNO, SP</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12424829565472517501</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S1HLn9HCkzI/AAAAAAAAABA/4_oEqhVx_MY/S220/gw.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-KoWq94hUeJM/TcQl158eZ4I/AAAAAAAAAYg/aqeQbUiej98/s72-c/PARDJITO%252C%2BSP.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1112993169721234211.post-2697048065383013331</id><published>2011-05-03T15:35:00.002+07:00</published><updated>2011-05-03T15:49:03.996+07:00</updated><title type='text'>PENGENDALIAN HAMA PENGGEREK BATANG DAN TUNGRO PADA PADI</title><content type='html'>&lt;b&gt;Penggerek batang &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Penggerek batang adalah hama yang ulatnya hidup dalam batang padi. Hama ini berubah menjadi ngengat berwarna kuning atau coklat; biasanya 1 larva berada dalam 1 anakan. Ngengat aktif di malam hari. Larva betina menaruh 3 massa telur sepanjang 7-10 hari masa hidupnya sebagai serangga dewasa. Massa telur penggerek batang kuning berbentuk cakram dan ditutupi oleh bulu-bulu berwarna coklat terang dari abdomen betina. Setiap massa telur mengandung sekitar 100 telur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-gaUf7cM-dOE/Tb--CF-IrTI/AAAAAAAAAYA/qPmb4CCPzr8/s1600/penggerek%2Bbatang%2Bpadi.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="320" width="202" src="http://2.bp.blogspot.com/-gaUf7cM-dOE/Tb--CF-IrTI/AAAAAAAAAYA/qPmb4CCPzr8/s320/penggerek%2Bbatang%2Bpadi.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Cara pengendalian &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Lindungi agen pengendalian hayati—Untuk melindungi musuh alami penggerek batang, jangan gunakan pestisida berspektrum luas, mis. methyl parathion.&lt;br /&gt;• Sayat ujung helaian daun sebelum tanam pindah.—Telur-telur penggerek batang kuning diletakkan dekat ujung helaian daun. Dengan menyayat bibit sebelum tanam pindah, pengalihan telur dari persemaian ke sawah dapat dikurangi.&lt;br /&gt;• Tanam belakangan (sedikit terlambat) untuk menghindari ngengat penggerek batang kuning.&lt;br /&gt;• Varietas tahan—Beberapa varietas seperti PB36, PB32, IR66, dan IR77 mampu menghasilkan anakan baru sehingga mengkompensasi anakan yang mati.&lt;br /&gt;• Jemur atau hamparkan jerami di bawah sinar matahari untuk membunuh larva yang terdapat di situ.&lt;br /&gt;• Jaring larva penggerek batang pada daun yang mengapung dengan jaring.&lt;br /&gt;• Olah dan genangi sawah setelah panen.&lt;br /&gt;Pengendalian kimiawi&lt;br /&gt;Insektisida sistemik berbentuk granular seperti karbofuran, bensultap, bisultap, karbosulfan, dimehipo, atau fipronil yang masuk ke dalam tanaman, merupakan bahan kimia yang dapat Beluk pada stadia&lt;br /&gt;reproduktif. Sundep. Larva penggerek batang padi putih. Imago penggerek batang padi putih. Imago penggerek batang padi merah jambu. Larva penggerek batang padi merah jambu. mengendalikan penggerek setelah masuk ke dalam batang. Penyemprotan efektif untuk kupu-kupu. Sebagaimana halnya dengan pestisida lainnya, keuntungan dari penggunaan insektisida harus mempertimbangkan risiko terhadap kesehatan dan lingkungan. Penggunaan insektisida yang tidak sesuai akan mengganggu keseimbangan alami karena terbunuhnya musuh alami hama penggerek batang, menyebabkan resurjensi atau ledakan serangan hama. Sebelum menggunakan pestisida, hubungi petugas perlindungan tanaman atau penyuluh untuk mendapatkan saran dan petunjuk. Baca petunjuk yang tertera di label dengan teliti setiap sebelum pestisida digunakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tungro&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Tungro adalah penyakit pada padi berupa virus yang biasanya menyerang pada fase pertumbuhan vegetatif dan menyebabkan tanaman&lt;br /&gt;tumbuh kerdil dan berkurangnya jumlah anakan. Pelepah dan helaian daun memendek dan daun yang terserang berwarna kuning sampai kuning-oranye. Daun muda sering berlurik atau strip berwarna hijau pucat sampai putih dengan panjang berbeda sejajar dengan tulang daun. Gejala mulai dari ujung daun yang lebih tua. Daun menguning berkurang bila daun yang lebih tua terinfeksi. Dua spesies wereng hijau Nephotettix malayanus dan N.virescens adalah serangga yang menyebarkan (vektor) virus tungro.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-pf2DgZYTVck/Tb--O6MfZBI/AAAAAAAAAYI/B9RuX8pL0-I/s1600/tungro.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="214" width="320" src="http://4.bp.blogspot.com/-pf2DgZYTVck/Tb--O6MfZBI/AAAAAAAAAYI/B9RuX8pL0-I/s320/tungro.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Cara pengendalian &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Varietas tahan. Penggunaan varietas tahan seperti TukadUnda, Tukad Balian, Tukad Petanu, Bondoyudo, dan Kalimas merupakan cara terbaik untuk mengendalikan tungro. Rotasi varietas penting untuk mengurangi gangguan ketahanan.  &lt;br /&gt;Pembajakan di bawah sisa tunggul yang terinfeksi. Hal ini dilakukan untuk mengurangi sumber penyakit dan menghancurkan telur dan tempat penetasan wereng hijau. Bajak segera setelah panen bila tanaman sebelumnya terkena penyakit.&lt;br /&gt;Cabut dan bakar tanaman yang sakit. Ini perlu dilakukan kecuali bila serangan tungro sudah menyeluruh. Bila serangan sudah tinggi maka mungkin ada tanaman yang terinfeksi tungro tapi kelihatan sehat. Mencabut tanaman yang terinfeksi dapat mengganggu wereng hijau sehingga makin menyebarluaskan infeksi tungro.&lt;br /&gt;Tanam benih langsung (Tabela): Infeksi tungro biasanya lebih rendah pada tabela karena lebih tingginya populasi&lt;br /&gt;tanaman (bila dibandingkan tanam pindah). Dengan demikian wereng cenderung mencari dan makan serta menyerang tanaman yang lebih rendah populasinya.&lt;br /&gt;Waktu Tanam: Tanam padi saat populasi wereng hijau dan tungro rendah.&lt;br /&gt;Tanam serempak: Upayakan petani tanam serempak. Ini mengurangi penyebaran tungro dari satu lahan ke lahan lainnya karena stadium tumbuh yang relatif seragam.&lt;br /&gt;Bera atau rotasi. Pertanaman padi terus-menerus akan meningkatkan populasi wereng hijau sehingga sulit mencegah infeksi tungro. Adanya periode bera atau tanaman lain selain padi dapat mengurangi populasi wereng hijau dan ketersediaan inang untuk virus tungro.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1112993169721234211-2697048065383013331?l=www.bppkedamean.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.bppkedamean.co.cc/feeds/2697048065383013331/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1112993169721234211&amp;postID=2697048065383013331&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/2697048065383013331'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/2697048065383013331'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.bppkedamean.co.cc/2011/05/hama-penggerek-batang-dan-tungro.html' title='PENGENDALIAN HAMA PENGGEREK BATANG DAN TUNGRO PADA PADI'/><author><name>BAMBANG PUJARATNO, SP</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12424829565472517501</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S1HLn9HCkzI/AAAAAAAAABA/4_oEqhVx_MY/S220/gw.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-gaUf7cM-dOE/Tb--CF-IrTI/AAAAAAAAAYA/qPmb4CCPzr8/s72-c/penggerek%2Bbatang%2Bpadi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1112993169721234211.post-5336438084951379414</id><published>2011-04-22T19:31:00.000+07:00</published><updated>2011-04-22T19:31:37.051+07:00</updated><title type='text'>PENGENDALIAN HAMA TIKUS DAN KEONG MAS PADA PADI</title><content type='html'>&lt;b&gt;Tikus &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Tikus (Rattus argentiventer (Rob. &amp; Kloss)) merusak tanaman padi pada semua tingkat pertumbuhan, dari semai hingga panen, bahkan di gudang penyimpanan. Kerusakan parah terjadi jika tikus menyerang padi pada fase generatif, karena tanaman sudah tidak mampu membentuk anakan baru. Tikus merusak tanaman padi mulai dari tengah petak, kemudian meluas ke arah pinggir. Tikus menyerang padi pada malam hari. Pada siang hari, tikus bersembunyi di dalam lubang pada tanggul-tanggul irigasi, jalan sawah, pematang, dan daerah perkampungan dekat sawah. Pada periode bera, sebagian besar tikus bermigrasi ke daerah perkampungan dekat sawah dan kembali lagi ke sawah setelah pertanaman padi menjelang fase generatif.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-w5y4SJWWHnY/TbF1GPb3yvI/AAAAAAAAASA/9WAEXTD1oIE/s1600/Tikus.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="288" width="300" src="http://3.bp.blogspot.com/-w5y4SJWWHnY/TbF1GPb3yvI/AAAAAAAAASA/9WAEXTD1oIE/s320/Tikus.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Cara pengendalian &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Kendalikan tikus pada awal musim tanam sebelum memasuki masa reproduksi. Kegiatan tersebut meliputi gropyok masal, sanitasi habitat, pemasangan TBS (Trap Barrier System) / Sistem Bubu Perangkap) dan LTBS (Linear Trap Barier Sistem). Gropyok dan sanitasi dilakukan pada habitat-habitat tikus seperti sepanjang tanggul irigasi, pematang besar, tanggul jalan, dan batas sawah dengan perkampungan. Pemasangan bubu perangkap pada pesemaian dan pembuatan TBS dilakukan pada daerah&lt;br /&gt;endemik tikus untuk menekan populasi tikus pada awal musim tanam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Keong mas&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Keong mas (Pomacea canaliculata Lamarck) diperkenalkan ke Asia pada tahun 1980an dari Amerika Selatan sebagai makanan potensial bagi manusia. Namun, kemudian keong mas menjadi hama utama padi yang menyebar ke Filipina, Kamboja, Thailand, Vietnam, dan Indonesia. Keong mas memakan tanaman padi muda serta dapat menghancurkan tanaman pada saat pertumbuhan awal.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-ZVNWrsDlgSc/TbFzl4ho3zI/AAAAAAAAAR4/ULnywtflXg0/s1600/keong%2Bmas.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="234" width="298" src="http://3.bp.blogspot.com/-ZVNWrsDlgSc/TbFzl4ho3zI/AAAAAAAAAR4/ULnywtflXg0/s320/keong%2Bmas.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Cara pengendalian &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Saat-saat penting untuk mengendalikan keong mas adalah pada 10 hari pertama untuk padi tanam pindah dan sebelum tanaman berumur 21 hari pada tabela (tanam benih secara langsung). Setelah itu, tingkat pertumbuhan tanaman biasanya lebih tinggi daripada tingkat kerusakan akibat keong.&lt;br /&gt;Semut merah memakan telur keong, sedangkan bebek (dan kadang-kadang tikus) memakan keong&lt;br /&gt;muda. Bebek ditempatkan di sawah selama persiapan lahan tahap akhir atau setelah tanaman tumbuh cukup besar (misalnya 30-35 hari setelah tanam); keong dapat dipanen, dimasak untuk dimakan oleh manusia.&lt;br /&gt;• Pungut keong dan hancurkan telurnya. Hal ini paling baik dilakukan di pagi dan sore hari ketika keong berada pada keadaan aktif. Tempatkan tongkat bambu untuk menarik keong dewasa meletakkan telurnya.&lt;br /&gt;• Tempatkan dedaunan dan pelepah pisang untuk menarik perhatian keong agar pemungutan keong lebih mudah dilakukan.&lt;br /&gt;• Keong bersifat aktif pada air yang menggenang/ diam dan karenanya, perataan tanah dan pengeringan sawah yang baik dapat menekan kerusakan. Buat saluran-saluran kecil (misalnya, lebar 15-25 cm dan dalam 5 cm) untuk memudahkan pengeringan dan bertindak sebagai titik fokus untuk mengumpulkan keong atau membunuh keong secara manual. Apabila pengendalian air baik, pengeringan dan pengaliran air ke sawah dilakukan hingga stadia anakan (misalnya, 15 hari pertama untuk tanam pindah dan 21 hari pertama untuk tabela).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber :&lt;br /&gt;http://balitpa.litbang.deptan.go.id;&lt;br /&gt;htpp://www.puslittan.bogor.net; www.litbang.deptan.go.id;&lt;br /&gt;www.knowledgebank.irri.org&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1112993169721234211-5336438084951379414?l=www.bppkedamean.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.bppkedamean.co.cc/feeds/5336438084951379414/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1112993169721234211&amp;postID=5336438084951379414&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/5336438084951379414'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/5336438084951379414'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.bppkedamean.co.cc/2011/04/pengendalian-hama-tikus-dan-keong-mas.html' title='PENGENDALIAN HAMA TIKUS DAN KEONG MAS PADA PADI'/><author><name>BAMBANG PUJARATNO, SP</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12424829565472517501</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S1HLn9HCkzI/AAAAAAAAABA/4_oEqhVx_MY/S220/gw.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-w5y4SJWWHnY/TbF1GPb3yvI/AAAAAAAAASA/9WAEXTD1oIE/s72-c/Tikus.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1112993169721234211.post-7609575829507896715</id><published>2011-04-16T14:31:00.000+07:00</published><updated>2011-04-16T14:31:11.155+07:00</updated><title type='text'>JERAMI PADI JADI KOMPOS</title><content type='html'>Tanah dinyatakan subur bila dapat menyediakan unsur hara dalam jumlah cukup dan seimbang serta mempunyai aerasi yang optimum. Tanah yang terus menerus ditanami tingkat kesuburan tanahnya akan semakin berkurang karena sebagian besar hara yang terdapat didalamnya akan diangkut keluar oleh tanaman. Hara yang ditambahkan dari pupuk melalui pemupukan merupakan suplai terbesar dari suatu sistem tanah. Unsur hara yang ada di dalam tanah sangat dibutuhkan tanaman untuk dapat hidup dan berkembang biak. Dengan bantuan energi dari sinar matahari, hara dari dalam tanah ditambah dengan karbon dioksida dari udara ini diubah menjadi senyawa komplek untuk membentuk batang, daun, dan bulir-bulir padi/beras. Padi/beras akan dipanen dan dibawa ke tempat lain, sedangkan jerami sisa-sisa panen umumnya dibakar.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-FLBbwmSdSzg/TalDjvqAyQI/AAAAAAAAAQ4/gSA8-wZH374/s1600/kompos-3.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="240" width="320" src="http://2.bp.blogspot.com/-FLBbwmSdSzg/TalDjvqAyQI/AAAAAAAAAQ4/gSA8-wZH374/s320/kompos-3.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jerami yang dihasilkan dari sisa-sisa panen sebaiknya jangan dibakar, tetapi diolah menjadi kompos dan dikembalikan lagi ke tanah. Kompos jerami ini secara bertahap dapat menambah kandungan bahan organik tanah, dan lambat laun akan mengembalikan kesuburan tanah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilihat dari segi recycle, tentu sangatlah jelas bahwa limbah jerami dapat didaur ulang kembali menjadi barang yang lebih bermanfaat khususnya bagi penyediaan unsur hara tanah, dari segi reuse, penggunaan limbah jerami dapat dipergunakan secara terus menerus untuk dapat memenuhi kebutuhan unsur hara tanah, dilihat dari segi reduce, dengan menggunakan limbah jerami dapat mengurangi tingkat polusi, karena penggunaan limbah jerami dapat menimbulkan polutan apabila dibakar sehingga dapat menimbulkan polusi udara dan dapat berakibat pada pemanasan global yang akan berakibat buruk pada bumi kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan mengolah kembali limbah jerami menjadi kompos, kita dapat menghemat pembelian pupuk organik. Jika kita membandingkan pupuk organik sebanyak 1 kg dengan harga Rp.2000-7500 , dengan pupuk kompos jerami 1 kg yang dapat dibuat sendiri dengan biaya operasional Rp 0, ,maka dapat menghemat biaya operasional lahan sebesar Rp. 2000-7500 per 5 meter persegi lahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembuatan pupuk jerami hanya mempergunakan teknologi fermentasi. Selama masa fermentasi akan terjadi proses pelapukan dan penguraian jerami menjadi kompos. Selama waktu fermentasi ini akan terjadi perubahan fisik dan kimiawi jerami. Proses pelapukan ini dapat diamati secara visual antara lain dengan peningkatan suhu, penurunan volume tumpukan jerami, dan perubahan warna.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-3NdJsV1o5ow/TalE9jas_rI/AAAAAAAAARA/fdzSlzSv2p0/s1600/IMG_8522.JPG" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="240" width="320" src="http://2.bp.blogspot.com/-3NdJsV1o5ow/TalE9jas_rI/AAAAAAAAARA/fdzSlzSv2p0/s320/IMG_8522.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suhu tumpukan jerami akan meningkat dengan cepat sehari/dua hari setelah inkubasi. Suhu akan terus meningkat selama beberapa minggu dan suhunya dapat mencapai 65-70 oC. Pada saat suhu meningkat, mikroba akan dengan giat melakukan penguraian/dekomposisi jerami. Akibat penguraian jerami, volume tumpukan jerami akan menyusut. Penyusutan ini dapat mencapai 50% dari volume semula. Sejalan dengan itu wana jerami juga akan berubah menjadi coklat kehitam-hitaman. Kompos jerami yang sudah memiliki ciri-ciri demikian berarti sudah cukup matang dan siap diaplikasikan ke sawah. Kompos jerami diaplikasikan di tempat di mana jerami tersebut diambil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: http://onlinebuku.com/2009/01/08/pemanfaatan-jerami-menjadi-kompos-jerami/comment-page-1/#comment-1388&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1112993169721234211-7609575829507896715?l=www.bppkedamean.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.bppkedamean.co.cc/feeds/7609575829507896715/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1112993169721234211&amp;postID=7609575829507896715&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/7609575829507896715'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/7609575829507896715'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.bppkedamean.co.cc/2011/04/jerami-padi-jadi-kompos.html' title='JERAMI PADI JADI KOMPOS'/><author><name>BAMBANG PUJARATNO, SP</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12424829565472517501</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S1HLn9HCkzI/AAAAAAAAABA/4_oEqhVx_MY/S220/gw.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-FLBbwmSdSzg/TalDjvqAyQI/AAAAAAAAAQ4/gSA8-wZH374/s72-c/kompos-3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1112993169721234211.post-524465196987378632</id><published>2011-03-09T21:23:00.000+07:00</published><updated>2011-03-09T21:23:32.107+07:00</updated><title type='text'>Tape, Pencegah kanker dan Penuaan Dini</title><content type='html'>Tape adalah sejenis penganan yang dihasilkan dari proses peragian (fermentasi).&lt;br /&gt;Tape bisa dibuat dari singkong (ubi kayu) dan hasilnya dinamakan "tape&lt;br /&gt;singkong". Bila dibuat dari ketan hitam maupun ketan putih, hasilnya dinamakan&lt;br /&gt;"tape pulut" atau "tape ketan".Pembuatan tape melibatkan umbi singkong atau&lt;br /&gt;ketan sebagai substrat dan ragi tape yang dibalurkan pada umbi yang telah&lt;br /&gt;dikupas kulitnya atau ditaburkan pada ketan. Ada dua teknik pembuatan yang&lt;br /&gt;menghasilkan tape biasa, yang basah dan lunak, dan tape kering, yang lebih legit&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-GvGw8LDN2V8/TXeMFlMKGQI/AAAAAAAAAQo/5zqajSzyPTY/s1600/tape%2Bsingkong.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="240" width="320" src="http://2.bp.blogspot.com/-GvGw8LDN2V8/TXeMFlMKGQI/AAAAAAAAAQo/5zqajSzyPTY/s320/tape%2Bsingkong.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan dapat digantung tanpa mengalami kerusakan.&lt;br /&gt;Tape merupakan makanan tradisional yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat&lt;br /&gt;Indonesia. Berbeda dengan makanan-makanan fermentasi lain yang hanya melibatkan&lt;br /&gt;satu mikroorganisme yang berperan utama, seperti tempe atau minuman alkohol,&lt;br /&gt;pembuatan tape melibatkan banyak mikroorganisme. Mikroorganisme yang terdapat di&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dalam ragi tape adalah kapang Amylomyces rouxii, Mucor sp., dan Rhizopus sp.;&lt;br /&gt;khamir Saccharomycopsis fibuligera, Saccharomycopsis malanga, Pichia burtonii,&lt;br /&gt;Saccharomyces cerevisiae, dan Candida utilis; serta bakteri Pediococcus sp. dan&lt;br /&gt;Bacillus sp. Kedua kelompok mikroorganisme tersebut bekerja sama dalam&lt;br /&gt;menghasilkan tape. Mikroorganisme dari kelompok kapang akan menghasilkan&lt;br /&gt;enzim-enzim amilolitik yang akan memecahkan amilum pada bahan dasar menjadi&lt;br /&gt;gula-gula yang lebih sederhana. Proses tersebut sering dinamakan sakarifikasi.&lt;br /&gt;Kemudian khamir akan merubah sebagian gula-gula sederhana tersebut menjadi&lt;br /&gt;alkohol. Inilah yang menyebabkan aroma alkoholis pada tape. Semakin lama tape&lt;br /&gt;tersebut dibuat, semakin kuat alkoholnya.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-UCnyAbUgLmE/TXeNQ6xi44I/AAAAAAAAAQw/8RN0FK9tkGo/s1600/IMG7485A.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="240" width="320" src="http://3.bp.blogspot.com/-UCnyAbUgLmE/TXeNQ6xi44I/AAAAAAAAAQw/8RN0FK9tkGo/s320/IMG7485A.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara pembuatan tape singkong :&lt;br /&gt;Alat yang dibutuhkan : 1. Baskom/tampah 2. Kompor 3. Panci Kukus 4. Piring 5.&lt;br /&gt;Pisau 6. Sendok &amp; Garpu  7. Kipas. Bahan yang dibutuhkan : 1. Air secukupnya&lt;br /&gt;2. Daun pisang 3. Ragi tape yang telah dihaluskan (2 butir) 4. Singkong 2 kg&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Kerja :&lt;br /&gt;1. Siapkan semua bahan.&lt;br /&gt;2. Kupas singkong dan kikis bagian kulit arinya hingga kesat.&lt;br /&gt;3. Potong singkong yang telah dikupas sesuai keinginan.&lt;br /&gt;4. Cuci hingga bersih singkong yang telah dipotong.&lt;br /&gt;5. Sementara menunggu singkong kering, masukkan air ke dalam panci sampai&lt;br /&gt;kira–kira terisi seperempat lalu panaskan hingga mendidih.&lt;br /&gt;6. Setelah air mendidih masukkan singkong ke dalam panci kukus, lalu kukus&lt;br /&gt;hingga singkong ¾ matang, kira – kira ketika ‘daging’ singkong sudah bisa&lt;br /&gt;ditusuk dengan garpu.&lt;br /&gt;7. Setelah matang, angkat singkong yang telah ¾ masak lalu taruh di dalam&lt;br /&gt;baskom/tampah, kemudian didinginkan.&lt;br /&gt;8. Sambil mengipas – ngipas, disiapkan wadah sebagai tempat untuk mengubah&lt;br /&gt;singkong menjadi tape. Wadah itu terdiri dari baskom yang bawahnya dilapisi&lt;br /&gt;dengan daun pisang.&lt;br /&gt;9. Setelah singkong benar – benar dingin, masukkan singkong ke dalam wadah lalu&lt;br /&gt;taburi dengan ragi yang telah dihaluskan.&lt;br /&gt;10. Singkong yang telah diberi ragi ini kemudian ditutup kembali dengan daun&lt;br /&gt;pisang. Singkong ini harus benar – benar tertutup agar mendapatkan hasil yang&lt;br /&gt;maksimal.&lt;br /&gt;11. Setelah singkong ditutupi dengan daun pisang, diamkan selama 2 hari 2 malam&lt;br /&gt;hingga sudah terasa lunak dan manis. Saat itulah singkong telah menjadi tape.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reaksi yang terjadi pada proses pembuatan tape:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reaksi dalam fermentasi singkong menjadi tape adalah glukosa (C6H12O6) yang&lt;br /&gt;merupakan gula paling sederhana , melalui fermentasi akan menghasilkan etanol&lt;br /&gt;(2C2H5OH). Reaksi fermentasi ini dilakukan oleh ragi, dan digunakan pada&lt;br /&gt;produksi makanan.&lt;br /&gt;Persamaan Reaksi Kimia :&lt;br /&gt;C6H12O6 -------&gt;    2C2H5OH + 2CO2 + 2 ATP&lt;br /&gt;Penjabarannya :&lt;br /&gt;Gula (glukosa, fruktosa, atau sukrosa)  ----------&gt;Alkohol (etanol) +&lt;br /&gt;Karbon dioksida + Energi (ATP)&lt;br /&gt;Manfaat Tape :&lt;br /&gt;1. Sumber energi yang cukup potensial karena energi yang dikandung 100 gram tape&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;setara dengan yang diperoleh dari nasi dengan ukuran yang sama.&lt;br /&gt;2. Mampu menghaluskan kulit wajah dan mengusir jerawat.&lt;br /&gt;3. Mengandung bakteri probiotik (Lactobacillus, bifidobacteria) yang sangat&lt;br /&gt;dibutuhkan dalam membantu proses pencernaan dalam tubuh, dimana bakteri&lt;br /&gt;probiotik berfungsi menghambat bakteri-bakteri pathogen seperti Salmonella,&lt;br /&gt;Staphylococcus, E.Coli yang berdampak negatif terhadap kesehatan.&lt;br /&gt;4. Tape ketan mengandung berbagai pigmen dan senyawa fenolik yang berperan&lt;br /&gt;sebagai antioksidan untuk menangkal serangan radikal bebas sehingga berguna&lt;br /&gt;mencegah kanker dan penuaan dini.&lt;br /&gt;Pembuatan tape termasuk dalam bioteknologi konvensional (tradisional) karena&lt;br /&gt;masih menggunakan cara-cara yang  terbatas,pada proses pembuatan tape, jamur&lt;br /&gt;ragi akan memakan glukosa yang ada di dalam singkong/tape sebagai makanan untuk&lt;br /&gt;pertumbuhannya, sehingga singkong/tape akan menjadi lunak, jamur tersebut akan&lt;br /&gt;merubah glukosa menjadi alkohol,dalam pembuatan tape, ragi (Saccharomyces&lt;br /&gt;cereviceae) mengeluarkan enzim yang dapat memecah karbohidrat pada singkong&lt;br /&gt;menjadi gula yang lebih sederhana. Oleh karena itu, tape terasa manis apabila&lt;br /&gt;sudah matang walaupun tanpa diberi gula sebelumnya, kegagalan dalam pembuatan&lt;br /&gt;tape biasanya dikarenakan enzim pada ragi Saccharomyces cereviceae tidak pecah&lt;br /&gt;apabila terdapat udara yang mengganggu proses pemecahan enzim&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1112993169721234211-524465196987378632?l=www.bppkedamean.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.bppkedamean.co.cc/feeds/524465196987378632/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1112993169721234211&amp;postID=524465196987378632&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/524465196987378632'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/524465196987378632'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.bppkedamean.co.cc/2011/03/tape-pencegah-kanker-dan-penuaan-dini.html' title='Tape, Pencegah kanker dan Penuaan Dini'/><author><name>BAMBANG PUJARATNO, SP</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12424829565472517501</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S1HLn9HCkzI/AAAAAAAAABA/4_oEqhVx_MY/S220/gw.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-GvGw8LDN2V8/TXeMFlMKGQI/AAAAAAAAAQo/5zqajSzyPTY/s72-c/tape%2Bsingkong.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1112993169721234211.post-4116751644671336567</id><published>2011-02-10T23:13:00.001+07:00</published><updated>2011-02-10T23:15:21.431+07:00</updated><title type='text'>BUDIDAYA RUMPUT GAJAH MINI</title><content type='html'>Rumput gajah mini (Pennisetum purpureum schamach ) semakin naik pamor sebagai dekorasi taman. Perannya tak hanya sebagai penutup tanah, tapi juga untuk pemanis nat lantai carport dan pembatas teras dengan taman. Daunnya berwarna hijau pekat menyejukkan mata. Ciri khas lainnya, berdaun tebal dengan tepian yang agak keriting. Panjang daun hanya 5 cm -- rumput gajah biasa ada yang 10 cm - dengan akar sepanjang 5 cm – 8 cm. Meski tampilannya rada buntet tapi terlihat rapi.&lt;br /&gt;Di desa Banyuurip Kecamatan Kedamean Kabupaten Gresik, banyak petani yang berusaha tani tanaman hias, mulai dari Anthurium sampai Adenium dan kini mulai merambah ke tanaman hias rumput gajah mini. Mengingat prospek tanaman hias ini sangat menjanjikan, para petani maupun para pengusaha tanaman hias di desa banyuurip mulai mengarahkan sasarannya ke rumput gajah mini, namun tanaman hias yang lain tetap mendapatkan perhatian. Desa Banyuurip merupakan sentra tanaman hias di Kabupaten Gresik, disamping  juga desa Menunggal dan Karangandong.&lt;br /&gt;Daya tarik rumput yang harganya berkisar Rp.25.000 – Rp.35.000 per meter persegi ini ada pada tampilan yang lebih rapi dibanding saudaranya, rumput gajah “maksi”. Daunnya pendek dan tak cepat gondrong. Kita pun tak perlu repot - repot mencukurnya tiap bulan. Untuk menjaga kesuburan, kita cukup menaburi urea dan NPK tiap dua minggu sekali.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TVQOBPvWFlI/AAAAAAAAAQY/XNkkt9XI5oI/s1600/rumput%2Bgajah%2Bmini.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="240" width="320" src="http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TVQOBPvWFlI/AAAAAAAAAQY/XNkkt9XI5oI/s320/rumput%2Bgajah%2Bmini.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Langkah Praktis Menanam rumput gajah mini :&lt;br /&gt;1. Gemburkan tanah menggunakan cangkul. Cangkul dan balikkan tanah hingga kedalaman sekitar 20 cm. Setelah itu, ratakan permukaan tanah.&lt;br /&gt;2. Siapkan rumput dalam bentuk dan ukuran kecil. Pecah rumput besar menjadi ukuran lebih kecil, antara 3 cm – 5 cm. Setelah itu, benamkan rumput ke dalam tanah hingga seluruh akarnya tertimbun. Benamkan rumput secara zigzag sehingga nantinya pertumbuhan rumput subur, rapat dan rapi.&lt;br /&gt;3. Perkuat “ikatan” rumput dengan tanah. Pukul perlahan permukaan rumput hingga akarnya melekat ke dalam tanah. Ratakan juga posisi rumput dan permukaan tanah dengan menggunakan permukaan lebar batu bata atau balok kayu. Diamkan rumput selama satu minggu hingga akarnya tumbuh.&lt;br /&gt;4. Taburkan pupuk urea dan NPK secara merata. Lakukan proses ini dua minggu kemudian.&lt;br /&gt;5. Siram dengan air menggunakan gembor (ceret) yang berlubang kecil. Tekanan rendah akan menghindari penggenangan air pada tanah dan rumput yang dapat mengakibatkan pembusukan rumput. &lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TVQOsfnZysI/AAAAAAAAAQg/KfOyHzQAi_8/s1600/bambank2.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="320" width="197" src="http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TVQOsfnZysI/AAAAAAAAAQg/KfOyHzQAi_8/s320/bambank2.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;(Oleh : Bambang Pujaratna, SP)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1112993169721234211-4116751644671336567?l=www.bppkedamean.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.bppkedamean.co.cc/feeds/4116751644671336567/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1112993169721234211&amp;postID=4116751644671336567&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/4116751644671336567'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/4116751644671336567'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.bppkedamean.co.cc/2011/02/budidaya-rumput-gajah-mini.html' title='BUDIDAYA RUMPUT GAJAH MINI'/><author><name>BAMBANG PUJARATNO, SP</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12424829565472517501</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S1HLn9HCkzI/AAAAAAAAABA/4_oEqhVx_MY/S220/gw.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TVQOBPvWFlI/AAAAAAAAAQY/XNkkt9XI5oI/s72-c/rumput%2Bgajah%2Bmini.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1112993169721234211.post-8530838963058381320</id><published>2011-01-19T23:45:00.000+07:00</published><updated>2011-01-19T23:45:14.583+07:00</updated><title type='text'>SLPTT PADI NON HIBRIDA DI MENUNGGAL</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TTcS9STn6VI/AAAAAAAAAP4/zXNAkVCJEtM/s1600/SLPTT%2BPADI.JPG" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="240" width="320" src="http://2.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TTcS9STn6VI/AAAAAAAAAP4/zXNAkVCJEtM/s320/SLPTT%2BPADI.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;      Pada hari Kamis, tanggal 6 Januari 2010, dilaksanakan pertemuan SLPTT di Dusun Kemuning, Desa Menunggal, Kecamatan Kedamean Kab. Gresik. Pada pertemuan kali ini materi yang di bahas adalah tentang Sistem Tanam Padi " Jajar Legowo " maupun Pengamatan langsung di lahan LL dan lahan pembanding (non LL). Tanaman padi di lahan sawah ini menginjak umur 24 hari dengan rata-rata ketinggian 39 cm. pada pengamatan ini diketemukan ada sedikit hama dan musuh alami, hama yang diketemukan adalah Walang Sangit (Leptocorisa oratorius), Ulat Grayak (Spodoptera litura dan S. exigua), Sundep (penggerek batang padi) dan Orong-orong. sedangkan musuh alami diketemukan laba-laba. Namun hama-hama tersebut masih sedikit dan belum melampaui ambang batas ekonomi.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TTcT8qzdEbI/AAAAAAAAAQA/xUif2EvwAyw/s1600/SLPTT%2BPADI%2BDI%2BMENUNGGAL.JPG" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="240" width="320" src="http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TTcT8qzdEbI/AAAAAAAAAQA/xUif2EvwAyw/s320/SLPTT%2BPADI%2BDI%2BMENUNGGAL.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;      Pertemuan SLPTT yang diikuti oleh sekitar 30 orang anggota Kelompok Tani Rukun Makmur II dusun Kemuning ini berjalan dengan baik dan petani menyambut sangat antusias. Hadir dalam pertemuan ini adalah PPL Wilayah, Bpk. Bambang Pujaratno, Ibu Laily Wahyuni, Ibu Suminah dan Pengamat Hama Penyakit Bpk. Masbukhin.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TTcU7QahTOI/AAAAAAAAAQI/8uBCZkQpDlE/s1600/IMG_8418.JPG" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="240" width="320" src="http://4.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TTcU7QahTOI/AAAAAAAAAQI/8uBCZkQpDlE/s320/IMG_8418.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1112993169721234211-8530838963058381320?l=www.bppkedamean.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.bppkedamean.co.cc/feeds/8530838963058381320/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1112993169721234211&amp;postID=8530838963058381320&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/8530838963058381320'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/8530838963058381320'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.bppkedamean.co.cc/2011/01/slptt-padi-non-hibrida-di-menunggal.html' title='SLPTT PADI NON HIBRIDA DI MENUNGGAL'/><author><name>BAMBANG PUJARATNO, SP</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12424829565472517501</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S1HLn9HCkzI/AAAAAAAAABA/4_oEqhVx_MY/S220/gw.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TTcS9STn6VI/AAAAAAAAAP4/zXNAkVCJEtM/s72-c/SLPTT%2BPADI.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1112993169721234211.post-6273411676361905610</id><published>2011-01-05T20:53:00.002+07:00</published><updated>2011-01-05T21:12:29.515+07:00</updated><title type='text'>TANAM PADI SISTEM JAJAR LEGOWO</title><content type='html'>&lt;b&gt;JAJAR LEGOWO&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TSR7SX5xIUI/AAAAAAAAAPg/096hbmGVaRQ/s1600/IMG_6844.JPG" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="240" width="320" src="http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TSR7SX5xIUI/AAAAAAAAAPg/096hbmGVaRQ/s320/IMG_6844.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Jajar Legowo adalah cara tanam padi sawah yang memiliki beberapa barisan tanaman kemudian diselingi oleh 1 baris kosong dimana jarak tanam pada barisan pinggir ½ kali jarak tanaman pada baris tengah.&lt;br /&gt;Cara tanam jajar legowo untuk padi sawah secara umum bisa dilakukan dengan berbagai tipe yaitu: legowo (2:1), (3:1), (4:1), (5:1), (6:1) atau tipe lainnya. Namun dari hasil penelitian, tipe terbaik untuk mendapatkan produksi gabah tertinggi dicapai oleh legowo 4:1, dan untuk mendapat bulir gabah berkualitas benih dicapai oleh legowo 2:1.&lt;br /&gt;Pengertian jajar legowo 4 : 1 adalah cara tanam yang memiliki 4 barisan kemudian diselingi oleh 1 barisan kosong dimana pada setiap baris pinggir mempunyai jarak tanam &gt;2 kali jarak tanam pada barisan tengah. Dengan demikian, jarak tanam pada tipe legowo 4 : 1 adalah 20 cm (antar barisan dan pada barisan tengah) x 10 cm (barisan pinggir) x 40 cm (barisan kosong).&lt;br /&gt;Pengertian jajar legowo 2 : 1 adalah cara tanam yang memiliki 2 barisan kemudian diselingi oleh 1 barisan kosong dimana pada setiap baris pinggir mempunyai jarak tanam 1/2 kali jarak tanam antar barisan. Dengan demikian, jarak tanam pada tipe legowo 2 : 1 adalah 20 cm (antar barisan) x 10 cm (barisan pinggir) x 40 cm (barisan kosong).&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TSR7Sl6hM2I/AAAAAAAAAPo/TaW5L8tdeu8/s1600/banyuurip.JPG" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="240" width="320" src="http://2.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TSR7Sl6hM2I/AAAAAAAAAPo/TaW5L8tdeu8/s320/banyuurip.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Modifikasi jarak tanam pada cara tanam legowo bisa dilakukan dengan berbagai pertimbangan. Secara umum, jarak tanam yang dipakai adalah 20 cm dan bisa dimodifikasi menjadi 22,5 cm atau 25 cm sesuai pertimbangan varietas padi yang akan ditanam atau tingkat kesuburan tanahnya.&lt;br /&gt;Jarak tanam untuk padi yang sejenis dengan varietas IR-64, seperti varietas Ciherang cukup dengan jarak 20 cm, sedangkan untuk varietas padi yang punya penampilan lebih lebat dan tinggi perlu diberi jarak tanam yang lebih lebar misalnya antara 22,5 – 25 cm. Demikian juga pada tanah yang kurang subur cukup digunakan jarak tanam 20 cm, sedangkan pada tanah yang lebih subur perlu diberi jarak tanam yang lebih lebar misalnya 22,5 cm atau pada tanah yang sangat subur jarak tanamnya 25 cm. Pemilihan ukuran jarak tanam bertujuan agar mendapat hasil yang optimal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TUJUAN LEGOWO&lt;br /&gt;Tujuan cara tanam legowo adalah :&lt;br /&gt;1. Memanfaatkan sinar matahari bagi tanaman yang berada pada bagian pinggir barisan. Semakin banyak sinar matahari yang mengenai tanaman, maka proses fotosintesis oleh daun tanaman akan semakin tinggi sehingga akan mendapatkan bobot buah yang lebih berat.&lt;br /&gt;2. Mengurangi kemungkinan serangan hama, terutama tikus. Pada lahan yang relatif terbuka, hama tikus kurang suka tinggal di dalamnya.&lt;br /&gt;3. Menekan serangan penyakit. Pada lahan yang relatif terbuka, kelembaban akan semakin berkurang, sehingga serangan penyakit juga akan berkurang.&lt;br /&gt;4. Mempermudah pelaksanaan pemupukan dan pengendalian hama / penyakit. Posisi orang yang melaksakan pemupukan dan pengendalian hama / penyakit bisa leluasa pada barisan kosong di antara 2 barisan legowo.&lt;br /&gt;5. Menambah populasi tanaman. Misal pada legowo 2 : 1, populasi tanaman akan bertambah sekitar 30 %. Bertambahnya populasi tanaman akan memberikan harapan peningkata produktivitas hasil.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TSR7TM53SvI/AAAAAAAAAPw/jXmxhxzMuRw/s1600/IMG_8246.JPG" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="240" width="320" src="http://2.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TSR7TM53SvI/AAAAAAAAAPw/jXmxhxzMuRw/s320/IMG_8246.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;TEKNIK PENERAPAN&lt;br /&gt;1. Pembuatan Baris Tanam&lt;br /&gt;Persiapkan alat garis tanam dengan ukuran jarak tanam yang dikehendaki. Bahan untuk alat garis tanam bisa digunakan kayu atau bahan lain yang tersedia serta biaya terjangkau. Lahan sawah yang telah siap ditanami, 1-2 hari sebelumnya dilakukan pembuangan air sehingga lahan dalam keadaan macak-macak. Ratakan dan datarkan sebaik mungkin. Selanjutnya dilakukan pembentukan garis tanam yang lurus dan jelas dengan cara menarik alat garis tanam yang sudah dipersiapkan sebelumnya serta dibantu dengan tali yang dibentang dari ujung ke ujung lahan.&lt;br /&gt;2. Tanam&lt;br /&gt;Umur bibit padi yang digunakan sebaiknya kurang dari 21 hari. Gunakan 1-3 bibit per lubang tanam pada perpotongan garis yang sudah terbentuk. Cara laju tanam sebaiknya maju agar perpotongan garis untuk lubang tanam bisa terlihat dengan jelas. Namun apabila kebiasaan tanam mundur juga tidak menjadi masalah, yang penting populasi tanaman yang ditanam dapat terpenuhi. Pada alur pinggir kiri dan kanan dari setiap barisan legowo, populasi tanaman ditambah dengan cara menyisipkan tanaman di antara 2 lubang tanam yang tersedia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Pemupukan&lt;br /&gt;Pemupukan dilakukan dengan cara tabur. Posisi orang yang melakukan pemupukan berada pada barisan kosong di antara 2 barisan legowo. Pupuk ditabur ke kiri dan ke kanan dengan merata, sehingga 1 kali jalan dapat melalukan pemupukan 2 barisan legowo. Khusus cara pemupukan pada legowo 2 : 1 boleh dengan cara ditabur di tengah alur dalam barisan legowonya.&lt;br /&gt;4. Penyiangan&lt;br /&gt;Penyiangan bisa dilakukan dengan tangan atau dengan menggunakan alat siang seperti landak/gasrok. Apabila penyiangan dilakukan dengan alat siang, cukup dilakukan ke satu arah sejajar legowo dan tidak perlu dipotong seperti penyiangan pada cara tanam bujur sangkar. Sisa gulma yang tidak tersiang dengan alat siang di tengah barisan legowo bisa disiang dengan tangan, bahkan sisa gulma pada barisan pinggir legowo sebenarnya tidak perlu diambil karena dengan sendirinya akan kalah persaingan dengan pertumbuhan tanaman padi.&lt;br /&gt;5. Pengendalian Hama dan Penyakit&lt;br /&gt;Pada pengendalian hama dan penyakit dengan menggunakan alat semprot atau handsprayer, posisi orang berada pada barisan kosong di antara 2 barisan legowo. Penyemprotan diarahkan ke kiri dan ke kanan dengan merata, sehingga 1 kali jalan dapat melakukan penyemprotan 2 barisan legowo.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1112993169721234211-6273411676361905610?l=www.bppkedamean.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://bambank.xanga.com/' title='TANAM PADI SISTEM JAJAR LEGOWO'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.bppkedamean.co.cc/feeds/6273411676361905610/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1112993169721234211&amp;postID=6273411676361905610&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/6273411676361905610'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/6273411676361905610'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.bppkedamean.co.cc/2011/01/tanam-padi-sistem-jajar-legowo.html' title='TANAM PADI SISTEM JAJAR LEGOWO'/><author><name>BAMBANG PUJARATNO, SP</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12424829565472517501</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S1HLn9HCkzI/AAAAAAAAABA/4_oEqhVx_MY/S220/gw.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TSR7SX5xIUI/AAAAAAAAAPg/096hbmGVaRQ/s72-c/IMG_6844.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1112993169721234211.post-5074973005983574413</id><published>2010-12-23T14:47:00.001+07:00</published><updated>2010-12-23T14:50:31.253+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1112993169721234211-5074973005983574413?l=www.bppkedamean.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.bppkedamean.co.cc/feeds/5074973005983574413/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1112993169721234211&amp;postID=5074973005983574413&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/5074973005983574413'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/5074973005983574413'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.bppkedamean.co.cc/2010/12/cara-menanam-kacang-panjang.html' title=''/><author><name>BAMBANG PUJARATNO, SP</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12424829565472517501</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S1HLn9HCkzI/AAAAAAAAABA/4_oEqhVx_MY/S220/gw.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1112993169721234211.post-3221483319063115541</id><published>2010-12-23T14:39:00.000+07:00</published><updated>2010-12-23T14:39:43.702+07:00</updated><title type='text'>PELAKSANAAN SLPTT DI DUSUN PILANGGRESIK - KEDAMEAN</title><content type='html'>PELAKSANAAN SLPTT DI DUSUN PILANGGRESIK - KEDAMEAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelaksanaan SLPTT Padi Hibrida pada tanggal 22 Desember 2010 dilaksanakan di dusun Pilang Gresik Kec. Kedamean. Dalam SLPTT ini, PPL, THL, Mantri Tani dan Petugas OPT Kec. Kedamean semuanya hadir. Pertemuan kali ini membahas tentang musuh alami hama padi maupun tentang hama dan penyakit yang menyerang tanaman padi. Petani langsung melaksanakan praktek di lahan LL (laboratorium Lapang) milik petani.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TRL8W8O7XfI/AAAAAAAAAOk/ZuX28zzuc14/s1600/IMG_8249.JPG" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="150" width="200" src="http://3.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TRL8W8O7XfI/AAAAAAAAAOk/ZuX28zzuc14/s200/IMG_8249.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TRL8XfX2ueI/AAAAAAAAAOs/ODJXrOhJLV4/s1600/IMG_8250.JPG" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="150" width="200" src="http://4.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TRL8XfX2ueI/AAAAAAAAAOs/ODJXrOhJLV4/s200/IMG_8250.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TRL8X4aBDdI/AAAAAAAAAO0/yaBUmuwnaJU/s1600/IMG_8246.JPG" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="150" width="200" src="http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TRL8X4aBDdI/AAAAAAAAAO0/yaBUmuwnaJU/s200/IMG_8246.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1112993169721234211-3221483319063115541?l=www.bppkedamean.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.bppkedamean.co.cc/feeds/3221483319063115541/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1112993169721234211&amp;postID=3221483319063115541&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/3221483319063115541'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/3221483319063115541'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.bppkedamean.co.cc/2010/12/pelaksanaan-slptt-di-dusun-pilanggresik.html' title='PELAKSANAAN SLPTT DI DUSUN PILANGGRESIK - KEDAMEAN'/><author><name>BAMBANG PUJARATNO, SP</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12424829565472517501</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S1HLn9HCkzI/AAAAAAAAABA/4_oEqhVx_MY/S220/gw.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TRL8W8O7XfI/AAAAAAAAAOk/ZuX28zzuc14/s72-c/IMG_8249.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1112993169721234211.post-6181035919500383143</id><published>2010-12-09T22:56:00.003+07:00</published><updated>2010-12-11T22:56:48.504+07:00</updated><title type='text'>Pelatihan Media Cetak Angkatan II bagi PPL</title><content type='html'>Bertempat di BDP Mataram - Lombok - NTB, dilaksanakan Pelatihan Media Cetak &amp; Visual Angkatan II oleh Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP) Ciawi - Bogor dari tanggal 28 Nopember s/d 4 Desember 2010. Tujuan daripada pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan penyuluh melalui media massa tercetak dan visual.&lt;br /&gt;Peserta Pelatihan Media Cetak dan Visual ini adalah dari Propinsi NTB, NTT, Bali, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, DI Yogyakarya, Kalimantan Selatan, Timur, Tengah dan Kalimantan barat. Pelatihan untuk Media Cetak berjumlah 56 jam pelajaran, terdiri dari Materi Kelompok Dasar 9 jam, Kelompok Inti 35 jam dan Kelompok Penunjang 12 jam pelajaran.&lt;a href="http://www.deptan.go.id/bpsdm/ppmkp/?page=rpc.html"&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1112993169721234211-6181035919500383143?l=www.bppkedamean.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.deptan.go.id/bpsdm/ppmkp/?page=rpc.html' title='Pelatihan Media Cetak Angkatan II bagi PPL'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.bppkedamean.co.cc/feeds/6181035919500383143/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1112993169721234211&amp;postID=6181035919500383143&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/6181035919500383143'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/6181035919500383143'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.bppkedamean.co.cc/2010/12/pelatihan-media-cetak-angk-ii-bagi-ppl.html' title='Pelatihan Media Cetak Angkatan II bagi PPL'/><author><name>BAMBANG PUJARATNO, SP</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12424829565472517501</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S1HLn9HCkzI/AAAAAAAAABA/4_oEqhVx_MY/S220/gw.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1112993169721234211.post-4639442212621920271</id><published>2010-11-23T19:18:00.004+07:00</published><updated>2010-11-23T19:38:26.546+07:00</updated><title type='text'>MEMBUAT PUPUK KOMPOS/BOKHASI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TOu1qe0r9LI/AAAAAAAAAOc/SyZ2iZS-Jp8/s1600/IMG_8083.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TOu1qe0r9LI/AAAAAAAAAOc/SyZ2iZS-Jp8/s200/IMG_8083.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5542723507842708658" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TOu1phSdZRI/AAAAAAAAAOU/9OMjO8MmAs0/s1600/KOMPOS.bmp"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 58px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TOu1phSdZRI/AAAAAAAAAOU/9OMjO8MmAs0/s200/KOMPOS.bmp" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5542723491324585234" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Moretan dapat dimanfaatkan untuk membuat bokhasi/kompos dengan cepat dan hasilnya memuaskan sehingga dapat digunakan untuk memupuk tanaman kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembuatan kompos dapat dilakukan dengan bahan -bahan sebagai berikut   :&lt;br /&gt;1. Sekam 4 karung (100 kg)&lt;br /&gt;2. Kotoran kambing 2 karung (100 kg)&lt;br /&gt;3. Dedak halus 1 karung (10 kg)&lt;br /&gt;4. Moretan 5 liter &lt;br /&gt;5. Air 100 liter &lt;br /&gt;6. Embrat (alat penyiram) 1 buah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun langkah-langkahnya:&lt;br /&gt;1. Campur dan aduk sekam dengan kotoran kambing.&lt;br /&gt;2. Tambahkan dedak halus lalu diaduk lagi hingga rata.&lt;br /&gt;3. Campurkan 2 gelas moretan dengan 10 liter air.&lt;br /&gt;4. Siramkan moretan pada campuran sekam, kotoran kambing dan dedak sampai rata.&lt;br /&gt;5. Penyiraman moretan dilakukan sampai campuran tidak mengeluarkan air dan tidak dikepal dan tidak buyar/pecah ketika dibuka kepalannya.&lt;br /&gt;6. Tumpuk campuran setinggi 0,5 – 1 M.&lt;br /&gt;tutup campuran dan terpal selama 1 minggu. Setiap 3 hari sekali dibalik supaya tidak terlalu panas.&lt;br /&gt;7. Campuran telah menjadi bokhasi jika muncul bau seperti tape dan berwarna &lt;br /&gt;kecoklatan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1112993169721234211-4639442212621920271?l=www.bppkedamean.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.bppkedamean.co.cc/feeds/4639442212621920271/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1112993169721234211&amp;postID=4639442212621920271&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/4639442212621920271'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/4639442212621920271'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.bppkedamean.co.cc/2010/11/membuat-pupuk-komposbokhasi.html' title='MEMBUAT PUPUK KOMPOS/BOKHASI'/><author><name>BAMBANG PUJARATNO, SP</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12424829565472517501</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S1HLn9HCkzI/AAAAAAAAABA/4_oEqhVx_MY/S220/gw.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TOu1qe0r9LI/AAAAAAAAAOc/SyZ2iZS-Jp8/s72-c/IMG_8083.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1112993169721234211.post-1044865485574225668</id><published>2010-10-18T20:40:00.008+07:00</published><updated>2010-10-18T21:17:39.731+07:00</updated><title type='text'>Pendaftaran CPNS Deptan Tahun 2010</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TLxTUFf5t7I/AAAAAAAAAOE/nY2xCzBzlqg/s1600/IMG_6835.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 160px; height: 120px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TLxTUFf5t7I/AAAAAAAAAOE/nY2xCzBzlqg/s200/IMG_6835.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5529386047042598834" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kementerian Pertanian membuka pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) guna mengisi lowongan formasi Kementerian Pertanian Tahun Anggaran 2010 untuk ditempatkan pada Kantor Pusat dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) lingkup Kementerian Pertanian di seluruh Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan dari rekrutmen ini adalah mencari tenaga-tenaga yang berkompeten di bidangnya, berwawasan luas, bermoral dan berdedikasi tinggi untuk bergabung menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kementerian Pertanian untuk membangun pertanian Indonesia yang berkelanjutan. Kualifikasi pendidikan yang dibutuhkan guna mengisi formasi PNS di Kementerian Pertanian dapat dilihat pada menu Pengumuman. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;UNTUK LEBIH LENGKAPNYA SILAHKAN KLIK "PENDAFTARAN CPNS DEPTAN TAHUN 2010"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1112993169721234211-1044865485574225668?l=www.bppkedamean.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://cpns.deptan.go.id/default.asp' title='Pendaftaran CPNS Deptan Tahun 2010'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.bppkedamean.co.cc/feeds/1044865485574225668/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1112993169721234211&amp;postID=1044865485574225668&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/1044865485574225668'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/1044865485574225668'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.bppkedamean.co.cc/2010/10/pertanian-wringinanom-pemilihan.html' title='Pendaftaran CPNS Deptan Tahun 2010'/><author><name>BAMBANG PUJARATNO, SP</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12424829565472517501</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S1HLn9HCkzI/AAAAAAAAABA/4_oEqhVx_MY/S220/gw.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TLxTUFf5t7I/AAAAAAAAAOE/nY2xCzBzlqg/s72-c/IMG_6835.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1112993169721234211.post-155052039115235693</id><published>2010-10-11T22:23:00.003+07:00</published><updated>2011-05-06T16:55:18.662+07:00</updated><title type='text'>BUDIDAYA PISANG</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TLMtCqlfHnI/AAAAAAAAAN0/oHG2tUQA7EY/s1600/banana.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 170px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TLMtCqlfHnI/AAAAAAAAAN0/oHG2tUQA7EY/s200/banana.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5526810691528236658" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TLMtCHcuQaI/AAAAAAAAANs/7Sj1NfJfKhM/s1600/pisang1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 137px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TLMtCHcuQaI/AAAAAAAAANs/7Sj1NfJfKhM/s200/pisang1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5526810682096239010" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Budidaya Pisang   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PISANG ( Musa sp. )&lt;br /&gt;Sumber : Sistim Informasi Manajemen Pembangunan di Perdesaan, BAPPENAS, Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. SEJARAH SINGKAT&lt;br /&gt;Pisang adalah tanaman buah berupa herba yang berasal dari kawasan di Asia Tenggara (termasuk Indonesia). Tanaman ini kemudian menyebar ke Afrika (Madagaskar), Amerika Selatan dan Tengah. Di Jawa Barat, pisang disebut dengan Cau, di Jawa Tengah dan Jawa Timur dinamakan Gedhang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. JENIS TANAMAN&lt;br /&gt;Klasifikasi botani tanaman pisang adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;Divisi : Spermatophyta&lt;br /&gt;Sub divisi : Angiospermae&lt;br /&gt;Kelas : Monocotyledonae&lt;br /&gt;Keluarga : Musaceae&lt;br /&gt;Genus : Musa&lt;br /&gt;Spesies : Musa spp.&lt;br /&gt;Jenis pisang dibagi menjadi tiga:&lt;br /&gt;1) Pisang yang dimakan buahnya tanpa dimasak yaitu M. paradisiaca var Sapientum, M. nana atau disebut juga M. cavendishii, M. sinensis. Misalnya pisang Ambon, Susu, Raja, Cavendish, Barangan dan Mas.&lt;br /&gt;2) Pisang yang dimakan setelah buahnya dimasak yaitu M. paradisiaca forma typicaatau disebut juga M. paradisiaca normalis. Misalnya pisang nangka, tanduk dan kepok.&lt;br /&gt;3) Pisang berbiji yaitu M. brachycarpa yang di Indonesia dimanfaatkan daunnya. Misalnya pisang batu dan klutuk.&lt;br /&gt;4) Pisang yang diambil seratnya misalnya pisang manila (abaca).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. MANFAAT TANAMAN&lt;br /&gt;Pisang adalah buah yang sangat bergizi yang merupakan sumber vitamin, mineral dan juga karbohidrat. Pisang dijadikan buah meja, sale pisang, pure pisang dan tepung pisang. Kulit pisang dapat dimanfaatkan untuk membuat cuka melalui proses fermentasi alkohol dan asam cuka. Daun pisang dipakai sebagi pembungkus berbagai macam makanan trandisional Indonesia. Batang pisang abaca diolah menjadi serat untuk pakaian, kertas dsb. Batang pisang yang telah dipotong kecil dan daun pisang dapat dijadikan makanan ternak ruminansia (domba, kambing) pada saat musim kemarau dimana rumput tidak/kurang tersedia. Secara tradisional, air umbi batang pisang kepok dimanfaatkan sebagai obat disentri dan pendarahan usus besar sedangkan air batang pisang digunakan sebagai obat sakit kencing dan penawar racun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. SENTRA PENANAMAN&lt;br /&gt;Hampir di setiap tempat dapat dengan mudah ditemukan tanaman pisang. Pusat produksi pisang di Jawa Barat adalah Cianjur, Sukabumi dan daerah sekitar Cirebon. Tidak diketahui dengan pasti berapa luas perkebunan pisang di Indonesia. Walaupun demikian Indonesia termasuk salah satu negara tropis yang memasok pisang segar/kering ke Jepang, Hongkong, Cina, Singapura, Arab, Australia, Negeri Belanda, Amerika Serikat dan Perancis. Nilai ekspor tertinggi pada tahun 1997 adalah ke Cina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. SYARAT TUMBUH&lt;br /&gt;5.1. Iklim&lt;br /&gt;1) Iklim tropis basah, lembab dan panas mendukung pertumbuhan pisang. Namun demikian pisang masih dapat tumbuh di daerah subtropis. Pada kondisi tanpa air, pisang masih tetap tumbuh karena air disuplai dari batangnya yang berair tetapi produksinya tidak dapat diharapkan.&lt;br /&gt;2) Angin dengan kecepatan tinggi seperti angin kumbang dapat merusak daun dan mempengaruhi pertumbuhan tanaman.&lt;br /&gt;3) Curah hujan optimal adalah 1.520–3.800 mm/tahun dengan 2 bulan kering. Variasi curah hujan harus diimbangi dengan ketinggian air tanah agar tanah tidak tergenang.&lt;br /&gt;5.2. Media Tanam&lt;br /&gt;1) Pisang dapat tumbuh di tanah yang kaya humus, mengandung kapur atau tanah berat. Tanaman ini rakus makanan sehingga sebaiknya pisang ditanam di tanah berhumus dengan pemupukan.&lt;br /&gt;2) Air harus selalu tersedia tetapi tidak boleh menggenang karena pertanaman pisang harus diari dengan intensif. Ketinggian air tanah di daerah basah adalah 50-200 cm, di daerah setengah basah 100 - 200 cm dan di daerah kering 50 - 150 cm. Tanah yang telah mengalami erosi tidak akan menghasilkan panen pisang yang baik. Tanah harus mudah meresapkan air. Pisang tidak hidup pada tanah yang mengandung garam 0,07%.&lt;br /&gt;5.3. Ketinggian Tempat&lt;br /&gt;Tanaman ini toleran akan ketinggian dan kekeringan. Di Indonesia umumnya dapat tumbuh di dataran rendah sampai pegunungan setinggi 2.000 m dpl. Pisang ambon, nangka dan tanduk tumbuh baik sampai ketinggian 1.000 m dpl&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. PEDOMAN BUDIDAYA&lt;br /&gt;6.1. Pembibitan&lt;br /&gt;Pisang diperbanyak dengan cara vegetatif berupa tunas-tunas (anakan).&lt;br /&gt;1) Persyaratan Bibit&lt;br /&gt;Tinggi anakan yang dijadikan bibit adalah 1-1,5 m dengan lebar potongan umbi 15-20 cm. Anakan diambil dari pohon yang berbuah baik dan sehat. Tinggi bibit akan berpengaruh terhadap produksi pisang (jumlah sisir dalam tiap tandan). Bibit anakan ada dua jenis: anakan muda dan dewasa. Anakan dewasa lebih baik&lt;br /&gt;digunakan karena sudah mempunyai bakal bunga dan persediaan makanan di dalam bonggol sudah banyak. Penggunaan bibit yang berbentuk tombak (daun masih berbentuk seperti pedang, helai daun sempit) lebih diutamakan daripada bibit dengan daun yang lebar.&lt;br /&gt;2) Penyiapan Bibit&lt;br /&gt;Bibit dapat dibeli dari daerah/tempat lain atau disediakan di kebun sendiri. Tanaman untuk bibit ditanam dengan jarak tanam agak rapat sekitar 2 x 2 m. Satu pohon induk dibiarkan memiliki tunas antara 7-9. Untuk menghindari terlalu banyaknya jumlah tunas anakan, dilakukan pemotongan/penjarangan tunas.&lt;br /&gt;3) Sanitasi Bibit Sebelum Ditanam&lt;br /&gt;Untuk menghindari penyebaran hama/penyakit, sebelum ditanam bibit diberi perlakuan sebagai berikut :&lt;br /&gt;a) Setelah dipotong, bersihkan tanah yang menempel di akar.&lt;br /&gt;b) Simpan bibit di tempat teduh 1-2 hari sebelum tanam agar luka pada umbi mengering. Buang daun-daun yang lebar.&lt;br /&gt;c) Rendam umbi bibit sebatas leher batang di dalam insektisida 0,5–1% selama 10 menit. Lalu bibit dikeringanginkan.&lt;br /&gt;d) Jika tidak ada insektisida, rendam umbi bibit di air mengalir selama 48 jam.&lt;br /&gt;e) Jika di areal tanam sudah ada hama nematoda, rendam umbi bibit di dalam air panas beberapa menit.&lt;br /&gt;6.2. Pengolahan Media Tanam&lt;br /&gt;1) Pembukaan Lahan&lt;br /&gt;Pemilihan lahan harus mempertimbangkan aspek iklim, prasarana ekonomi dan letak pasar/industri pengolahan pisang, juga harus diperhatikan segi keamanan sosial. Untuk membuka lahan perkebunan pisang, dilakukan pembasmian gulma, rumput atau semak-semak, penggemburan tanah yang masih padat; pembuatan sengkedan dan pembuatan saluran pengeluaran air.&lt;br /&gt;2) Pembentukan Sengkedan&lt;br /&gt;Bagian tanah yang miring perlu disengked (dibuat teras). Lebar sengkedan tergantung dari derajat kemiringan lahan. Lambung sengkedan ditahan dengan rerumputan atau batu-batuan jika tersedia. Dianjurkan untuk menanam tanaman legum seperti lamtoro di batas sengkedan yang berfungsi sebagai penahan erosi, pemasuk unsur hara N dan juga penahan angin.&lt;br /&gt;3) Pembuatan Saluran Pembuangan Air&lt;br /&gt;Saluran ini harus dibuat pada lahan dengan kemiringan kecil dan tanah-tanah datar. Di atas landasan dan sisi saluran ditanam rumput untuk menghindari erosi dari landasan saluran itu sendiri.&lt;br /&gt;6.3. Teknik Penanaman&lt;br /&gt;1) Penentuan Pola Tanaman&lt;br /&gt;Jarak tanam tanaman pisang cukup lebar sehingga pada tiga bulan pertama memungkinkan dipakai pola tanam tumpang sari/tanaman lorong di antara tanaman pisang. Tanaman tumpang sari/lorong dapat berupa sayur-sayuran atau tanaman pangan semusim. Di kebanyakan perkebunan pisang di wilayah Asia yang curah hujannya tinggi, pisang ditanam bersama-sama dengan tanaman perkebunan kopi, kakao, kelapa dan arecanuts. Di India Barat, pisang untuk ekspor ditanam secara permanen dengan kelapa.&lt;br /&gt;2) Pembuatan Lubang Tanam&lt;br /&gt;Ukuran lubang adalah 50 x 50 x 50 cm pada tanah berat dan 30 x 30 x 30 cm atau 40 x40 x 40 cm untuk tanah-tanah gembur. Jarak tanam 3 x 3 m untuk tanah sedang dan 3,3 x 3,3 m untuk tanah berat.&lt;br /&gt;3) Cara Penanaman&lt;br /&gt;Penanaman dilakukan menjelang musim hujan (September-Oktober). Sebelum tanam lubang diberi pupuk organik seperti pupuk kandang/kompos sebanyak 15-20 kg. Pemupukan organik sangat berpengaruh terhadap kualitas rasa buah.&lt;br /&gt;6.4. Pemeliharaan Tanaman&lt;br /&gt;1) Penjarangan&lt;br /&gt;Untuk mendapatkan hasil yang baik, satu rumpun harus terdiri atas 3-4 batang. Pemotongan anak dilakukan sedemikian rupa sehingga dalam satu rumpun terdapat anakan yang masing-masing berbeda umur (fase pertumbuhan). Setelah 5 tahun rumpun dibongkar untuk diganti dengan tanaman yang baru.&lt;br /&gt;2) Penyiangan&lt;br /&gt;Rumput/gulma di sekitar pohon induk harus disiangi agar pertumbuhan anak dan juga induk baik. Penyiangan dilakukan bersamaan dengan penggemburan dan penimbunan dapuran oleh tanah agar perakaran dan tunas bertambah banyak. Perlu diperhatikan bahwa perakaran pisang hanya rata-rata 15 cm di bawah permukaan tanah, sehingga penyiangan jangan dilakukan terlalu dalam.&lt;br /&gt;3) Perempalan&lt;br /&gt;Daun-daun yang mulai mengering dipangkas agar kebersihan tanaman dan sanitasi lingkungan terjaga. Pembuangan daun-daun ini dilakukan setiap waktu.&lt;br /&gt;4) Pemupukan&lt;br /&gt;Pisang sangat memerlukan kalium dalam jumlah besar. Untuk satu hektar, pisang memerlukan 207 kg urea, 138 kg super fosfat, 608 kg KCl dan 200 kg batu kapur sebagai sumber kalsium. Pupuk N diberikan dua kali dalam satu tahun yang diletakkan di dalam larikan yang mengitari rumpun tanaman. Setelah itu larikan ditutup kembali dengan tanah. Pemupukan fosfat dan kalium dilaksanakan 6 bulan setelah tanam (dua kali dalam setahun).&lt;br /&gt;5) Pengairan dan Penyiraman&lt;br /&gt;Pisang akan tumbuh subur dan berproduksi dengan baik selama pengairannya terjaga. Tanaman diairi dengan cara disiram atau mengisi parit-parit/saluran air yang berada di antara barisan tanaman pisang.&lt;br /&gt;6) Pemberian Mulsa&lt;br /&gt;Tanah di sekitar rumpun pisang diberi mulsa berupa daun kering ataupun basah. Mulsa berguna untuk mengurangi penguapan air tanah dan menekan gulma, tetapi pemulsaan yang terus menerus menyebabkan perakaran menjadi dangkal sehingga pada waktu kemarau tanaman merana. Karena itu mulsa tidak boleh&lt;br /&gt;dipasang terus menerus.&lt;br /&gt;7) Pemeliharaan Buah&lt;br /&gt;Jantung pisang yang telah berjarak 25 cm dari sisir buah terakhir harus dipotong agar pertumbuhan buah tidak terhambat. Setelah sisir pisang mengembang sempurna, tandan pisang dibungkus dengan kantung plastik bening. Kantung plastik polietilen dengan ketebalan 0,5 mm diberi lubang dengan diameter 1,25 cm. Jarak tiap lubang 7,5 cm. Ukuran kantung plastik adalah sedemikian rupa sehingga menutupi 15-45 cm di atas pangkal sisir teratas dan 25 cm di bawah ujung buah dari sisir terbawah. Untuk menjaga agar tanaman tidak rebah akibat beratnya tandan, batang tanaman disangga dengan bambu yang dibenamkan&lt;br /&gt;sedalam 30 cm ke dalam tanah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. HAMA DAN PENYAKIT&lt;br /&gt;7.1. Hama&lt;br /&gt;1) Ulat daun (Erienota thrax.)&lt;br /&gt;Bagian yang diserang adalah daun. Gejala: daun menggulung seperti selubung dan sobek hingga tulang daun. Pengendalian: dengan menggunakan insektisida yang cocok belum ada, dapat dicoba dengan insektisida Malathion.&lt;br /&gt;2) Uret kumbang (Cosmopolites sordidus)&lt;br /&gt;Bagian yang diserang adalah kelopak daun, batang. Gejala : lorong-lorong ke atas/bawah dalam kelopak daun, batang pisang penuh lorong. Pengendalian : sanitasi rumpun pisang, bersihkan rumpun dari sisa batang pisang, gunakan bibit yang telah disucihamakan.&lt;br /&gt;3) Nematoda (Rotulenchus similis, Radopholus similis).&lt;br /&gt;Bagian yang diserang adalah akar. Gejala : tanaman kelihatan merana, terbentuk rongga atau bintik kecil di dalam akar, akar bengkak. Pengendalian: gunakan bibit yang telah disucihamakan, tingkatkan humus tanah dan gunakan lahan dengan kadar lempung kecil.&lt;br /&gt;4) Ulat bunga dan buah (Nacoleila octasema.)&lt;br /&gt;Bagian yang diserang adalah bunga dan buah. Gejala : pertumbuhan buah abnormal, kulit buah berkudis. Adanya ulat sedikitnya 70 ekor di tandan pisang. Pengendalian: dengan menggunakan insektisida.&lt;br /&gt;7.2. Penyakit&lt;br /&gt;1) Penyakit darah&lt;br /&gt;Penyebab: Xanthomonas celebensis (bakteri). Bagian yang diserang adalah jaringan tanaman bagian dalam. Gejala: jaringan menjadi kemerah-merahan seperti berdarah. Pengendalian: dengan membongkar dan membakar tanaman yang sakit.&lt;br /&gt;2) Panama&lt;br /&gt;Penyebab : jamur Fusarium oxysporum. Bagian yang diserang adalah daun. Gejala : daun layu dan putus, mula-mula daun luar lalu daun di bagian dalam, pelepah daun membelah membujur, keluarnya pembuluh getah berwarna hitam. Pengendalian: membongkar dan membakar tanaman yang sakit.&lt;br /&gt;3) Bintik daun&lt;br /&gt;Penyebab: jamur Cercospora musae. Bagian yang diserang adalah daun dengan gejala bintik sawo matang yang makin meluas. Pengendalian: dengan menggunakan fungisida yang mengandung Copper oksida atau Bubur Bordeaux (BB).&lt;br /&gt;4) Layu&lt;br /&gt;Penyebab: bakteri Bacillus . Bagian yang diserang adalah akar. Gejala: tanaman layu dan mati. Pengendalian: membongkar dan membakar tanaman yang sakit.&lt;br /&gt;5) Daun pucuk&lt;br /&gt;Penyebab: virus dengan perantara kutu daun Pentalonia nigronervosa. Bagian yang diserang adalah daun pucuk. Gejala: daun pucuk tumbuh tegak lurus secara berkelompok. Pengendalian: cara membongkar dan membakar tanaman yang sakit.&lt;br /&gt;7.3. Gulma&lt;br /&gt;Tidak lama setelah tanam dan setelah kanopi dewasa terbentuk, gulma akan menjadi persoalan yang harus segera diatasi. Penanggulangan dilakukan dengan :&lt;br /&gt;1) Penggunaan herbisida seperti Paraquat, Gesapax 80 Wp, Roundup dan dalapon.&lt;br /&gt;2) Menanam tanaman penutup tanah yang dapat menahan erosi, tahan naungan, tidak mudah diserang hama-penyakit, tidak memanjat batang pisang. Misalnya Geophila repens.&lt;br /&gt;3) Menutup tanah dengan plastik polietilen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. PANEN&lt;br /&gt;8.1. Ciri dan Umur Panen&lt;br /&gt;Pada umur 1 tahun rata-rata pisang sudah berbuah. Saat panen ditentukan oleh umur buah dan bentuk buah. Ciri khas panen adalah mengeringnya daun bendera. Buah yang cukup umur untuk dipanen berumur 80-100 hari dengan siku-siku buah yang masih jelas sampai hampir bulat. Penentuan umur panen harus didasarkan pada jumlah waktu yang diperlukan untuk pengangkutan buah ke daerah penjualan sehingga buah tidak terlalu matang saat sampai di tangan konsumen. Sedikitnya buah pisang masih tahan disimpan 10 hari setelah diterima konsumen.&lt;br /&gt;8.2. Cara Panen&lt;br /&gt;Buah pisang dipanen bersama-sama dengan tandannya. Panjang tandan yang diambil adalah 30 cm dari pangkal sisir paling atas. Gunakan pisau yang tajam dan bersih waktu memotong tandan. Tandan pisang disimpan dalam posisi terbalik supaya getah dari bekas potongan menetes ke bawah tanpa mengotori buah. Dengan posisi ini buah pisang terhindar dari luka yang dapat diakibatkan oleh pergesekan buah dengan tanah. Setelah itu batang pisang dipotong hingga umbi batangnya dihilangkan sama sekali. Jika tersedia tenaga kerja, batang pisang bisa saja dipotong sampai setinggi 1 m dari permukaan tanah. Penyisaan batang dimaksudkan untuk memacu pertumbuhan tunas.&lt;br /&gt;8.3. Periode Panen&lt;br /&gt;Pada perkebunan pisang yang cukup luas, panen dapat dilakukan 3-10 hari sekali tergantung pengaturan jumlah tanaman produktif.&lt;br /&gt;8.4. Perkiraan Produksi&lt;br /&gt;Belum ada standard produksi pisang di Indonesia, di sentra pisang dunia produksi 28 ton/ha/tahun hanya ekonomis untuk perkebunan skala rumah tangga. Untuk perkebunan kecil (10-30 ha) dan perkebunan besar (&gt; 30 ha), produksi yang ekonomis harus mencapai sedikitnya 46 ton/ha/tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. PASCAPANEN&lt;br /&gt;Secara konvensional tandan pisang ditutupi dengan daun pisang kering untuk mengurangi penguapan dan diangkut ke tempat pemasaran dengan menggunakan kendaraan terbuka/tertutup. Untuk pengiriman ke luar negeri, sisir pisang dilepaskan dari tandannya kemudian dipilah-pilah berdasarkan ukurannya. Pengepakan&lt;br /&gt;dilakukan dengan menggunakan wadah karton. Sisir buah pisang dimasukkan ke dos dengan posisi terbalik dalam beberapa lapisan. Sebaiknya luka potongan di ujung sisir buah pisang disucihamakan untuk menghindari pembusukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. ANALISIS EKONOMI BUDIDAYA TANAMAN&lt;br /&gt;10.1 Analisis Usaha Budidaya&lt;br /&gt;Perkiraan analisis budidaya pisang dengan luasan 1 ha di daerah Jawa Barat pada tahun 1999.&lt;br /&gt;1) Biaya produksi 1 ha pisang dari tahun ke-1 sampai ke-4 adalah:&lt;br /&gt;1. Tahun ke-1 Rp. 5.338.000,-&lt;br /&gt;2. Tahun ke-2 Rp. 4.235.000,-&lt;br /&gt;3. Tahun ke-3 Rp. 4.518.000,-&lt;br /&gt;4. Tahun ke-4 Rp. 4.545.300,-&lt;br /&gt;2) Penerimaan tahun ke I sampai IV *)&lt;br /&gt;1. Tahun ke-1: 0,8 x 1.000 tandan Rp. 6.000.000,-&lt;br /&gt;2. Tahun ke-2: 0,8 x 2.000 tandan Rp. 12.000.000,-&lt;br /&gt;3. Tahun ke-3: 0,8 x 2.000 tandan Rp. 12.000.000,-&lt;br /&gt;4. Tahun ke-4: 0,8 x 2.000 tandan Rp. 12.000.000,-&lt;br /&gt;3) Keuntungan&lt;br /&gt;1. Keuntungan selama 4 tahun penanaman Rp. 23.363.700,-&lt;br /&gt;2. Keuntungan/tahun Rp. 5.840.925,-&lt;br /&gt;4) Parameter kelayakan usaha&lt;br /&gt;1. Output/Input rasio = 2,150&lt;br /&gt;Keterangan : *) perkiraan harga 1 tandan Rp. 7.500,-&lt;br /&gt;10.2.Gambaran Peluang Agribisnis&lt;br /&gt;Perkebunan pisang yang permanen (diusahakan terus menerus) dengan mudah dapat ditemukan di Meksiko, Jamaika, Amerika Tengah, Panama, Kolombia, Ekuador dan Filipina. Di negara tersebut, budidaya pisang sudah merupakan suatu industri yang didukung oleh kultur teknis yang prima dan stasiun pengepakan yang modern dan pengepakan yang memenuhi standard internasional. Hal tersebut menunjukkan bahwa pisang memang komoditas perdagangan yang sangat tidak mungkin diabaikan. Permintaan pisang dunia memang sangat besar terutama jenis pisang Cavendish yang meliputi 80% dari permintaan total dunia. Selain berpeluang dalam ekspor pisang utuh, saat ini ekspor pure pisang juga memberikan peluang yang baik. Pure pisang biasanya dibuat dari pisang cavendish dengan kadar gula 21-26 % atau dari pisang lainnya dengan kadar gula &lt; 21%. Di Indonesia pisang hanya ditanam dalam skala rumah tangga atau kebun yang sangat kecil. Standard internasional perkebunan pisang kecil adalah 10-30 ha. Angka ini belum dicapai di Indonesia. Tanah dan iklim kita sangat mendukung penanaman pisang, karena itu secara teknis pendirian perkebunan pisang mungkin dilakukan.11. STANDAR PRODUKSI11.1.Ruang LingkupStandar ini meliputi: klasifikasi dan, syarat mutu, cara pengambilan contoh, cara uji, syarat penandaan dan cara pengemasan.11.2.DiskripsiStandar buah pisang ini mengacu kepada SNI 01-4229-1996.11.3.Klasifikasi dan Standar Mutua) Tingkat Ketuaan Buah (%): Mutu I=70-80; Mutu II &lt;70 &amp; &gt;80&lt;br /&gt;b) Keseragaman Kultivar: Mutu I=seragam; Mutu II=seragam&lt;br /&gt;c) Keseragaman Ukuran: Mutu I=seragam; Mutu II=seragam&lt;br /&gt;d) Kadar kotoran (% dalam bobot kotoran/bobot): Mutu I=0; Mutu II= 0&lt;br /&gt;e) Tingkat kerusakan fisik/mekanis (% Bobot/bobot): Mutu I=0; Mutu II=0&lt;br /&gt;f) Kemulusan Kulit (Maksimum): Mutu I=Mulus; Mutu II=Mulus&lt;br /&gt;g) Serangga: Mutu I=bebas; Mutu II=bebas&lt;br /&gt;h) Penyakit: Mutu I=bebas; Mutu II=bebas&lt;br /&gt;Adapun persyaratan berdasarkan klasifikasi pisang adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;a) Panjang Jari (cm): Kelas A 18,1-20,0; Kelas B 16,1-18,0; Kelas C 14,1-16,0&lt;br /&gt;b) Berat Isi (kg): Kelas A &gt; 3,0; Kelas B 2,5-3,0; Kelas C &lt; 2,5c) Dimeter Pisang (cm): Kelas A 2,5; Kelas B &gt; 2,5; Kelas C &lt; 2,5&lt;br /&gt;Untuk mencapai dan mengetahui syarat mutu harus dilakukan pengujian yang meliputi :&lt;br /&gt;a) Penentuan Keseragaman Kultivar.&lt;br /&gt;Cara kerja dari pengujian adalah ; Hitung jumlah dari seluruh contoh buah pisang segar, amati satu persatu secara visual dan pisahkan buah yang tidak sesuai dengan untuk kultivar ang besangkutan. Hitung jumlah jari buah pisang yang tidak sesuai dengan kultivar tersebut. Hitung persentase jumlah jari buah pisang yang dinilai mempunyai bentuk dan warna yang tidak khas untuk kultivar yang bersangkutan terhadap jumlah jari keseluruhannya.&lt;br /&gt;b) Penentuan Keseragaman Ukuran Buah.&lt;br /&gt;Ukur panjang dari setiap buah contoh dan dihitung mulai dari ujung buah sampai pangkal tangkai dari seluruh contoh uji dengan menggunakan alat pengukur yang sesuai. Ukur pula garis tengah buah dengan menggunakan mistar geser. Pisahkan sesuai dengan penggolongan yang dinyatakan pada label di kemasan.&lt;br /&gt;c) Penentuan Tingkat Ketuaan.&lt;br /&gt;Perhatikan sudut-sudut pada kulit buah pisang segar. Buah yang tidsak bersudut lagi (hampir bulat) berati sudah tua 100%, sedangkan yang masih sangat nyata sudutnya berarti tingkat ketuaan masih 70% atau kurang.&lt;br /&gt;d) Penentuan Tingkat Kerusakan Fisik/Mekanis&lt;br /&gt;Hitung jumlah jari dari seluruh contoh buah pisang. Amati satu persatu jari buah secara visual dan pisahkan buah yang dinilai mengalami kerusakan mekanis/fisik berupa luka atau memar. Hitung jumlah yang rusak lalu bagi dengan jumalh keseluruhannya dan dikalikan dengan 100%.&lt;br /&gt;e) Penentuan Kadar Kotoran&lt;br /&gt;Timbang seluruh contoh buah yang diuji, amati secara visual kotorang yang ada, pisahkan kotoran yang ada pada buah dan kemasannya seperti tanah, getah, batang, potongan daun atau benda lain yang termasuk dalam istilah kotoran yang menempel pada buah dan kemasan, lalu timbang seluruh kotorannya. Berat kotoran per berat seluruh contoh buah yang diuji kali dengan 100%.&lt;br /&gt;11.4.Pengambilan Contoh&lt;br /&gt;Satu partai/lot buah pisang segar terdiri dari maksimum 1000 kemasan. Contoh diambil secara acak sebanyak jumlah kemasan.&lt;br /&gt;a) Jumlah minimal kemasan dalam partai adalah 1–5 : contoh semua&lt;br /&gt;b) Jumlah minimal kemasan dalam partai adalah 6–100 : contoh : sekurangkurangnya 5&lt;br /&gt;c) Jumlah minimal kemasan dalam partai adalah 101–300 : contoh sekurangkurangnya 7&lt;br /&gt;d) Jumlah minimal kemasan dalam partai adalah 301–500 : contoh sekurangkurangnya 9&lt;br /&gt;e) Jumlah minimal kemasan dalam partai adalah 501–1000 : contoh sekurangkurangnya 10&lt;br /&gt;11.5.Pengemasan&lt;br /&gt;Untuk pisang tropis, kardus karton yang digunakan berukuran 18 kg atau 12 kg. Kardus dapat dibagi menjadi dua ruang atau dibiarkan tanpa pembagian ruang. Sebelum pisang dimasukkan, alasi/lapisi bagian bawah dan sisi dalam kardus dengan lembaran plastik/kantung plastik. Setelah pisang disusun tutup pisang dengan plastik tersebut. Dapat saja kelompok (cluster) pisang dibungkus dengan plastik lembaran/kantung plastik sebelum dimasukkan ke dalam kardus karton. Pada bagian luar dari kemasan, diberi label yang bertuliskan antara lain:&lt;br /&gt;a) Produksi Indonesia&lt;br /&gt;b) Nama kultivar pisang&lt;br /&gt;c) Nama perusahaan/ekspotir&lt;br /&gt;d) Berat bersih&lt;br /&gt;e) Berat kotor&lt;br /&gt;f) Identitas pembeli&lt;br /&gt;g) Tanggal panen&lt;br /&gt;h) Saran suhu penyimpanan/pengangkutan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1112993169721234211-155052039115235693?l=www.bppkedamean.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.bppkedamean.co.cc/feeds/155052039115235693/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1112993169721234211&amp;postID=155052039115235693&amp;isPopup=true' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/155052039115235693'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/155052039115235693'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.bppkedamean.co.cc/2010/10/budidaya-pisang.html' title='BUDIDAYA PISANG'/><author><name>BAMBANG PUJARATNO, SP</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12424829565472517501</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S1HLn9HCkzI/AAAAAAAAABA/4_oEqhVx_MY/S220/gw.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TLMtCqlfHnI/AAAAAAAAAN0/oHG2tUQA7EY/s72-c/banana.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1112993169721234211.post-4882469503985235656</id><published>2010-09-06T15:08:00.003+07:00</published><updated>2010-09-06T15:28:18.084+07:00</updated><title type='text'>SLPTT JAGUNG HIBRIDA NT-10 DI MENUNGGAL</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TISlBxbQn2I/AAAAAAAAANc/y-1opkmUwXk/s1600/nunggal04.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TISlBxbQn2I/AAAAAAAAANc/y-1opkmUwXk/s320/nunggal04.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5513713293674454882" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TISlBr4pRVI/AAAAAAAAANU/2qSlQnvIC0U/s1600/nunggal03.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TISlBr4pRVI/AAAAAAAAANU/2qSlQnvIC0U/s320/nunggal03.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5513713292187092306" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TISlBcxK6iI/AAAAAAAAANM/z03-0f2KW2c/s1600/nunggal02.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TISlBcxK6iI/AAAAAAAAANM/z03-0f2KW2c/s320/nunggal02.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5513713288129210914" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TISlBOsBRuI/AAAAAAAAANE/hQqKWKYdUsQ/s1600/nunggal01.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TISlBOsBRuI/AAAAAAAAANE/hQqKWKYdUsQ/s320/nunggal01.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5513713284349511394" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TISlCT_PByI/AAAAAAAAANk/jRXXN-aZzn4/s1600/nunggal05.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TISlCT_PByI/AAAAAAAAANk/jRXXN-aZzn4/s320/nunggal05.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5513713302952150818" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pada Hari Senin, tanggal 6 September 2010, di desa Menunggal Kecamatan Kedamean dilaksanakan kelanjutan Program SLPTT Jagung Hibrida varietas NT-10. Acara yang dipandu oleh Penyuluh Pertanian WIBI Menunggal, Sdr. Bambang Pujaratno, SP dan Mantri Pertanian Ibu Istiqomah, SP ini berlangsung di suasana gerimis. Padahal semestinya bulan September ini belum musim hujan. Namun tak mengurangi minat para petani di desa menunggal untuk mengikuti kegiatan ini. Hadir pula dalam kegiatan ini Bapak Sekretaris Desa Menunggal, Ketua Poktan Rukun Makmur I, Bpk. Ridwan, Ketua Gapoktan Bpk. Suyoto dan Tokoh Masyarakat setempat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1112993169721234211-4882469503985235656?l=www.bppkedamean.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.bppkedamean.co.cc/feeds/4882469503985235656/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1112993169721234211&amp;postID=4882469503985235656&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/4882469503985235656'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/4882469503985235656'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.bppkedamean.co.cc/2010/09/slptt-jagung-hibrida-nt-10-di-menunggal.html' title='SLPTT JAGUNG HIBRIDA NT-10 DI MENUNGGAL'/><author><name>BAMBANG PUJARATNO, SP</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12424829565472517501</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S1HLn9HCkzI/AAAAAAAAABA/4_oEqhVx_MY/S220/gw.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TISlBxbQn2I/AAAAAAAAANc/y-1opkmUwXk/s72-c/nunggal04.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1112993169721234211.post-2474757869802466627</id><published>2010-08-30T15:28:00.005+07:00</published><updated>2010-08-31T15:36:58.828+07:00</updated><title type='text'>BUDIDAYA MELON</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/THtthGvvbCI/AAAAAAAAAMc/6DvpII4VLuY/s1600/buah+melon.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 239px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/THtthGvvbCI/AAAAAAAAAMc/6DvpII4VLuY/s320/buah+melon.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5511118984531897378" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/THtthsIawZI/AAAAAAAAAMk/bLMCv-u4CMk/s1600/Magazine3.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 252px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/THtthsIawZI/AAAAAAAAAMk/bLMCv-u4CMk/s320/Magazine3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5511118994567512466" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Budidaya Buah Melon&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;Agribisnis melon menunjukkan prospek menjanjikan. Tetapi jika faktor tanah yang semakin keras, miskin unsur hara terutama unsur hara mikro dan hormon alami, faktor iklim dan cuaca, faktor hama dan penyakit tanaman serta faktor pemeliharaan tidak diperhatikan maka keuntungan akan menurun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;II. SYARAT PERTUMBUHAN&lt;br /&gt;2.1. Iklim&lt;br /&gt;Perlu penyinaran matahari penuh selama pertumbuhannya. Pada kelembaban yang tinggi tanaman melon mudah diserang penyakit. Suhu optimal antara 25-300C. Angin yang bertiup cukup keras dapat merusak pertanaman melon. Hujan terus menerus akan merugikan tanaman melon. Tumbuh baik pada ketinggian 300-900 m dpl.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.2. Media Tanam&lt;br /&gt;Tanah yang baik ialah tanah liat berpasir yang banyak mengandung bahan organik seperti andosol, latosol, regosol, dan grumosol, asalkan kekurangan dari sifat-sifat tanah tersebut dapat dimanipulasi dengan pengapuran, penambahan bahan organik, maupun pemupukan. Tanaman melon tidak menyukai tanah yang terlalu basah, pH tanah 5,8-7,2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;III. PEDOMAN TEKNIS BUDIDAYA&lt;br /&gt;3.1. Pembibitan&lt;br /&gt;3.1.1. Pembuatan Media Semai&lt;br /&gt;Siapkan Natural GLIO : 1-2 kemasan Natural GLIO dicampur dengan 50-100 kg pupuk kandang untuk lahan 1000 m2. Selanjutnya didiamkan + 1 minggu di tempat yang teduh dengan selalu menjaga kelembabannya dan sesekali diaduk (dibalik).&lt;br /&gt;Campurkan tanah halus (diayak) 2 bagian/2 ember (volume 10 lt), pupuk kandang matang yang telah diayak halus sebanyak 1 bagian/1 ember, TSP (± 50 gr) yang dilarutkan dalam 2 tutup POC NASA, dan Natural GLIO yang sudah dikembangbiakkan dalam pupuk kandang 1-2 kg . Masukkan media semai ke dalam polybag ukuran 8x10 cm sampai terisi hingga 90%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.1.2. Teknik Penyemaian dan pemeliharaan Bibit&lt;br /&gt;Rendam benih dalam 1 liter air hangat suhu 20-250C + 1 tutup POC NASA selama 8-12 jam lalu diperam + 48 jam. Selanjutnya disemai dalam polybag, sedalam 1-1,5 cm. Benih disemaikan dalam posisi tegak dan ujung calon akarnya menghadap ke bawah. Benih ditutup dengan campuran abu sekam dan tanah dengan perbandingan 2:1. Kantong persemaian diletakkan berderet agar terkena sinar matahari penuh sejak terbit hingga tenggelam. Diberi perlindungan plastik transparan yang salah satu ujungnya terbuka.&lt;br /&gt;Semprotkan POC NASA untuk memacu perkembangan bibit, pada umur bibit 7-9 hari dengan dosis 1,0-1,5 cc/liter. Penyiraman dilakukan dengan hati-hati secara rutin setiap pagi.&lt;br /&gt;Bibit melon yang sudah berdaun 4-5 helai atau tanaman melon telah berusia 10-12 hari dapat dipindahtanamkan dengan cara kantong plastik polibag dibuka hati-hati lalu bibit berikut tanahnya ditanam pada bedengan yang sudah dilubangi sebelumnya, bedengan jangan sampai kekurangan air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.2. Pengolahan Media Tanam&lt;br /&gt;3.2.1. Pembukaan Lahan&lt;br /&gt;Sebelum dibajak digenangi air lebih dahulu semalam, kemudian keesokan harinya dilakukan pembajakan dengan kedalaman sekitar 30 cm. Setelah itu dilakukan pengeringan, baru dihaluskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.2.2. Pembentukan Bedengan&lt;br /&gt;Panjang bedengan maksimum 12-15 m; tinggi bedengan 30-50 cm; lebar bedengan 100-110 cm; dan lebar parit 55-65 cm.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.2.3. Pengapuran&lt;br /&gt;Penggunaan kapur per 1000 m2 pada pH tanah 4-5 diperlukan 150-200 kg dolomit , untuk antara pH 5-6 dibutuhkan 75-150 kg dolomit dan pH &gt;6 dibutuhkan dolomit sebanyak 50 kg.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.2.4. Pemupukan Dasar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.2.5. Pemberian Natural GLIO&lt;br /&gt;Untuk mencegah serangan penyakit karena jamur terutama penyakit layu, sebaiknya tebarkan Natural GLIO yang sudah disiapkan sebelum persemaian. Dosis 1-2 kemasan per 1000 m2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.2.6. Pemasangan Mulsa Plastik Hitam-Perak (PHP)&lt;br /&gt;Pemasangan mulsa sebaiknya saat matahari terik agar mulsa dapat memuai sehingga menutup bedengan dengan tepat. Biarkan bedengan tertutup mulsa 3-5 hari sebelum dibuat lubang tanam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.3. Teknik Penanaman&lt;br /&gt;3.3.1. Pembuatan Lubang Tanam&lt;br /&gt;Diameter lubang + 10 cm, jarak lubang 60-80 cm. Model penanaman dapat berupa dua baris berhadap-hadapan membentuk segiempat atau segitiga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.3.2. Cara Penanaman&lt;br /&gt;Bibit siap tanam dipindahkan beserta medianya. Usahakan akar tanaman tidak sampai rusak saat menyobek polibag.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.4. Pemeliharaan Tanaman&lt;br /&gt;3.4.1. Penyulaman&lt;br /&gt;Penyulaman dilakukan 3-5 hari setelah tanam. Setelah selesai penyulaman tanaman baru harus disiram air. Sebaiknya penyulaman dilakukan sore hari&lt;br /&gt;3.4.2. Penyiangan&lt;br /&gt;Penyiangan dilakukan untuk membersihkan gulma/ rumput liar.&lt;br /&gt;3.4.3. Perempelan&gt;&lt;br /&gt;Perempelan dilakukan terhadap tunas/cabang air yang bukan merupakan cabang utama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.4.4. Pemupukan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.4.5. Penggunaan Hormonik&lt;br /&gt;Dosis HORMONIK : 1-2 cc/lt air atau 1-2 tutup HORMONIK + 3-5 tutup POC NASA setiap tangki semprot. Penyemprotan HORMONIK mulai usia 3-11 minggu, interval 7 hari sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.4.6. Penyiraman&lt;br /&gt;Penyiraman sejak masa pertumbuhan tanaman, sampai akan dipetik buahnya kecuali hujan. Saat menyiram jangan sampai air siraman membasahi daun dan air dari tanah jangan terkena daun dan buahnya. Penyiraman dilakukan pagi-pagi sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.4.7. Pemeliharaan Lain&lt;br /&gt;a. Pemasangan Ajir&lt;br /&gt;Ajir dipasang sesudah bibit mengeluarkan sulur-sulurnya. Tinggi ajir + 150 - 200 cm. Ajir terbuat dari bahan yang kuat sehingga mampu menahan beban buah + 2-3 kg. Tempat ditancapkannya ajir + 25 cm dari pinggir guludan baik kanan maupun kiri. Supaya ajir lebih kokoh bisa menambahkan bambu panjang yang diletakkan di bagian pucuk segitiga antara bambu atau kayu yang menyilang, mengikuti barisan ajir-ajir di belakangnya.&lt;br /&gt;b. Pemangkasan&lt;br /&gt;Pemangkasan dilakukan pada tanaman melon bertujuan untuk memelihara cabang sesuai dengan yang dikehendaki. Tinggi tanaman dibuat rata-rata antara titik ke-20 sampai ke-25 (bagian ruas, cabang atau buku dari tanaman tersebut). Pemangkasan dilakukan kalau udara cerah dan kering, supaya bekas luka tidak diserang jamur. Waktu pemangkasan dilakukan setiap 10 hari sekali, yang paling awal dipangkas adalah cabang yang dekat dengan tanah dan sisakan dua helai daun, kemudian cabang-cabang yang tumbuh dipangkas dengan menyisakan 2 helai daun. Pemangkasan dihentikan, jika ketinggian tanamannya sudah mencapai pada cabang ke-20 atau 25.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.5. Hama dan Penyakit&lt;br /&gt;3.5.1. Hama&lt;br /&gt;a. Kutu Aphis (Aphis gossypii Glover )&lt;br /&gt;Ciri: mempunyai getah cairan yang mengandung madu dan di lihat dari kejauhan mengkilap. Aphis muda berwarna kuning, sedangkan yang dewasa mempunyai sayap dan berwarna agak kehitaman. Gejala: daun tanaman menggulung, pucuk tanaman menjadi kering akibat cairan daun dihisap hama. Pengendalian: (1) gulma selalu dibersihkan agar tidak menjadi inang hama; (2) semprot Pestona atau Natural BVR.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Thrips (Thrips parvispinus Karny)&lt;br /&gt;Ciri: menyerang saat fase pembibitan sampai tanaman dewasa. Nimfa berwarna kekuning-kuningan dan dewasa berwarna coklat kehitaman. Serangan dilakukan di musim kemarau. Gejala: daun muda atau tunas baru menjadi keriting, dan bercak kekuningan; tanaman keriting dan kerdil serta tidak dapat membentuk buah secara normal. Gejala ini harus diwaspadai karena telah tertular virus yang dibawa hama thrips. Pengendalian: menyemprot dengan Pestona atau Natural BVR.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.5.2. Penyakit&lt;br /&gt;a. Layu Bakteri&lt;br /&gt;Penyebab: bakteri Erwina tracheiphila E.F.Sm. Penyakit ini dapat disebarkan dengan perantara kumbang daun oteng-oteng (Aulacophora femoralis Motschulsky). Gejala: daun dan cabang layu, terjadi pengerutan pada daun, warna daun menguning, mengering dan akhirnya mati; daun tanaman layu satu per satu, meskipun warnanya tetap hijau. Apabila batang tanaman yang dipotong melintang akan mengeluarkan lendir putih kental dan lengket bahkan dapat ditarik seperti benang. Pengendalian: penggunaan Natural GLIO sebelum tanam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Penyakit Busuk Pangkal Batang (gummy stem bligt)&lt;br /&gt;Penyebab: Cendawan Mycophaerekka melonis (Passerini) Chiu et Walker. Gejala: pangkal batang seperti tercelup minyak kemudian keluar lendir berwarna merah coklat dan kemudian tanaman layu dan mati; daun yang terserang akan mengering. Pengendalian: (1) penggunaan mulsa PHP untuk mencegah kelembaban di sekitar pangkal batang dan mencegah luka di perakaran maupun pangkal batang karena penyiangan; (2) daun yang terserang dibersihkan. (3) gunakan Natural GLIO sebelum tanam sebagai pencegahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan: Jika pengendalian hama penyakit dengan menggunakan pestisida alami belum mengatasi dapat dipergunakan pestisida kimia yang dianjurkan. Agar penyemprotan pestisida kimia lebih merata dan tidak mudah hilang oleh air hujan tambahkan Perekat Perata AERO 810, dosis + 5 ml (1/2 tutup)/tangki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.5.3. Gulma&lt;br /&gt;Gulma (tumbuhan pengganggu) merugikan tanaman, karena bersaing zat hara, tempat tumbuh dan cahaya. Pencabutan gulma harus dilakukan sejak tumbuhan masih kecil, karena jika sudah besar akan merusak perakaran tanaman melon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.6. Panen&lt;br /&gt;3.6.1. Ciri dan Umur Panen&lt;br /&gt;a. Tanda/Ciri Penampilan Tanaman Siap Panen&lt;br /&gt;1. Ukuran buah sesuai dengan ukuran normal&lt;br /&gt;2. Jala/Net pada kulit buah sangat nyata/kasar&lt;br /&gt;3. Warna kulit hijau kekuningan.&lt;br /&gt;b. Umur Panen + 3 bulan setelah tanam.&lt;br /&gt;c. Waktu Pemanenan yang baik adalah pada pagi hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.6.2. Cara Panen&lt;br /&gt;a. Potong tangkai buah melon dengan pisau, sisakan minimal 2,0 cm untuk memperpanjang masa simpan buah.&lt;br /&gt;b. Tangkai dipotong berbentuk huruf "T" , maksudnya agar tangkai buah utuh.&lt;br /&gt;c. Pemanenan dilakukan secara bertahap, dengan mengutamakan buah yang benar-benar telah siap dipanen.&lt;br /&gt;d. Buah yang telah dipanen disortir. Kerusakan buah akibat terbentur/cacat fisik lainnya, sebaiknya dihindari karena akan mengurangi harga jual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.6.3. Penyimpanan&lt;br /&gt;Buah melon tidak boleh ditumpuk, yang belum terangkut disimpan dalam gudang. Buah ditata rapi dengan dilapisi jerami kering. Tempat penyimpanan harus bersih dan kering.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1112993169721234211-2474757869802466627?l=www.bppkedamean.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.bppkedamean.co.cc/feeds/2474757869802466627/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1112993169721234211&amp;postID=2474757869802466627&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/2474757869802466627'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/2474757869802466627'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.bppkedamean.co.cc/2010/08/budidaya-nuah-melon.html' title='BUDIDAYA MELON'/><author><name>BAMBANG PUJARATNO, SP</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12424829565472517501</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S1HLn9HCkzI/AAAAAAAAABA/4_oEqhVx_MY/S220/gw.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/THtthGvvbCI/AAAAAAAAAMc/6DvpII4VLuY/s72-c/buah+melon.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1112993169721234211.post-6191791732689303008</id><published>2010-07-31T23:20:00.002+07:00</published><updated>2010-07-31T23:31:41.893+07:00</updated><title type='text'>STUDY BANDING KE PT. JHS JEMBER</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TFRPunNqUmI/AAAAAAAAAMM/jwpndg1Dggg/s1600/IMG5632A.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TFRPunNqUmI/AAAAAAAAAMM/jwpndg1Dggg/s200/IMG5632A.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5500108707145077346" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TFRPudTOWMI/AAAAAAAAAME/WLgugIIWiNE/s1600/IMG5625A.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TFRPudTOWMI/AAAAAAAAAME/WLgugIIWiNE/s200/IMG5625A.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5500108704484055234" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TFRPuJtTJKI/AAAAAAAAAL8/Ge1eMKuLypg/s1600/IMG5630A.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TFRPuJtTJKI/AAAAAAAAAL8/Ge1eMKuLypg/s200/IMG5630A.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5500108699224712354" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pada hari Senin tanggal 26 Juli 2010, seluruh Petugas Pertanian Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan Kab. Gresik yang melaksanakan pelatihan SLPTT berangkat ke Jember. Dalam perjalanan, Group SLPTT Kedelai mampir ke Kelompok tani pengembang trichogramma japonicum di PPAH beji pasuruan. Setelah itu melanjutkan perjalanan dan menginap di lokasi wisata "Pasir Putih" Situbondo. Keesokan paginya melanjutkan perjalanan ke Jember, ke PT. JHS jagung Hibrida Sulawesi. Di JHS semua peserta diajak berkeliling kawasan pabrik untuk melihat secara langsung prosesing pembuatan benih Jagung Unggul bermutu buatan PT. JHS, seperti ASIA 1 (A1) maupun Nusantara.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1112993169721234211-6191791732689303008?l=www.bppkedamean.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.bppkedamean.co.cc/feeds/6191791732689303008/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1112993169721234211&amp;postID=6191791732689303008&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/6191791732689303008'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/6191791732689303008'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.bppkedamean.co.cc/2010/07/study-banding-ke-pt-jhs-jember.html' title='STUDY BANDING KE PT. JHS JEMBER'/><author><name>BAMBANG PUJARATNO, SP</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12424829565472517501</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S1HLn9HCkzI/AAAAAAAAABA/4_oEqhVx_MY/S220/gw.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TFRPunNqUmI/AAAAAAAAAMM/jwpndg1Dggg/s72-c/IMG5632A.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1112993169721234211.post-7582227009380872242</id><published>2010-07-22T22:48:00.002+07:00</published><updated>2010-07-23T13:36:47.529+07:00</updated><title type='text'>BALAI PENYULUHAN PERTANIAN KEDAMEAN: Menghadiri Peresmian Pasar Induk " Puspa Agro "</title><content type='html'>BALAI PENYULUHAN PERTANIAN KEDAMEAN: Menghadiri Peresmian Pasar Induk Puspa Agro di Desa Jemundo Kecamatan Taman Kabupaten Sidoarjo.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1112993169721234211-7582227009380872242?l=www.bppkedamean.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://bppkedamean.blogspot.com' title='BALAI PENYULUHAN PERTANIAN KEDAMEAN: Menghadiri Peresmian Pasar Induk &quot; Puspa Agro &quot;'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.bppkedamean.co.cc/feeds/7582227009380872242/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1112993169721234211&amp;postID=7582227009380872242&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/7582227009380872242'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/7582227009380872242'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.bppkedamean.co.cc/2010/07/balai-penyuluhan-pertanian-kedamean.html' title='BALAI PENYULUHAN PERTANIAN KEDAMEAN: Menghadiri Peresmian Pasar Induk &quot; Puspa Agro &quot;'/><author><name>BAMBANG PUJARATNO, SP</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12424829565472517501</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S1HLn9HCkzI/AAAAAAAAABA/4_oEqhVx_MY/S220/gw.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1112993169721234211.post-171599588850370509</id><published>2010-07-17T19:59:00.004+07:00</published><updated>2010-07-17T20:12:52.499+07:00</updated><title type='text'>Menghadiri Peresmian Pasar Induk " Puspa Agro "</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TEGrlqNwQ4I/AAAAAAAAAIo/DWTGa_u4s6k/s1600/IMG5325A.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 160px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TEGrlqNwQ4I/AAAAAAAAAIo/DWTGa_u4s6k/s200/IMG5325A.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5494861683844203394" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TEGrlRoKJ2I/AAAAAAAAAIg/Yl3GfDXVLis/s1600/IMG5323A.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 160px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TEGrlRoKJ2I/AAAAAAAAAIg/Yl3GfDXVLis/s200/IMG5323A.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5494861677244065634" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TEGrlKPYZfI/AAAAAAAAAIY/VWVmuAMyAQo/s1600/IMG5316A.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 160px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TEGrlKPYZfI/AAAAAAAAAIY/VWVmuAMyAQo/s200/IMG5316A.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5494861675261093362" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TEGrk7Lbq-I/AAAAAAAAAIQ/yv6vxQqaTd4/s1600/IMG5315A.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 160px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TEGrk7Lbq-I/AAAAAAAAAIQ/yv6vxQqaTd4/s200/IMG5315A.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5494861671217998818" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pada hari Sabtu, Tanggal 17 Juli 2010 Petugas Pertanian BPP Kec. Kedamean dan Gapoktan dari desa Banyuurip Kedamean menghadiri undangan dari Bapak Gubernur jawa Timur, Pakde Karwo dalam rangka peresmian Pasar Induk " Puspa Agro " di desa Jemundo Kec. Taman kab. Sidoarjo. Dalam acara ini Gapoktan dari desa Banyuurip menampilkan Tanaman Hias Adenium sebagai Tanaman Hias andalan yang ditampilkan dalam Pameran mewakili Kab. Gresik. Puspa Agro, adalah Pasar Induk Terbesar kedua se Asia Tenggara setelah Thailand dengan luas 50 Ha. Menko Perekonomian, Menteri Perdagangan, Menteri Pertanian dan Menteri Kelautan dan Perikanan hadir dalam acara ini. Termasuk tentu saja Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Bupati Sidoarjo serta para Undangan se Prop. Jawa Timur. Pemecahan Rekor MURI kali ini tercipta disini dengan Acara Panggang Bandeng terpanjang di Indonesia sepanjang 5.200 m.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1112993169721234211-171599588850370509?l=www.bppkedamean.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.bppkedamean.co.cc/feeds/171599588850370509/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1112993169721234211&amp;postID=171599588850370509&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/171599588850370509'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/171599588850370509'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.bppkedamean.co.cc/2010/07/menghadiri-peresmian-pasar-induk-puspa.html' title='Menghadiri Peresmian Pasar Induk &quot; Puspa Agro &quot;'/><author><name>BAMBANG PUJARATNO, SP</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12424829565472517501</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S1HLn9HCkzI/AAAAAAAAABA/4_oEqhVx_MY/S220/gw.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TEGrlqNwQ4I/AAAAAAAAAIo/DWTGa_u4s6k/s72-c/IMG5325A.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1112993169721234211.post-29957840874055054</id><published>2010-06-25T13:12:00.003+07:00</published><updated>2010-06-25T13:30:33.374+07:00</updated><title type='text'>Pertemuan Bulanan Penyuluh Pertanian</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TCRM4df8vAI/AAAAAAAAAIA/2-DBSmP888I/s1600/IMG4789A.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TCRM4df8vAI/AAAAAAAAAIA/2-DBSmP888I/s200/IMG4789A.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5486594778919123970" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TCRM4E77LQI/AAAAAAAAAH4/rnn0EdM2ThM/s1600/IMG4788A.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TCRM4E77LQI/AAAAAAAAAH4/rnn0EdM2ThM/s200/IMG4788A.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5486594772325575938" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TCRM3yMJhcI/AAAAAAAAAHw/xNaqKOKnWoo/s1600/IMG4787A.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TCRM3yMJhcI/AAAAAAAAAHw/xNaqKOKnWoo/s200/IMG4787A.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5486594767293351362" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pada tanggal 23 Juni 2010, bertempat di balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Driyorejo Kec. driyorejo, Kab. Gresik, dilaksanakan pertemuan bulanan Penyuluh Pertanian se wilayah ex kawedanan Driyorejo yang meliputi 4 (empat) kecamatan, yaitu Driyorejo, Kedamean, Wringinanom dan Menganti. Pada acara ini, Bpk. Ir. Labat Wibowo, MMA selaku Kelompok jabatan Fungsional Kab. Gresik menyampaikan bahwa Munas HKTI dilaksanakan di Bali. Kemudian Programa Penyuluhan Pertanian tingkat BPP harus di susun tiap tahun, kemudian Peta pengembangan wilayah juga harus dibuat. disampaikan pula bahwa akan dilaksanakan pula pelatihan SLPTT bagi petugas. Dan perlu diketahui pula bahwa KTNA Kec. Driyorejo, Sdr. Soegianto, SS terpilih menjadi KTNA terbaik.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1112993169721234211-29957840874055054?l=www.bppkedamean.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.bppkedamean.co.cc/feeds/29957840874055054/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1112993169721234211&amp;postID=29957840874055054&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/29957840874055054'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/29957840874055054'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.bppkedamean.co.cc/2010/06/pertemuan-bulanan-penyuluh-pertanian.html' title='Pertemuan Bulanan Penyuluh Pertanian'/><author><name>BAMBANG PUJARATNO, SP</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12424829565472517501</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S1HLn9HCkzI/AAAAAAAAABA/4_oEqhVx_MY/S220/gw.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TCRM4df8vAI/AAAAAAAAAIA/2-DBSmP888I/s72-c/IMG4789A.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1112993169721234211.post-6369156355795457651</id><published>2010-06-22T21:16:00.003+07:00</published><updated>2010-06-22T21:43:45.152+07:00</updated><title type='text'>Pelatihan Perbenihan Bawang Merah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TCDKbDzw-pI/AAAAAAAAAHo/IJFs1JybcvE/s1600/IMG_7108.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TCDKbDzw-pI/AAAAAAAAAHo/IJFs1JybcvE/s200/IMG_7108.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5485606912364968594" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TCDKav_MeaI/AAAAAAAAAHg/0lu7jzdP3AI/s1600/IMG4748A.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 160px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TCDKav_MeaI/AAAAAAAAAHg/0lu7jzdP3AI/s200/IMG4748A.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5485606907044198818" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pada tanggal 13 s/d 19 Juni 2010, Kontak Tani dari dusun gading Mojowuku Kec. Kedamean, dan THL Kec. Kedamean melaksanakan Pelatihan Perbenihan Bawang Merah di Balai Diklat Pertanian Balong Gebang Nganjuk. Kontak Tani yang melaksanakan pelatihan adalah Bpk. Khoiri sedangkan THL yang berangkat adalah Sdr. Hery Suroso, A.Md dan Mustajab. Setelah melaksanakan pelatihan, Rencana Tindak Lanjut (RTL) nya adalah melaksanakan praktek hasil pelatihan di wilayah desa Mojowuku khususnya dan wilayah BPP Kecamatan Kedamean pada umumnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1112993169721234211-6369156355795457651?l=www.bppkedamean.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.bppkedamean.co.cc/feeds/6369156355795457651/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1112993169721234211&amp;postID=6369156355795457651&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/6369156355795457651'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/6369156355795457651'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.bppkedamean.co.cc/2010/06/pelatihan-perbenihan-bawang-merah.html' title='Pelatihan Perbenihan Bawang Merah'/><author><name>BAMBANG PUJARATNO, SP</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12424829565472517501</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S1HLn9HCkzI/AAAAAAAAABA/4_oEqhVx_MY/S220/gw.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TCDKbDzw-pI/AAAAAAAAAHo/IJFs1JybcvE/s72-c/IMG_7108.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1112993169721234211.post-6789393022236103215</id><published>2010-06-04T19:06:00.007+07:00</published><updated>2010-06-04T19:57:28.436+07:00</updated><title type='text'>Pelatihan Poktan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TAj3Vd5MQ9I/AAAAAAAAAHY/4jQ3s3jzVTQ/s1600/IMG4533A.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 160px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TAj3Vd5MQ9I/AAAAAAAAAHY/4jQ3s3jzVTQ/s200/IMG4533A.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5478900894870029266" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TAj3VEK_KZI/AAAAAAAAAHQ/e5pOKmZD8aw/s1600/IMG4535A.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 160px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TAj3VEK_KZI/AAAAAAAAAHQ/e5pOKmZD8aw/s200/IMG4535A.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5478900887965346194" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pada hari Kamis Tanggal 3 Juni 2010, bertempat di Lantai III Ruang Pertemuan Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Gresik, dilaksanakan Pelatihan Kelompok tani. Pelatihan ini melibatkan 4 (empat) Kecamatan di wilayah kabupaten Gresik. Salah satunya adalah Desa Turirejo, Kec. Kedamean. Pelatihan tentang Budidaya Kacang tanah, Kacang Hijau dan Kemitraan ini bekerja sama dengan PT. GARUDA FOOD PATI Jawa Tengah.&lt;br /&gt;PT. Garuda Food dalam kemitraan ini adalah : 1. memberikan jaminan pasar (kepastian harga, pembelian secara kontinyu) 2. memberikan pendampingan teknologi budidaya yang meliputi : a.Bimbingan teknis dari pra tanam sampai pasca panen b.bimbingan pengorganisasian panen c.Pelatihan-pelatihan teknis yang diperlukan. Program PT.Garuda Food adalah mengutamakan petani yang tergabung dalam wadah kelompok tani, kemudian sejjumlah 2 (dua) sampai dgn 5 (lima) kelompok tani dgn luas lahan minimal 50 Ha.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1112993169721234211-6789393022236103215?l=www.bppkedamean.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.bppkedamean.co.cc/feeds/6789393022236103215/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1112993169721234211&amp;postID=6789393022236103215&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/6789393022236103215'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/6789393022236103215'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.bppkedamean.co.cc/2010/06/pelatihan-poktan.html' title='Pelatihan Poktan'/><author><name>BAMBANG PUJARATNO, SP</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12424829565472517501</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S1HLn9HCkzI/AAAAAAAAABA/4_oEqhVx_MY/S220/gw.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/TAj3Vd5MQ9I/AAAAAAAAAHY/4jQ3s3jzVTQ/s72-c/IMG4533A.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1112993169721234211.post-2634363887753475242</id><published>2010-05-19T21:29:00.005+07:00</published><updated>2010-05-19T21:57:18.110+07:00</updated><title type='text'>Lomba Desa di Lampah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S_P4zTd_36I/AAAAAAAAAHI/VLCK2QO6u5o/s1600/IMG3639A.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S_P4zTd_36I/AAAAAAAAAHI/VLCK2QO6u5o/s200/IMG3639A.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5472991532468395938" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S_P4y3HaT5I/AAAAAAAAAHA/XB9yhUlkZFQ/s1600/IMG3638A.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S_P4y3HaT5I/AAAAAAAAAHA/XB9yhUlkZFQ/s200/IMG3638A.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5472991524857466770" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S_P4ynH1O8I/AAAAAAAAAG4/jkYNU3wDD2c/s1600/PDVD_062.BMP"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px; height: 164px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S_P4ynH1O8I/AAAAAAAAAG4/jkYNU3wDD2c/s200/PDVD_062.BMP" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5472991520564263874" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S_P4yfH-XcI/AAAAAAAAAGw/6QGeB4EBz60/s1600/PDVD_059.BMP"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px; height: 164px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S_P4yfH-XcI/AAAAAAAAAGw/6QGeB4EBz60/s200/PDVD_059.BMP" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5472991518417378754" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Hari Rabu, Tanggal 5 Mei 2010 acara lomba desa se Kabupaten Gresik dilaksanakan di desa Lampah Kecamatan Kedamean. Acara yang dihadiri oleh Tim Penilai Tingkat Kabupaten Gresik, Camat Kedamean, Kepala Desa se Kec. Kedamean dan para undangan ini berlangsung pada sesi kedua setelah Tim Penilai mengunjungi Kecamatan Menganti. Dalam sambutannya Ibu Kepala Desa Lampah mengatakan bahwa Desa lampah amat layak untuk menyandang predikat Juara Lomba Desa se Kabupaten Gresik. Ini didukung juga oleh Bapak Camat Kedamean.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1112993169721234211-2634363887753475242?l=www.bppkedamean.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='enclosure' type='video/mp4' href='http://www.blogger.com/video-play.mp4?contentId=6e4a9f7c2e34360a&amp;type=video%2Fmp4' length='0'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.bppkedamean.co.cc/feeds/2634363887753475242/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1112993169721234211&amp;postID=2634363887753475242&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/2634363887753475242'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/2634363887753475242'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.bppkedamean.co.cc/2010/05/lomba-desa-di-lampah.html' title='Lomba Desa di Lampah'/><author><name>BAMBANG PUJARATNO, SP</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12424829565472517501</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S1HLn9HCkzI/AAAAAAAAABA/4_oEqhVx_MY/S220/gw.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S_P4zTd_36I/AAAAAAAAAHI/VLCK2QO6u5o/s72-c/IMG3639A.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1112993169721234211.post-4846991652812586670</id><published>2010-04-21T11:47:00.004+07:00</published><updated>2010-04-21T12:08:42.368+07:00</updated><title type='text'>Pelatihan SP.2010</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S86HfJ6I61I/AAAAAAAAAGo/N_b0EfGGk_A/s1600/IMG3076A.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S86HfJ6I61I/AAAAAAAAAGo/N_b0EfGGk_A/s200/IMG3076A.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5462452367352458066" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S86HewNEEoI/AAAAAAAAAGg/5VjxwNMuteo/s1600/IMG3087A.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S86HewNEEoI/AAAAAAAAAGg/5VjxwNMuteo/s200/IMG3087A.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5462452360452510338" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S86HehN2ZMI/AAAAAAAAAGY/div0093Ae8M/s1600/IMG3097A.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S86HehN2ZMI/AAAAAAAAAGY/div0093Ae8M/s200/IMG3097A.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5462452356429276354" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S86HeHqFHMI/AAAAAAAAAGQ/kIVGLUC5RnU/s1600/IMG3084A.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S86HeHqFHMI/AAAAAAAAAGQ/kIVGLUC5RnU/s200/IMG3084A.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5462452349568359618" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S86HduZWKxI/AAAAAAAAAGI/dgV-5DQuH-k/s1600/IMG3092A.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S86HduZWKxI/AAAAAAAAAGI/dgV-5DQuH-k/s200/IMG3092A.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5462452342787287826" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Baru-baru ini Sebagian Petugas pertanian di BPP Kedamean mengikuti pelatihan sensus di New Grand Park Hotel Surabaya yang dimulai dari tanggal 1 s/d 22 April 2010. Pelatihan yang melibatkan Petugas Sensus wilayah Gresik dan Surabaya ini dilaksanakan bertahap. kebetulan Petugas Kedamean ikut pada Pelatihan gelombang IV dan V. Sensus Penduduk yang start pada awal sampai akhir bulan mei di seluruh Indonesia ini harus dilaksanakan selesai tepat waktu. namun khusus Kabupaten Gresik berhubunga ada Pemilukada maka start sensus dimulai pada tgl. 23 April 2010, kemudian libur 1 minggu pada hari tenang dan dilanjut sampe akhir Mei 2010.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1112993169721234211-4846991652812586670?l=www.bppkedamean.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.bppkedamean.co.cc/feeds/4846991652812586670/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1112993169721234211&amp;postID=4846991652812586670&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/4846991652812586670'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/4846991652812586670'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.bppkedamean.co.cc/2010/04/pelatihan-sp2010.html' title='Pelatihan SP.2010'/><author><name>BAMBANG PUJARATNO, SP</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12424829565472517501</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S1HLn9HCkzI/AAAAAAAAABA/4_oEqhVx_MY/S220/gw.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S86HfJ6I61I/AAAAAAAAAGo/N_b0EfGGk_A/s72-c/IMG3076A.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1112993169721234211.post-8869055301366955466</id><published>2010-03-19T23:03:00.003+07:00</published><updated>2010-03-19T23:20:39.605+07:00</updated><title type='text'>Sosialisasi Petrobio</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S6OkKvJBH_I/AAAAAAAAAGA/a9htQ5CyIEE/s1600-h/23.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 160px; height: 120px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S6OkKvJBH_I/AAAAAAAAAGA/a9htQ5CyIEE/s200/23.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5450380478408368114" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S6OkJ-5hleI/AAAAAAAAAF4/i3id9skn0s4/s1600-h/22.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 160px; height: 120px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S6OkJ-5hleI/AAAAAAAAAF4/i3id9skn0s4/s200/22.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5450380465458484706" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S6OkJsUtH4I/AAAAAAAAAFw/HOc0PArhRw0/s1600-h/12.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 160px; height: 120px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S6OkJsUtH4I/AAAAAAAAAFw/HOc0PArhRw0/s200/12.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5450380460472213378" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S6OkJK6rHQI/AAAAAAAAAFo/jQq0buWjnT8/s1600-h/11.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 160px; height: 120px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S6OkJK6rHQI/AAAAAAAAAFo/jQq0buWjnT8/s200/11.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5450380451504659714" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Baru-baru ini di balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kedamean - Gresik diadakan sosialisasi penggunaan pupuk hayati Petrobio kerjasama antara Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan Kab. Gresik dengan PT. Petrokimia kayaku. Hadir dalam pertemuan ini Seluruh Poktan dan Gapoktan se Kecamatan Kedamean, Penyuluh Pertanian, mantri tani, Pengamat Hama / Penyakit (PHP) dan THL se wilayah BPP Kedamean.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1112993169721234211-8869055301366955466?l=www.bppkedamean.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.bppkedamean.co.cc/feeds/8869055301366955466/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1112993169721234211&amp;postID=8869055301366955466&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/8869055301366955466'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/8869055301366955466'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.bppkedamean.co.cc/2010/03/sosialisasi-petrobio.html' title='Sosialisasi Petrobio'/><author><name>BAMBANG PUJARATNO, SP</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12424829565472517501</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S1HLn9HCkzI/AAAAAAAAABA/4_oEqhVx_MY/S220/gw.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S6OkKvJBH_I/AAAAAAAAAGA/a9htQ5CyIEE/s72-c/23.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1112993169721234211.post-7919113263001615461</id><published>2010-03-07T20:43:00.003+07:00</published><updated>2010-03-07T21:10:25.579+07:00</updated><title type='text'>Kerja Bhakti</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S5OzIQTcwgI/AAAAAAAAAFA/yCLCQCedzvk/s1600-h/3.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 160px; height: 120px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S5OzIQTcwgI/AAAAAAAAAFA/yCLCQCedzvk/s200/3.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5445893328817930754" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S5OzHwlhwEI/AAAAAAAAAE4/XOI3bt4mimA/s1600-h/2.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 160px; height: 120px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S5OzHwlhwEI/AAAAAAAAAE4/XOI3bt4mimA/s200/2.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5445893320303820866" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S5OzHhsam-I/AAAAAAAAAEw/cwIIQ1_2CLw/s1600-h/1.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 160px; height: 120px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S5OzHhsam-I/AAAAAAAAAEw/cwIIQ1_2CLw/s200/1.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5445893316306181090" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Petugas pertanian Kecamatan Kedamean Kab. Gresik sedang melaksanakan kerja bhakti dan bersih - bersih di sekitar Kantor BPP Kedamean. Kebersihan Kantor adalah termasuk salah satu hal yang bisa memotivasi kinerja dari petugas pertanian. maka dari itu program bersih - bersih kantor ini dilaksanakan setiap satu minggu sekali di BPP Kedamean. Mudah - mudahan hal semacam ini bisa diikuti oleh BPP - BPP yang lain termasuk juga instansi-instansi yang lain.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1112993169721234211-7919113263001615461?l=www.bppkedamean.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.bppkedamean.co.cc/feeds/7919113263001615461/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1112993169721234211&amp;postID=7919113263001615461&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/7919113263001615461'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/7919113263001615461'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.bppkedamean.co.cc/2010/03/kerja-bhakti.html' title='Kerja Bhakti'/><author><name>BAMBANG PUJARATNO, SP</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12424829565472517501</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S1HLn9HCkzI/AAAAAAAAABA/4_oEqhVx_MY/S220/gw.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S5OzIQTcwgI/AAAAAAAAAFA/yCLCQCedzvk/s72-c/3.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1112993169721234211.post-129964852254079156</id><published>2010-02-17T10:43:00.003+07:00</published><updated>2010-02-17T11:11:19.282+07:00</updated><title type='text'>TILIK DESA DI DESA SIDORAHARJO</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S3tr-PA8LPI/AAAAAAAAAEo/QFXVVIDYwco/s1600-h/IMG_6897.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S3tr-PA8LPI/AAAAAAAAAEo/QFXVVIDYwco/s200/IMG_6897.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5439059691906542834" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S3tr9joarAI/AAAAAAAAAEg/A2D-7Bc0Z30/s1600-h/IMG_6904.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S3tr9joarAI/AAAAAAAAAEg/A2D-7Bc0Z30/s200/IMG_6904.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5439059680260959234" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S3tr9ca4R4I/AAAAAAAAAEY/cCZEoqgXF18/s1600-h/IMG_6900.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S3tr9ca4R4I/AAAAAAAAAEY/cCZEoqgXF18/s200/IMG_6900.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5439059678325131138" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tilik Desa dalam rangka persiapan Musim Tanam 2009/2010 dan untuk menumbuh kembangkan produk unggulan pertanian satu sentra satu produk unggulan, pada hari Senin tanggal 15 januari 2010 dilaksanakan di Balai Desa Sidoraharjo Kec. Kedamean. Pejabat yang hadir dalam acara ini adalah Ibu Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan Drh. Ninik Sudiharni, Kelompok jabatan fungsional Kab. Gresik, PT. Petrokimia Gresik, Muspika Kec. Kedamean, Petugas Pertanian BPP Kedamean dan Gapoktan + Poktan se Kec. Kedamean.&lt;br /&gt;Acara yang berlangsung sukses ini membahas tentang perkembangan PUAP di Gapoktan, Pelaksanaan pemupukan berimbang dengan menyertakan penggunaan pupuk organik.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1112993169721234211-129964852254079156?l=www.bppkedamean.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.bppkedamean.co.cc/feeds/129964852254079156/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1112993169721234211&amp;postID=129964852254079156&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/129964852254079156'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/129964852254079156'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.bppkedamean.co.cc/2010/02/tilik-desa.html' title='TILIK DESA DI DESA SIDORAHARJO'/><author><name>BAMBANG PUJARATNO, SP</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12424829565472517501</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S1HLn9HCkzI/AAAAAAAAABA/4_oEqhVx_MY/S220/gw.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S3tr-PA8LPI/AAAAAAAAAEo/QFXVVIDYwco/s72-c/IMG_6897.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1112993169721234211.post-4694206071847185917</id><published>2010-02-10T11:20:00.008+07:00</published><updated>2010-02-10T11:48:22.444+07:00</updated><title type='text'>Kegiatan SLPTT di desa Lampah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S3I6Gh6peBI/AAAAAAAAAEQ/KCyCF6BzWxE/s1600-h/17579_101878566509254_100000613346598_54108_1964302_n.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S3I6Gh6peBI/AAAAAAAAAEQ/KCyCF6BzWxE/s320/17579_101878566509254_100000613346598_54108_1964302_n.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5436471584047593490" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pada hari Rabu, tanggal 10 Pebruari 2010, SLPTT (sekolah lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu) kembali dilaksanakan di desa lampah Kecamatan Kedamean Gresik. Petugas yang hadir pada kegiatan ini adalah dari Penyuluh Pertanian, Pengamat hama Penyakit (PHP) dan Mantri Tani. Kegiatan SLPTT ini diikuti oleh seluruh Anggota Poktan desa Lampah sebanyak 25 (dua puluh lima orang). Pertemuan kali ini membahas dan praktek mengamati tanaman padi langsung di lahan. pengamatan dimulai dengan pengamatan anakan dan gejala terjadinya serangan h/p. kemudian dilanjutkan dengan diskusi. selanjutnya adu argumen antar anggota Poktan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1112993169721234211-4694206071847185917?l=www.bppkedamean.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.bppkedamean.co.cc/feeds/4694206071847185917/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1112993169721234211&amp;postID=4694206071847185917&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/4694206071847185917'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/4694206071847185917'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.bppkedamean.co.cc/2010/02/kegiatan-slptt-di-desa-lampah.html' title='Kegiatan SLPTT di desa Lampah'/><author><name>BAMBANG PUJARATNO, SP</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12424829565472517501</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S1HLn9HCkzI/AAAAAAAAABA/4_oEqhVx_MY/S220/gw.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S3I6Gh6peBI/AAAAAAAAAEQ/KCyCF6BzWxE/s72-c/17579_101878566509254_100000613346598_54108_1964302_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1112993169721234211.post-8742368419467180891</id><published>2010-01-28T22:11:00.002+07:00</published><updated>2010-01-28T22:52:48.859+07:00</updated><title type='text'>Pertemuan Bulanan PPL</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S2Gytwt0hBI/AAAAAAAAAEI/uMB7nBpk85E/s1600-h/IMG_6872.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 160px; height: 120px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S2Gytwt0hBI/AAAAAAAAAEI/uMB7nBpk85E/s200/IMG_6872.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5431819124826473490" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S2GytThVgsI/AAAAAAAAAEA/3tSJyFcieME/s1600-h/IMG_6870.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 160px; height: 120px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S2GytThVgsI/AAAAAAAAAEA/3tSJyFcieME/s200/IMG_6870.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5431819116989481666" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pertemuan Bulanan Penyuluh Pertanian dan Petugas Pertanian Kecamatan Kedamean dilaksanakan pada hari Selasa, tanggal 26 Januari 2010. Kali ini yang giliran ketiban sampur alias ketempatan untuk pertemuan adalah Bpk. SARDI, SP Mantri Perkebunan Kec. Kedamean. Pada pertemuan kali ini dibahas masalah kegiatan - kegiatan yang dilaksanakan di BPP Kedamean, yaitu SLPTT tanaman padi dan Rencana SLPTT tanaman Padi Hibrida, serta SLPTT Tan. Kedele.&lt;br /&gt;Pertemuan Bulanan ini hendaknya diadopsi oleh rekan-rekan Petugas Pertanian yang lain untuk mengevaluasi kinerja kita selama satu bulan sekali.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1112993169721234211-8742368419467180891?l=www.bppkedamean.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.bppkedamean.co.cc/feeds/8742368419467180891/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1112993169721234211&amp;postID=8742368419467180891&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/8742368419467180891'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/8742368419467180891'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.bppkedamean.co.cc/2010/01/pertemuan-bulanan-ppl.html' title='Pertemuan Bulanan PPL'/><author><name>BAMBANG PUJARATNO, SP</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12424829565472517501</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S1HLn9HCkzI/AAAAAAAAABA/4_oEqhVx_MY/S220/gw.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S2Gytwt0hBI/AAAAAAAAAEI/uMB7nBpk85E/s72-c/IMG_6872.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1112993169721234211.post-7867117508810024711</id><published>2010-01-28T11:59:00.003+07:00</published><updated>2010-01-28T12:09:57.411+07:00</updated><title type='text'>SLPTT di desa Kedamen</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S2Eb1CJZmyI/AAAAAAAAAD4/eTH4SX7duEg/s1600-h/IMG_6878dr.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S2Eb1CJZmyI/AAAAAAAAAD4/eTH4SX7duEg/s320/IMG_6878dr.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5431653223508843298" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S2Eb0rCuFHI/AAAAAAAAADw/QSzQrg5bqh4/s1600-h/IMG_6885f.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S2Eb0rCuFHI/AAAAAAAAADw/QSzQrg5bqh4/s320/IMG_6885f.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5431653217306809458" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S2Eb0KCTWVI/AAAAAAAAADo/25ULU05UkHs/s1600-h/IMG_6882g.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S2Eb0KCTWVI/AAAAAAAAADo/25ULU05UkHs/s320/IMG_6882g.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5431653208446687570" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pertemuan di dusun Balong Jrambah desa Kedamean dilaksanakan pada hari Rabu, tgl.27 Januari  2010 di lahan petani. Pertemuan SLPTT kali ini dihadiri oleh Penyuluh Pertanian Wilayah yaitu Ibu Laily Wahyuni, SP beserta PPL yang lain yaitu Bpk. Akhiyat, Bambang, kemudian THL sdr. Mustajab, Suminah, kemudian&lt;br /&gt;PHP Bpk. Masbukhin, SP dan Mantri Tani Bpk. Suyud, SP.&lt;br /&gt;Pertemuan kali ini membahas tentang Agens Hayati (Bevaria), Pemupukan berimbang dan pengamatan unsur N terhadap warna daun.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1112993169721234211-7867117508810024711?l=www.bppkedamean.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.bppkedamean.co.cc/feeds/7867117508810024711/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1112993169721234211&amp;postID=7867117508810024711&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/7867117508810024711'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/7867117508810024711'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.bppkedamean.co.cc/2010/01/slptt-di-desa-kedamen.html' title='SLPTT di desa Kedamen'/><author><name>BAMBANG PUJARATNO, SP</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12424829565472517501</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S1HLn9HCkzI/AAAAAAAAABA/4_oEqhVx_MY/S220/gw.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S2Eb1CJZmyI/AAAAAAAAAD4/eTH4SX7duEg/s72-c/IMG_6878dr.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1112993169721234211.post-213088482587518581</id><published>2010-01-28T11:23:00.003+07:00</published><updated>2010-01-28T11:39:29.676+07:00</updated><title type='text'>SLPTT di desa Banyuurip</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S2EUf0mk0oI/AAAAAAAAADg/ZBE54W37MKI/s1600-h/IMG_6865.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S2EUf0mk0oI/AAAAAAAAADg/ZBE54W37MKI/s320/IMG_6865.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5431645162514469506" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S2EUfXUI0dI/AAAAAAAAADY/IDAjw7_FWAM/s1600-h/IMG_68662.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S2EUfXUI0dI/AAAAAAAAADY/IDAjw7_FWAM/s320/IMG_68662.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5431645154652508626" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pertemuan di desa Banyuurip Kec. Kedamean dilaksanakan pada hari Senin tgl.25 Januari 2009. Pertemuan ini membahas tentang sistem tanam jajar legowo, pemupukan berimbang dan   Laboratorium lapang (LL). Pertemuan ini dilaksanakan langsung di lahan petani di dusun Miru Desa Banyuurip.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1112993169721234211-213088482587518581?l=www.bppkedamean.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.bppkedamean.co.cc/feeds/213088482587518581/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1112993169721234211&amp;postID=213088482587518581&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/213088482587518581'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/213088482587518581'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.bppkedamean.co.cc/2010/01/slptt-di-desa-banyuurip.html' title='SLPTT di desa Banyuurip'/><author><name>BAMBANG PUJARATNO, SP</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12424829565472517501</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S1HLn9HCkzI/AAAAAAAAABA/4_oEqhVx_MY/S220/gw.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S2EUf0mk0oI/AAAAAAAAADg/ZBE54W37MKI/s72-c/IMG_6865.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1112993169721234211.post-6599479983189104389</id><published>2010-01-20T11:09:00.005+07:00</published><updated>2010-01-28T11:19:12.465+07:00</updated><title type='text'>SLPTT di desa LAMPAH</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S2EQMLRWcRI/AAAAAAAAADQ/8waFA3nqzKI/s1600-h/IMG_6855.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S2EQMLRWcRI/AAAAAAAAADQ/8waFA3nqzKI/s320/IMG_6855.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5431640426955567378" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S2EQL60pt7I/AAAAAAAAADI/77IvhugsMHI/s1600-h/IMG_6850.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S2EQL60pt7I/AAAAAAAAADI/77IvhugsMHI/s320/IMG_6850.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5431640422540228530" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;SLPTT di desa lampah dilaksanakan pada hari Selasa, tanggal 19 Januari 2010. Pertemuan ini di laksanakan di lahan sawah milik Bpk. H. Manan Ketua Poktan Bangun Tani desa Lampah - Kedamean.&lt;br /&gt;Pelaksanaan SLPTT ini dihadiri oleh PPL wilayah yaitu Sdri. Suminah, Bambang P, Mustajab dan Ibu Laily Wahyuni. Kemudian PHP sdr Masbukhin dan Mantri Tani Bpk Suyud.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1112993169721234211-6599479983189104389?l=www.bppkedamean.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.bppkedamean.co.cc/feeds/6599479983189104389/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1112993169721234211&amp;postID=6599479983189104389&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/6599479983189104389'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/6599479983189104389'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.bppkedamean.co.cc/2010/01/slptt-di-desa-lampah.html' title='SLPTT di desa LAMPAH'/><author><name>BAMBANG PUJARATNO, SP</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12424829565472517501</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S1HLn9HCkzI/AAAAAAAAABA/4_oEqhVx_MY/S220/gw.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S2EQMLRWcRI/AAAAAAAAADQ/8waFA3nqzKI/s72-c/IMG_6855.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1112993169721234211.post-6048006314783514568</id><published>2010-01-16T22:02:00.000+07:00</published><updated>2010-01-16T22:41:31.975+07:00</updated><title type='text'>PERTEMUAN BULANAN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S1HXyAJTeYI/AAAAAAAAABg/w9s1qM4gBJY/s1600-h/4.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 160px; height: 120px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S1HXyAJTeYI/AAAAAAAAABg/w9s1qM4gBJY/s320/4.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5427356279990614402" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Acara Pertemuan Bulanan Petugas Pertanian di Kecamatan Kedamean dilaksanakan sudah hampir satu tahun dan terakhir bulan Desember 2009 kemarin dilaksanakan di rumah Bpk. Pardjito, Sp, kemudian Bulan Januari 2010 ini rencananya akan dilaksanakan di rumah Bpk. Sardi, SP, Mantri Perkebunan Kec. Kedamean. Acara yang diusulkan oleh sdr. Bambang Pujaratno, SP ini sudah berjalan dengan sukses dan lancar. tinggal 4 orang yang belum ketempatan sebagai tempat pertemuan ini. yaitu rumah sdr. Masbukhin, Laily Wahyuni, Bambang P dan Akhiyat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1112993169721234211-6048006314783514568?l=www.bppkedamean.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.bppkedamean.co.cc/feeds/6048006314783514568/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1112993169721234211&amp;postID=6048006314783514568&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/6048006314783514568'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/6048006314783514568'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.bppkedamean.co.cc/2010/01/pertemuan-bulanan.html' title='PERTEMUAN BULANAN'/><author><name>BAMBANG PUJARATNO, SP</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12424829565472517501</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S1HLn9HCkzI/AAAAAAAAABA/4_oEqhVx_MY/S220/gw.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S1HXyAJTeYI/AAAAAAAAABg/w9s1qM4gBJY/s72-c/4.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1112993169721234211.post-5914890825215313040</id><published>2010-01-16T16:46:00.001+07:00</published><updated>2010-01-20T22:38:17.852+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SLPTT di desa Tanjung'/><title type='text'>Kegiatan SLPTT di desa Tanjung</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S1cjSRtg_-I/AAAAAAAAADA/QJgVWb_-rgs/s1600-h/3.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 160px; height: 120px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S1cjSRtg_-I/AAAAAAAAADA/QJgVWb_-rgs/s320/3.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5428846672717348834" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S1HJcv12SNI/AAAAAAAAAA4/NfNnzrdqzNc/s1600-h/1.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 160px; height: 120px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S1HJcv12SNI/AAAAAAAAAA4/NfNnzrdqzNc/s320/1.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5427340521674000594" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Disamping Katimoho, pada waktu yang bersamaan dilaksanakan pula kegiatan SLPTT di desa tanjung Kec. Kedamean. Petugas yang hadir di desa tanjung ini adalah Bpk. Aunur Rofiq, SP, Laily Wahyuni, SP dan Hery Suroso, AMD kemudian Bpk. Pardjito, Suyud dan Masbukhin menyusul ke desa Tanjung.&lt;br /&gt;Kegiatan SLPTT ini benar - benar memberikan manfaat yang besar bagi para petani / kelompok tani yang ada di wilayah Kecamatan Kedamean.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1112993169721234211-5914890825215313040?l=www.bppkedamean.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.bppkedamean.co.cc/feeds/5914890825215313040/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1112993169721234211&amp;postID=5914890825215313040&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/5914890825215313040'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/5914890825215313040'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.bppkedamean.co.cc/2010/01/kegiatan-slptt-di-desa-tanjung.html' title='Kegiatan SLPTT di desa Tanjung'/><author><name>BAMBANG PUJARATNO, SP</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12424829565472517501</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S1HLn9HCkzI/AAAAAAAAABA/4_oEqhVx_MY/S220/gw.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S1cjSRtg_-I/AAAAAAAAADA/QJgVWb_-rgs/s72-c/3.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1112993169721234211.post-8527288966035197870</id><published>2010-01-16T15:22:00.003+07:00</published><updated>2010-01-20T22:32:16.158+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SLPTT di desa Katimoho'/><title type='text'>Kegiatan SLPTT di desa Katimoho - Kedamean</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S1chdHfQd_I/AAAAAAAAACg/5tmEvV3J2So/s1600-h/IMG_6821.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 160px; height: 120px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S1chdHfQd_I/AAAAAAAAACg/5tmEvV3J2So/s320/IMG_6821.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5428844659928496114" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S1chc--YERI/AAAAAAAAACY/3ElB4R_hB_o/s1600-h/IMG_6816.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 160px; height: 120px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S1chc--YERI/AAAAAAAAACY/3ElB4R_hB_o/s320/IMG_6816.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5428844657643098386" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S1chcXsz9jI/AAAAAAAAACQ/o4ZPU-esu7o/s1600-h/IMG_6835.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 160px; height: 120px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S1chcXsz9jI/AAAAAAAAACQ/o4ZPU-esu7o/s320/IMG_6835.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5428844647100446258" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S1HEpJbE1iI/AAAAAAAAAAw/dbU6lBRhAZo/s1600-h/2.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S1HEpJbE1iI/AAAAAAAAAAw/dbU6lBRhAZo/s320/2.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5427335237141321250" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan SLPTT di desa katimoho Kecamatan Kedamean mulai dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 14 januari 2010. SLPTT (Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu) adalah kegiatan yang dilakukan di lahan / sawah milik anggota kelompok tani mulai dari persiapan tanam sampai panen yang dikelola secara terpadu. mulai dari pemupukan yang tepat, berimbang sampai pada pengamatan hama dan penyakit.&lt;br /&gt;Koord. PPl Kedamean : Bpk. Pardjito, SP&lt;br /&gt;Mantri Pertanian  : Bpk. Suyud, SP&lt;br /&gt;Mantri Perkebunan : Bpk. Sardi, SP&lt;br /&gt;PHP : Masbukhin, SP&lt;br /&gt;PPL : Aunur Rofiq, SP; Laily, SP; Akhiyat, SP; Bambang Pujaratno, SP; Sri Wahyuni, SP&lt;br /&gt;THL  : Hery Suroso, AMD ; Mustajab, Suminah&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1112993169721234211-8527288966035197870?l=www.bppkedamean.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.bppkedamean.co.cc/feeds/8527288966035197870/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1112993169721234211&amp;postID=8527288966035197870&amp;isPopup=true' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/8527288966035197870'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1112993169721234211/posts/default/8527288966035197870'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.bppkedamean.co.cc/2010/01/kegiatan-slptt-di-desa-katimoho.html' title='Kegiatan SLPTT di desa Katimoho - Kedamean'/><author><name>BAMBANG PUJARATNO, SP</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12424829565472517501</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S1HLn9HCkzI/AAAAAAAAABA/4_oEqhVx_MY/S220/gw.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_uvALD8ffwEY/S1chdHfQd_I/AAAAAAAAACg/5tmEvV3J2So/s72-c/IMG_6821.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry></feed>
